Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Materi Tema 4 Kelas 6 Sub 1 Pembelajaran 2

Materi ini berisikan materi pembelajaran pada Tema 4 Kelas 6 Sub Tema 1 Pembelajaran 2. Sebagai sarana untuk memperdalam materi pembelajaran yang sudah dipelajari di sekolah. Dapat digunakan oleh siswa untuk memperbaiki hasil pembelajaran di sekolah, dan juga dapat digunakan oleh orang tua sebagai panduan untuk belajar anak di rumah

MATERI PEMBELAJARAN

SBDP

Hanni anak seorang pengrajin batik. ayahnya seorang pengusaha kain batik. Dahulu usaha ayah Hanni kecil. Ayah Hanni terus berusaha mengembangkan usahanya sehingga kain batiknya bisa terjual sampai luar negeri. Ayah Hanni menggunakan reklame untuk mempromosikan produk batiknya.

Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama.

Apa itu reklame? Coba kamu kelompokan gambar-gambar berikut. mana yang termasuk reklame dan mana yang bukan reklame.


Menurutmu apa itu reklame?
Reklame merupakan suatu kegiatan mempromosikan barang, jasa, atau himbauan dalam bentuk gambar yang menarik untuk menarik minat pembaca disampaikan secara berulang-ulang
Apa tujuan dari reklame?
  1. Sebagai media informasi
  2. Untuk menarik perhatian masyarakat
  3. Mengenalkan suatu produk kepada kalayang umum
  4. Mempengaruhi masyarakat untuk kembali membeli suatu barang/prodduk
  5. Membangun kesan baik mesyarakat terhadap suatu produk
  6.  Bisa sebagai layanan masyarakat
Apa Jenis-jenis reklame?
  1. Poster
  2. Iklan
  3. Spanduk
  4. Brosur
  5. Baliho
  6. Billboard
  7. Banner
  8. Plakat
  9. dll
Apa ciri-ciri reklame yang baik?
  1. Informasi jelas dan mudah untuk dimengerti
  2. Memuat informasi yang benar
  3. Mampu menarik perhatian orang
  4. Mudah diingat

 
Reklame digunakan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan, dan menawarkan produk. Reklame dibuat menarik sehingga pembaca ingin mengikuti anjuran atau membeli barang yang ditawarkan. Ada berbagai jenis reklame di antaranya poster, iklan, plakat, spanduk, selebaran, baliho, buklet, dan lain-lain.
Reklame ada yang bersifat komersial dan nonkomersial. Reklame komersial digunakan oleh pedagang untuk menawarkan barang atau produknya. Sesangkan nonkomersial digunakan untuk mengajak masyarakat untuk melakukan suatu hal, misalkan hidup bersih, hemat energi, dan lain-lain.
Reklame harus menarik. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuatnya adalah sebagai berikut.
1.    Slogan jelas dan mudah dimengerti
2.    Bahasa baik dan menarik dengan ukuran huruf yang sesuai
3.    Ilustrasi menarik dan mudah diingat
4.    Tata letak gambar dan tulisan baik


Matematika
Dari kerangka tersebut, kita dapat menemukan ciri-ciri kubus, yaitu sebagai berikut.

Ciri-Ciri Kubus
  1. Memiliki 6 sisi dengan luas bidang yang sama
  2. Sisi kubus berbentuk persegi
  3. Memiliki 12 rusuk yang sama panjang
  4. Memiliki 8 titik sudut
  5. Memiliki 12 diagonal sisi yang sama panjang
  6. Memiliki 4 ruang diagonal

PPKN  
Sahabat Tak Terpisahkan 
Hanni dan Duwi telah berteman lama sekali. Sejak belum bersekolah, mereka sering menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain bersama. Semua tahu bahwa Hanni dan Duwi tak terpisahkan. Persahabatan mereka tetap terjalin erat, sampai kini mereka telah duduk di kelas 6, di sekolah yang sama. 
Dulu, banyak teman yang meragukan bahwa persahabatan Hanni dan Duwi akan bertahan lama, karena latar belakang keluarga mereka yang jauh berbeda. Hanni adalah anak seorang pengrajin batik yang sukses. Walaupun mulai dengan membatik sendiri, kemudian memiliki beberapa pegawai, sekarang usaha orang tua Hanni sudah berkembang sangat pesat. Mereka sudah memiliki beberapa cabang toko batik di kota untuk memasarkan batik karya mereka. Pegawainya juga semakin banyak. Sementara Duwi, adalah anak seorang penjual kue yang sederhana. Ketika kecil dulu, tiap sore Duwi ikut ibunya menjajakan kue kepada para pekerja di pendopo batik milik orang tua Hanni. Di sanalah Hanni berkenalan dengan Duwi. Waktu kecil dulu, mereka sangat menikmati saat-saat itu. Namanya anak-anak, perbedaan latar belakang pun tak dirisaukan. Permainan mereka tetap saja asyik. Petak umpet, petak jongkok, rumah-rumahan, atau masak-masakan. 
Tetapi, yang membuat persahabatan mereka bertahan lama adalah sikap Hanni dan Duwi yang saling menghargai satu sama lain. Hanni tidak pernah menganggap dirinya berbeda dengan Duwi. Bukan hanya Duwi yang bermain ke pendopo batik Hanni, tetapi Hanni pun tak sungkan bermain ke rumah sederhana milik keluarga Duwi. Ia malah menikmati makan siang atau makan jajanan sore di rumah Duwi. Memang, ibu Duwi pandai memasak. Namanya juga penjaja kue, pasti pandai juga membuat aneka masakan. Hanni justru senang dengan kedekatan dan kesederhanaan suasana di keluarga Duwi. Acara makan bersama yang selalu ramai penuh cerita, karena semua hadir dengan kisah masing-masing. 
Sebaliknya, ketika Duwi bermain ke rumah Hanni, tidak dirasanya minder sedikit pun. Ayah dan ibu Hanni tidak pernah juga memperlakukan Duwi super istimewa karena Duwi anak penjaja kue. Santai saja Duwi membaca-baca koleksi buku cerita Hanni di kamarnya ketika Hanni sedang melakukan hal lain. Kadang-kadang Duwi pun ikut membantu ketika Hanni harus melipat-lipat batik dan memasukkannya ke dalam plastik sebelum siap dikirim ke toko. Duwi kagum dengan Hanni dan keluarganya. Walaupun punya banyak pegawai, Hanni dan saudara-saudaranya tetap terlibat untuk membantu usaha orang tuanya. Membantu sesuai usia dan kemampuan. Terlihat bahwa mereka meraih sukses memang karena kerja keras. 
Begitulah sahabat, tak ada kata-kata yang perlu diucapkan untuk menyatakan sayang pada sahabat. Hanya diperlukan sikap yang tulus, tak pandang perbedaan, saling menghargai, dan saling belajar. Rasa sayang yang tulus pada sahabat akan membentuk pertemanan yang indah dan tak terpisahkan.

Berdasarkan cerita diatas, diskusikan pertanyaan berikut. Beserta jawabannya
1. Apa Perbedaan yang terlihat antara Hanni dan Duwi ?
Perbedaan latar belakang keluarga
 
2. Bagaimana Hanni bersikap terhadap Duwi ?
Menghargai Duwi walaupun berbeda latar belakang, tidak sombong, tidak sungkan bermain ke rumah Duwi, dan malah menyukai kedekatan serta kesederhanaan Duwi.

3. Bagaimana sikap keluarga Hanny kepada Duwi ?
Walaupun Duwi anak penjaja kue, keluarga Hanni tidak pernah memperlakukan Duwi super istimewa
 
4. Bagaimana Duwi bersikap terhadap Hanni ?
Saling menghargai, tidak malu ketika bermain ke rumah Hanni, membantu Hanni melakukan pekerjaannya, dan mengagumi Hanni yang mau membentu pekerjaan orangtuanya.
 
5. Bagaimana sikap keluarga Duwi terhadap Hanni ?
Keluarga Duwi memperbolekan Hanni bermain ke rumah mereka. Hanni juga dipersilahkan mencoba masakan ibu Duwi.
 
6. Apa yang bisa kita contoh dari Hanni ?
Sikap selalu menghargai teman, tidak sombong kepada teman, dan tidak membenci kesederhanaan teman.
 
7. Apa yang bisa kita contoh dari Duwi ?
Sikap yang selalu menghargai teman dan tidak minder dengan keadaannya.
 
Hanni dan Duwi berbeda latar belakang ekonomi keluarga. Namun demikian, mereka tetap berteman baik. Hanni tetap menghargai Duwi dan tidak bersikap sombong. Hanni belajar kesederhanaan dari Duwi. Duwi menghargai Hanni dan tidak malu berteman dengannya. Duwi belajar sikap tidak sombong dari Hanni.
Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga merasakan keberagaman ekonomi? Contohlah Duwi dan Hanni. Duwi tidak malu dengan kondisi keluargannya, dan Hanni tidak sombong. Mereka menghargai keberagaman yang ada.


This post first appeared on My Personal, please read the originial post: here

Share the post

Materi Tema 4 Kelas 6 Sub 1 Pembelajaran 2

×

Subscribe to My Personal

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×