Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

16 Tools Untuk Membuat Landing Page Tanpa Perlu Menguasai Coding

Memiliki website sendiri sudah bukan hal yang sulit di era digital sekarang ini. Sekarang Anda bisa punya website untuk bisnis maupun personal secara cepat dan mudah dengan membuat Landing page sendiri. Sudah pernah mendengar istilah landing page belum nih? 

Yuk simak penjelasan Marketing Online Indonesia tentang cara membuat landing page untuk pemula tanpa perlu keahlian coding. 

Apa itu Landing Page?

Landing page adalah halaman pertama yang pengunjung temui ketika masuk ke website setelah melakukan klik pada sebuah tautan. Halaman ini dirancang secara khusus untuk mengarahkan pengguna ke penawaran yang diinginkan untuk meningkatkan konversi penjualan. Jadi landing page ini biasanya berisi penjelasan singkat produk dan form untuk mengumpulkan data pengunjung.

Manfaat Memiliki Landing Page

Landing page memiliki peranan sangat penting untuk marketing dan meningkatkan ranking SEO website bisnis Anda di era digital sekarang ini. Sebab landing page bisa menjadi sarana Anda untuk mempromosikan produk sekaligus mendapatkan informasi pengunjung yang berguna untuk menganalisis strategi marketing selanjutnya.

Ya, keduanya manfaat tersebut bisa Anda dapatkan karena landing page merupakan halaman yang terfokus untuk mengajak pengunjung melakukan hal tertentu. Misalnya, Anda memberikan voucher potongan pembelian pertama dengan syarat memberikan alamat email. Jika pengunjung melakukannya maka Anda bisa mendapatkan informasi pengunjung tersebut untuk nantinya dikirimi newsletter atau penawaran lainnya melalui email atau WhatsApp bisnis.

Jadi keberadaan landing page tidak hanya berfungsi promosi atau memberikan info seputar produk Anda tapi juga meningkatkan conversion rate. Tidak heran jika HubSpot menemukan bahwa perusahaan yang memiliki 10-15 landing page bisa mengalami kenaikan leads hingga 55%.

Nah, jika sudah tertarik memiliki landing page maka Marketing Online Indonesia akan memberi Anda panduan untuk membuatnya sendiri. 

Panduan Memilih Landing Page Builder

Jika Anda seorang pemula dan memutuskan ingin membuat landing page sendiri bisa menggunakan landing page builder yang banyak tersedia di internet. Supaya tidak bingung dalam memilih, maka sebaiknya Anda memperhatikan hal berikut ini:

1. Mudah digunakan (Ease of use)

Landing page builder yang baik seharusnya mempermudah Anda untuk mendesain dan menata letak sesuai keinginan lewat fitur drag-and-drop editor. Pastikan Anda bisa memulai dengan mudah dari memilih template, melakukan tata letak sesuai keinginan lalu unggah konten Anda. Pertimbangkan bahwa semakin sedikit pengeditan maka akan makin baik karena Anda tidak perlu membuang-buang waktu.

2. Memiliki Laporan dan Data Analitik (Built-In Analytics)

Normalnya, landing page builder sudah dilengkapi dengan fitur analytic data yang sudah built-in meski mungkin aksesnya terbatas untuk yang free. Jadi Anda bisa mengukur konversi dengan mudah dalam satu dasbor yang mulus, bukan hanya melacak di Google Analytics.

3. Memiliki Fitur A/B Testing

Selain fitur built-in analytics, penting juga landing page builder yang Anda gunakan memiliki integrated A/B testing. Jadi Anda bisa menguji berbagai variasi action dalam landing page untuk dievaluasi manakah yang paling efektif untuk digunakan seterusnya.

4. Memiliki Beragam Template

Landing page builder yang memiliki galeri berisi banyak pilihan  template yang bisa diedit  akan sangat membantu Anda menghemat waktu. Anda tinggal memilih salah satu dari ratusan template yang telah disediakan mulai dari pendaftaran dan masih banyak lainnya yang sesuai dengan kebutuhan.

5. Integrasi dengan software lainnya

Pengunjung lebih menyukai landing page yang isinya sudah lengkap untuk mereka melakukan action yang Anda inginkan. Jadi pastikan landing page builder pilihan Anda sudah terintegrasi secara mulus ke beberapa platform atau software yang menunjang konversi. Contohnya integrasi landing page dengan platform payment gateway untuk pembayaran.

16 Landing Page Tools Terbaik Untuk Situs Anda

Sekarang Anda sudah mengetahui tentang pentingnya memiliki landing page dan bagaimana kriteria untuk memilih builder-nya yang baik. Yuk simak 16 tools untuk membuat landing page sesuai apa saja yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

1. Leadpages 

Leadpages adalah software digital untuk pengusaha dan marketer dalam membuat landing page dengan mudah. Leadpages banyak diulas sebagai “best landing page builders that helps convert click into customers”.

Leadpages menyediakan free trial selama 14 hari dan juga memberikan promo free trial dengan benefit berbeda di momen tertentu. Untuk paket layanannya ada dua jenis yaitu PRO seharga USD 99/bulan dan Standard seharga USD 49/bulan. Perbedaan adalah bisa multi akun, integrasi lebih advance dan A/B split testing secara unlimited.

Kelebihan:

  • Harga yang terjangkau, memiliki fitur-fitur penting dan pilihan template yang default pencariannya berdasarkan conversion rate.
  • Pembuatan landing page akan mudah jika Anda  terbiasa dengan tools theme-based CMS seperti WordPress.
  • Pembuatan mudah dan simpel dengan drag and drop editor yang responsif serta loading yang ringan. 
  • Memiliki conversion toolkit lewat fitur Leadmeter, Alert bar dan Pop-up forms.

Kekurangan:

  • Mengedit dan mengintegrasikan dengan software lainnya agak sulit.
  • Pilihan template di galeri yang minim.
  • Kurangnya kebebasan dalam mendesain bagi yang sudah mahir mendesain. 

2. Unbounce 

Unbounce adalah landing page builder berbasis AI yang mengklaim pengguna dapat membuat high-performing marketing campaign dengan mudah dalam beberapa menit. Memiliki 4 opsi pilihan harga mulai dari USD 99/bulan dan semua tersedia versi free trial selama 14 hari. Selain itu juga memiliki fitur A/B testing yang bisa digunakan untuk melihat hasil akhir landing page Anda sebelum diluncurkan.

Kelebihan:

  • Memiliki dasbor yang mudah dilihat dan integrasi bermanfaat sehingga otomatisasi keseluruhan landing page bisa berjalan mulus.
  • Memiliki smart builder berbasis AI yang tersedia free trial-nya.

Kekurangan:

  • Harga paketnya relatif mahal sehingga lebih cocok untuk perusahaan yang sudah mapan.
  • Kompatibilitas antara versi desktop dan mobile masih belum stabil.

3. Instapage

Instapage adalah platform landing page berbasis cloud yang didesain untuk marketing dalam membuat post-click landing page tertarget. Layanan mereka terintegrasi tanpa kode dengan aplikasi milik Google termasuk Google Ads dan Analytics yang mudah di-share dengan tools lainnya. Tentunya ini akan memudahkan untuk yang sudah terbiasa bekerja menggunakan Google.

Instapage hanya memiliki satu harga flat yaitu USD 199/bulan dengan free trial 14 hari. Namun Instapage juga menyediakan paket Converting yang lebih komplit dengan harga yang disesuaikan.

Kelebihan:

  • Editor tool Instapage memungkinkan pengguna untuk membuat desain laman mobile yang otomatis disesuaikan ke devices berbeda.
  • Memiliki Drag and Drop page builder yang mudah digunakan dengan lebih dari 200 template custom.

Kekurangan:

  • Lebih mahal dibanding tools serupa, terutama untuk bisnis kecil.
  • Interfacenya agak membingungkan saat melakukan konfigurasi.

4. Elementor

Jika Anda pengguna setia WordPress dan mengembangkan ekosistem digital bisnis Anda dari sana maka juga bisa memanfaatkan Elementor untuk membuat landing page. Ya,  Elementor sejatinya adalah plugin editor WordPress yang rutin mengeluarkan fitur-fitur baru untuk para penggunanya hingga bisa menjadi plugin WordPress page builder, termasuk landing page.

Kelebihan:

  • Terintegrasi sempurna dengan WordPress dan mudah dibagikan ke komunitas.
  • Menawarkan beberapa fitur yang gratis diunduh.
  • Affordable karena biayanya hanya USD 39 per tahun.
  • Fitur live, drag and drop editor milik Elementor lebih stabil dibanding kompetitor lainnya.

Kekurangan:

  • Pilihan template yang terbatas dan kurang modern.
  • Adanya keterbatasan dalam customize fitur-fitur di dalam Elementor.
  • Loading-nya berat sehingga membuat kinerja websitenya lemot.

5. HubSpot

HubSpot menyebut dirinya sebagai platform customer relationship management (CRM) berbasis cloud yang cocok digunakan untuk B2B maupun B2C. Tidak heran jika kekuatan utama mereka pada fitur outbound dan inbound marketing, sales automation customer relations management, email tracking, lead management dan masih banyak lagi yang dapat mendukung semua aspek utama bisnis yang sedang berkembang.

Kelebihan:

  • Mudah digunakan dan memiliki interface yang clean.
  • Semua data kontak terorganisir dengan baik sehingga mudah dicari dan saat ingin scale-up.
  • Memiliki kemampuan untuk mengimpor data dari file excel dan dikombinasikan dengan basis data internal HubSpots.

Kekurangan:

  • Harganya relatif lebih mahal untuk level starter atau baru mulai membangun landing page dan semakin mahal untuk upgrade.
  • Fiturnya terbilang komplit dan terintegrasi dengan memuaskan namun akan butuh waktu lama untuk menguliknya.

6. Carrd

Carrd mengunggulkan diri sebagai pembuat “website satu halaman”. Sehingga ini cocok bagi Anda yang menginginkan landing page simpel dan pembuatannya tidak memusingkan. Anda juga bisa membuatnya melalui PC desktop maupun di browser Chrome smartphone.

Carrd seperti dapat digunakan secara gratis dengan fitur dan elemen yang terbatas. Namun paketnya sangat terjangkau yaitu Pro Lite dibanderol seharga 9 USD, Pro Standard 19 USD, Pro Plus 49 USD per tahun.

Kelebihan:

  • UI simpel dan jelas sehingga mudah dibuat.
  • Cepat, ringan dan responsif.
  • Biayanya sangat terjangkau dibanding kompetitor lainnya.

Kekurangan:

  • Tidak ada fitur eCommerce.
  • Fitur dan elemen tidak selengkap kompetitor.
  • Jumlahnya hanya satu halaman.

7. ConvertKit 

ConvertKit adalah penyedia landing pages builder yang menyasar online creator dan telah menjadi favorit para blogger. Dengan berbagai pilihan template landing page, Anda bisa mengumpulkan email melalui ConvertKit yang memang fokus untuk layanan marketing.

ConvertKit menawarkan uji coba gratis selama 14 hari dan yang berbayar mulai dari USD 29/bulan. Selain itu mereka memiliki kebijakan pengembalian uang 30 hari.

Kelebihan:

  • Performanya sangat baik dan sangat mudah digunakan.
  • Biayanya fleksibel, apalagi jika anda memiliki lebih dari 5,000 subscriber atau kontak.
  • Tools otomatisasinya simpel dan fleksibel namun tetap efektif.

Kekurangan:

  • A/B testing dan analytics-nya kurang mendalam jika dibandingkan software lainnya di dalam list.
  • Meski fokus di email marketing namun desain visual email kurang menarik.
  • Fitur Live Chat yang tidak konsisten atau belum stabil.

8. GetResponse

GetResponse merupakan landing page builder yang bisa mengotomatisasi kegiatan marketing bisnis. Anda bisa menyimpan daftar kontak email, membuat newsletter, mengotomatisasi email kepada pelanggan dengan fitur Autoresponder dan memanfaatkan analisis statistik untuk menentukan strategi berikutnya.

GetResponse menyediakan uji coba gratis selama 30 hari sehingga Anda dapat mencobanya lebih leluasa. Untuk paketnya tersedia untuk Email Marketing USD 19/bulan, Marketing Automation USD 59/bulan dan E-Commerce Marketing USD 119/bulan.

Kelebihan:

  • Fitur drag-and-drop berjalan mulus dan mudah digunakan oleh pemula.
  • Punya masa percobaan gratis yang panjang yaitu 30 hari.
  • Terintegrasi dengan aplikasi & platform lain
  • Menawarkan semua fitur yang mengoptimalkan email marketing.

Kekurangan:

  • Harga paket yang tersedia berdasarkan banyaknya daftar kontak dan tidak ada refund.
  • Fitur yang tersedia di versi basic terbatas.
  • Form pendaftaran di perangkat seluler perlu diperbaiki.

9. ShortStack

Jika Anda membuka website Shortstack maka terlihat bahwa mereka memfokuskan diri di contest marketing untuk membuat event berhadiah, namun juga memiliki layanan landing page yang patut dicoba. Jadi Shortstack cocok untuk Anda yang ingin mengoptimasi strategi pemasaran melalui kontes di internet.

Untuk harga tersedia 4 jenis pilihan keanggotaan berlangganan. Mulai dari bisnis USD 99/ bulan, untuk Agensi USD 249/bulan dan Brand USD 499/bulan. Jangan khawatir karena tetap ada uji coba gratis di paket Agensi dengan 20 entri dan unlimited views.

Kelebihan:

  • Memiliki pilihan template yang menarik.
  • Kustomisasi lengkap.
  • Memiliki fitur manajemen kontes yang lengkap, termasuk unlimited Hashtag & Retweet untuk kontes.

Kekurangan:

  • Agak sulit dipahami oleh pemula.
  • Pilihan harganya relatif agak mahal individu & pemula.
  • UX kurang intuitif namun hanya perlu membiasakan diri saja.

10. Landerlab

Landerlab menyediakan banyak pilihan template landing page. Anda tinggal mengunggah materi berupa .zip atau mendesainnya dari nol menggunakan visual editor. Anda juga bisa memanajemen domain dan subdomain karena Landerlab memfasilitasiimpor landing page yang sudah Anda miliki sebelumnya.

Untuk paket berlangganan bisa memilih mulai dari Starter USD 69/bulan, Pro USD 89/bulan dan Master USD 149/bulan. Menariknya, Landerlab menawarkan uji coba gratis untuk ketiga paket tersebut.

Kelebihan:

  • Sangat mudah digunakan untuk pemula.
  • Proses impor landing page sangat mudah dan mulus.
  • Mendukung integrasi pihak ketiga dengan semua sistem tracking modern.

Kekurangan:

  • Biayanya relatif agak mahal
  • Kadang link yang ditambahkan tidak otomatis terupdate di halaman preview.

11. Ucraft

Sebagai landing page builder yang simpel, Ucraft ditujukkan untuk yang ingin fokus ke visual. Maka hasilnya akan lebih menonjolkan estetika visual dengan kemampuan editing lebih bervariasi. Tidak heran jika mereka juga memiliki logo maker dan fitur blog.

Ucraft tersedia versi gratis dengan beberapa halaman meski fitur lainnya sangat terbatas. Jika ingin berlangganan dimulai dari Pro Website USD 10/bulan, Pro Shop USD 21/bulan dan termahal Unlimited USD 69/bulan yang semua tersedia uji coba gratis 14 hari.

Kelebihan:

  • Sangat mudah digunakan karena semua tools terlihat jelas.
  • Pelayanan customer servicenya cekatan sepanjang waktu.
  • Memiliki alat SEO dan sertifikat SSL.

Kekurangan:

  • Kurangnya fungsi pada proses desain.
  • Template kurang banyak.
  • Kurangnya fitur CSS custom dan fungsi yang sebenarnya dibutuhkan pengguna.

12. Landingi

Landingi adalah pembuat landing page berbasis cloud yang mudah dan cepat dengan tingkat konversi tinggi. Editor di Landingi akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan landing page secara maksimal, misalnya bisa menambahkan Google Maps, integrasi ke media sosial, widget kece dan penyesuaian desain. Mereka juga memiliki section Errors and Suggestions yang dapat memberikan saran perbaikan ke halaman Anda untuk membantu mendapatkan landing page yang terbaik.

Landingi menyediakan template yang kompatibel untuk mobile, Google Fonts dan editor drag-and-drop serta library foto. Anda juga dapat mengundang team untuk berkolaborasi dalam pengerjaan.

Landingi menyediakan landing page gratis namun hanya satu halaman dan dibatasi 500 visit per bulan meski fiturnya sudah lengkap. Namun ada uji coba gratis 14 hari untuk paket Profesional yang harga berlangganannya USD 49/bulan.

Kelebihan:

  • Biayanya sangat efektif atau sepadan.
  • Memiliki banyak template.
  • Memiliki pilihan Widget yang bagus.
  • memiliki section Errors and Suggestions.

Kekurangan:

  • Sebagian besar layanan untuk support dalam bahasa Polandia.
  • Penyesuaian di sisi desain masih kurang lengkap.

13. Wishpond

Wishpond adalah solusi untuk yang membutuhkan landing page sebagai lead generation and marketing automation. Anda bisa membuatnya dengan cepat menggunakan drag-and-drop editor yang dilengkapi fitur penunjang engagement untuk visitor.

Wishpond menyediakan harga berlangganan bulanan berdasarkan jumlah leads Anda mulai dari USD 44/bulan dengan masa uji coba gratis 14 hari. Tersedia juga versi gratis namun terbatas maksimal 200 leads.

Kelebihan:

  • Mudah digunakan oleh orang yang tidak bisa coding dan fitur-fiturnya mudah ditemukan.
  • Platform untuk pemasaran lengkap.
  • Setiap landing page bisa di-custom secara menyeluruh dan SEO friendly.
  • Integrasi dengan platform lainnya stabil.

Kekurangan:

  • Sulit mengoptimalkan template yang ada karena fitur masih kurang lengkap.
  • Pilihan template halaman yang terbatas dengan paket basic.

14. Makeswift

Makeswift memungkinkan Anda membuat landing page tanpa ilmu coding namun tetap leluasa mendesainnya, cocok untuk Anda yang tidak suka dibatasi oleh template. Anda juga bisa melakukan kolaborasi dengan team secara real time. Editor layout-nya juga akan memudahkan Anda mendesain, membuat, lalu menayangkannya dari perangkat apa pun. Mengedit untuk ukuran layar yang berbeda juga mudah saja  dalam satu kali klik.

Makeswift menyediakan paket berdasarkan jumlah halaman workspace. Mereka menetapkan harga USD 1 per GB dengan jumlah halaman 250 page. Makeswift juga menyediakan versi gratis yang terbatas satu halaman landing page dengan storage 1GB.

Kelebihan:

  • Manajemen timnya memuaskan untuk berkolaborasi. 
  • Sangat mudah digunakan.

Kekurangan:

  • Belum ditemukan review kekurangan dari Makeswift.

15. Systeme.io

Systeme.io adalah platform all-in-one untuk kebutuhan marketing yang juga bisa untuk membuat landing page dengan mudah. Mereka memiliki drag-and-drop builder yang responsif dengan pilihan template yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Fitur yang dimiliki Systeme.io meliputi manajemen alur kerja, tagging, pengujian A/B, domain custom dan database kontak.

Systeme menyediakan harga berlangganan bulanan mulai dari USD 27/bulan  untuk Startup, USD 47/bulan untuk Webinar dan USD 97/bulan untuk paket Unlimited. Tersedia juga versi gratis untuk 2.000 kontak yang berisi 10 halaman landing page dan pengiriman email tanpa batasan jumlah.

Kelebihan:

  • Layanan konsumen yang dapat diandalkan.
  • Uji coba gratisnya memuaskan
  • Cara penggunaannya yang sangat mudah.

Kekurangan:

  • Kurangnya elemen desain.
  • Tutorialnya kurang jelas sehingga pengguna mungkin butuh mencari sumber lainnya.

16. Lander

Lander adalah pembuat landing page yang mudah digunakan dan tetap optimal performanya berkat fitur-fitur canggih yang diantaranya alat A/B testing. Mereka memiliki elemen drag-and-drop dan editor yang mudah digunakan pemula. Selain itu juga dapat digunakan bersama iklan dan keywords PPC serta keyword Adword sehingga bisa dioptimasi untuk SEO.

Lander menyediakan tiga keanggotaan berlangganan yaitu Basic USD 16/bulan dan Professional USD 83/bulan. Sedangkan untuk Enterprise yang termahal yaitu USD 149 per bulan yang dibayarkan per tahun. Tersedia juga uji coba gratis 14 hari yang akan dibekukan setelah waktunya habis, sehingga landing page Anda tidak tayang namun datanya masih tersimpan.

Kelebihan:

  • Sangat mudah untuk membuat berbagai jenis landing page.
  • Mudah mengatur sistem report.
  • Jumlah halamannya unlimited.
  • Cocok untuk landing pages versi mobile.

Kekurangan:

  • Tidak menawarkan elemen tingkat advance.
  • Harganya relatif mahal.

Yuk Buat Landing Page Anda Sekarang!

Sekarang Anda sudah lebih mengetahui apa saja hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih pembuat landing page. Anda bisa memilih salah satunya dari 16 tools untuk membuat landing page rekomendasi kami. Yuk segera mulai membuatnya untuk memperkuat bisnis Anda di era digital!

Penulis: Murti Rahayu

The post 16 Tools Untuk Membuat Landing Page Tanpa Perlu Menguasai Coding appeared first on Marketing Online Indonesia.



This post first appeared on Marketing Online Indonesia, please read the originial post: here

Share the post

16 Tools Untuk Membuat Landing Page Tanpa Perlu Menguasai Coding

×

Subscribe to Marketing Online Indonesia

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×