Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Buntut Sengketa Lahan Berujung Maut

RAPORMERAH.CO, PINRANG – Lamoha (50) harus meregang nyawa setelah dianiayaa oleh Ramang alias Ambo Palang (53) dengan menggunakan sebilah parang di persawahan Lingk Masolo I, Kel Teppo, Kec Patampanua, Kabupaten Pinrang, Minggu (16/4/2017).

Sebelumnya, antara pelaku dan Korban mempunyai masalah sengketa kebun dan sawah.

Kabid Humas Polda, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, awalnya Lamoha menyemprot racun rumput sawah, kemudian datang Ramang menghampiri korban dan berkata “kenapa kamu kerja sawah itu”. Korban langsung marah dan bermaksud mengeluarkan parangnya.

“Akan tetapi Ramang mengambil lebih dulu parangnya dan langsung mengayunkan kearah pundak/leher ke korban sebanyak 1 kali. Sehingga korban mengalami luka terbuka,” kata Dicky Sondani.

Kemudian lanjut Dicky, pelaku setelah menebas korban meninggalkan TKP dan membuang barang bukti.

“Pelaku pulang kerumahnya dan memberitahukan perbuatannya kepada anaknya, kemudian inisatif Lapalang mengantar pelaku ke Polsek Patampanua untuk menyerahkan diri,” sambung Dicky.

Setelah mendapatkan infomasi tersebut, kata Dicky, anggota Polsek Patampanua menuju lokasi kejadian dan ditemukan korban sudah meninggal dunia.

“Korban di evakuasi ke Puskesmas Teppo untuk di visum dan anggota juga mengamankan barang bukti parang milik pelaku dan korban,” ujarnya.

Tersangka diamankan di Polres Pinrang untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

“Alhamdulillah situasi tetap dalam keadaan aman dan terkendali,” tutupnya.

Peliput : Illank | Editor : Kurniawan



This post first appeared on Insanpers, please read the originial post: here

Share the post

Buntut Sengketa Lahan Berujung Maut

×

Subscribe to Insanpers

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×