Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Pengertian Rollover Dalam Trading Oil

Pengertian Rollover Dalam Trading Minyak - Topik Forex
Beberapa waktu yang lalu, kami dihubungi via telpon oleh agan Freddy di Bandung. Beliau memberikan masukan mengenai salah satu pernyataan kami di artikel berikut: Panduan Cara Trading Minyak Mentah Untuk Pemula. Pada artikel tersebut kami menyatakan bahwa modal 50 juta tidak akan habis jika turun (saat itu harga minyak berada di level 44.70). Kami mengapresiasi komentar dan masukan agan Fredy tersebut. Menurut beliau, kami perlu menginformasikan tentang adanya Rollover.

Apa Itu Rollover?

Dalam trading minyak mentah atau Crude Oil tidak dikenakan Swap atau biaya inap seperti yang ada pada trading forex (currency).

Namun, kita perlu mengetahui bahwa trading minyak memiliki masa kontrak yang selalu diperbarui tiap bulannya. Perpanjangan kontrak harga minyak diadakan tiap 5 hari kerja sebelum tanggal 25 tiap bulannya. Misalnya tanggal 25 jatuh pada hari Jumat, maka rollover akan terjadi pada tanggal 18 (hari Jumat sebelumnya, sabtu dan minggh tidak terhitung). Perpanjangan kontrak tersebut dikenal dengan istilah Rollover.

Berikut merupakan contoh transaksi yang terkena rollover:
Pada tanggal 18 Februari, Om Heru (sori saya pakai namanya ya om, wkk) melihat harga minyak turun ke $27.50 per barrel. Menurut analisa Om Heru, level tersebut merupakan waktu yang pas untuk borong minyak. Setelah melewati proses hitung-hitungan, Om Heru akhirnya memutuskan untuk menggunakan modal sebesar $10.000 atau Rp 100  juta untuk membeli minyak sebanyak 2 lot  di harga $27.50 dengan Take Profit atau estimasi keuntungan hingga ke harga $30.50 per barel.

Om Heru menahan posisi tersebut hingga tanggal 21 Februari, dan tanpa disadari transaksinya terkena rollover dengan kontrak harga minyak sebesar $30.50 (naik $2). Hingga pada history akun Om Heru terlihat ada adjustment berupa posisi sell oil 2 lot di harga 27.50 dan terlikuidasi di harga $30.50.

Dengan kondisi seperti diatas, maka jumlah equity atau saldo akun trading Om Heru menjadi seperti dibawah ini:
- Buy 2 lot CLS10 di harga $27
- TP di $30.50. Keuntungan= 30.50 - 27.50 x 1000 x 2 Lot = $6000
- Adjustment Rollover. Sell 2 lot CLS10 di harga $30.50
- SL di $27.50. Kerugian= 27.50 - 30.50 x 1000 x 2 lot = - $6000

Jadi, jumlah akun Om Heru tidak mengalami keuntungan atau kerugian alias balik modal.

Posisi diatas berlaku untuk posisi buy dengan kontrak baru yang mengalami kenaikan. Apabila kontrak baru lebih rendah maka kondisi diatas akan mengalami profit, begitu juga sebaliknya.

Kita dapat memantau perkiraan harga kontrak minyak baru melalui meta trader dengan cara klik kanan di bagian market watch kemudian pilih show symbol, pilih commodity. Akan terlihat Crude Oil Upcoming.

Dengan adanya Rollover, tentu membatasi para trader bermodal kecil untuk bermain long-term atau jangka panjang.

Banyak trader pemula yang merasa dicurangi karena tidak tahu tentang adanya Rollover ini. Meskipun tidak mempengaruhi jumlah equity, tapi merusak strategi dan trading plan yang sudah dirancang sejak awal. Jika modal yang dipakai besar tentunya tidak begitu berpengaruh. Namun bagi yang memiliki modal pas-pasan otomatis harus menghitung ulang modal idealnya.

Aturan rollover memang seperti itu kesepakatannya, bahkan ada beberapa broker yang mengenakan biaya tambahan untuk rollover minyak mentah.

Nah itu dia penjelasan singkat kami mengenai adanya Rollover dalam trading minyak mentah. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam profit.


This post first appeared on Topik Forex | Panduan Belajar Trading Forex Terle, please read the originial post: here

Share the post

Pengertian Rollover Dalam Trading Oil

×

Subscribe to Topik Forex | Panduan Belajar Trading Forex Terle

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×