Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

25 Software Alternatif Dari Google Analytics Untuk Website Anda

Google Analytics merupakan web analytic tool yang sangat populer. Terlepas dari kemudahan untuk mengaksesnya, Google Analytics juga memiliki keterbatasan. Salah satunya adalah kontrol dan risiko migrasi data yang tidak kompatibel antar platform. Untuk itu, Anda perlu mengenal kebutuhan data dan analisis secara spesifik yang terkait dengan produk atau layanan yang ditawarkan, sekaligus mengetahui web analytic tool alternatif selain Google Analytics untuk mendapatkan kontrol data yang memadai.

Sebagai pemilik sebuah situs internet atau bisnis online, Anda membutuhkan pilihan web analytic tool yang dapat memantau dan memprediksi suatu prospek. Secara umum, prospek tersebut dapat disimpulkan dari data statistik mobilitas traffic situs yang mencakup visibilitas pengunjung atau pengguna, posisi (lingkup geografis), waktu, dan jejak digital terkait lainnya. Informasi tersebut membantu analisis peningkatan kualitas suatu produk atau layanan. Untuk itu, kami akan membagikan 25 alternatif Google Analytics yang dapat melengkapi atau bahkan menggantikan fungsi-fungsinya.

Apakah Google Analytics Mematuhi GDPR?

Atas kemampuannya sebagai pengumpul data (data collecting) terbesar di dunia, Google Analytics menjadi perhatian global dalam isu General Data Protection Regulation (GDPR). GDPR merupakan suatu regulasi perlindungan data umum yang berbeda di setiap negara. Pada awal tahun ini, pemerintah Perancis dan Austria mengumumkan bahwa terdapat risiko keamanan data yang signifikan pada platform Google Analytics sehingga rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu. Tidak menutup kemungkinan tren potensi pelanggaran GDPR tersebut akan berlanjut di kawasan lain di Eropa.

Menindaklanjuti isu tersebut, dalam beberapa rilis persnya, Google secara gencar mengumumkan bahwa platform Universal Analytics akan berhenti memproses data baru per-tanggal 1 Juli 2023. Pengguna disarankan untuk beralih ke Google Analytics 4 (GA4) yang sudah rilis sejak Oktober 2020. Google menyatakan bahwa kepeduliannya dalam beradaptasi dengan dinamika regulasi GDPR global akan diwujudkan secara spesifik melalui platform GA4. Google juga mengumumkan bahwa setidaknya pengguna baru GA4 akan membutuhkan lebih dari satu tahun untuk melacak dan mengkonfigurasi metrik yang diminati secara sempurna.

Kekurangan Google Analytics

Meskipun Google Analytics telah menjadi platform terpopuler, keterbatasan terbesarnya dalam menganalisis perilaku pengguna adalah sebagai berikut:

Pelacakan melalui sistem tag dan event

Google Analytics tidak melacak semua interaksi pengguna (user interactions) secara otomatis. Sebaliknya, Anda akan diminta untuk menyiapkan pelacakan suatu peristiwa (events) melalui perubahan kode atau menu Google Tag Manager. Dampaknya, selalu ada jeda antara kebutuhan analisis event tertentu dan mengumpulkan data untuk melakukannya.

Keterbatasan fitur analisis data kualitatif

Google Analytics memiliki keterbatasan pada fitur analisis data kualitatif. Dengan kata lain, Anda hanya dapat mengetahui ‘apa’ dan bukan ‘mengapa’. Maka akan terjadi suatu gap antara kesimpulan analisis yang membutuhkan kombinasi antara data kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, analisis dapat terdistorsi karena Google Analytics menyertakan data yang bersumber dari aktivitas internal pengguna dan bot (autonomous system interactions).

Apakah Ada Tools Software Alternatif dari Google Analytics?

Untuk mengakomodasi kebutuhan analisis Anda yang dinamis dan beragam, ada beberapa alternatif web analytic tool yang dapat Anda coba.

1. Gauges

Gauges menawarkan tangkapan komprehensif tentang traffic situs dengan metode attribution modelling. Selain mendapatkan visibilitas pengunjung, melacak kinerja marketing campaign, dan menganalisis pendapatan, Anda juga dapat melihat rincian data real-time untuk lokasi tertentu tanpa harus refresh halaman utama. Salah satu keunggulan Gauges adalah kemampuannya untuk mendistribusikan informasi ke seluruh tim marketing Anda, 

Harga: Mulai Dari $6/bulan.

2. Mixpanel

Mixpanel cukup populer digunakan secara virtual oleh segmen marketing perusahaan untuk meningkatkan prospeknya. Kombinasi analisis A/B testing, event-tracking, dan user behavior merupakan kelebihan software ini. Tool pelaporan interaktif Mixpanel memudahkan kontrol data, khususnya dalam mengubah metrik penggunaan produk ke dalam laporan yang komprehensif. Mixpanel memiliki lima jenis laporan yang antara lain adalah Insights, Funnels, Flow, Retention dan Signals. Semua fungsi pelaporan berdasarkan pengelompokkan pengguna yang perlu Anda buat sebelumnya.

Harga: Paket gratis tersedia, paket berbayar mulai dari $25/bulan.

3. Oribi

Oribi memberikan informasi dan tren yang dapat ditindaklanjuti secara komprehensif dalam satu laporan terpusat. Secara default, semua tautan dan event dapat dilacak. Anda dapat menyiapkan suatu objektif tanpa menambahkan kode apa pun, sekaligus menerima laporan tentang cara-cara mendorong lebih banyak konversi pengunjung.

Harga: Paket berbayar mulai dari $540/bulan (ditagihkan per-tahun), harga berdasarkan jumlah pengunjung. Oribi merekomendasikan agar menghubungi customer service untuk menentukan model paket langganan yang diinginkan.

4. W3counter

Untuk mengetahui kesehatan traffic situs Anda, W3counter dapat menjadi solusi. W3counter menyediakan detail traffic di dasbor. Dengan sistem ini, Anda dapat mengidentifikasi segmen halaman yang paling menarik pengunjung, lebih memahami user behavior, dan melacak jalur kunjungan mereka. Kemudahan navigasi software ini membuatnya banyak dilirik oleh segmen bisnis menengah.

Harga: Paket gratis tersedia, paket berbayar mulai dari $5/bulan.

5. Matomo Analytics

Matomo merupakan platform pengujian dan analisis yang berfokus pada privasi. Fiturnya menyediakan analytics situs umum yang mencakup objektif dan kampanye, video dan audio, pelacakan kata kunci, A/B testing dan audit online forms. Anda juga dapat memperoleh laporan visual, mulai dari analisis situs dan multi-atribusi, hingga peta panas (heat maps) dan kinerja SEO.

Harga: Gratis jika menggunakan server personal. Paket berbayar via hosting mulai dari €19/bulan.

6. Piwik PRO Analytics Suite

Piwik PRO Analytics Suite (PPAS) didesain sebagai alternatif Google Analytics yang lebih ramah privasi. PPAS ideal bagi sektor yang menangani data sensitif pengguna seperti pemerintah, layanan kesehatan dan keuangan. PPAS dapat menganalisis perjalanan pengunjung di seluruh desktop, smartphone dan intranet. Tidak banyak software yang menyediakan pemantauan area aman situs dan beroperasi di bawah aturan keamanan yang ketat. PPAS juga menawarkan pelatihan dan konsultasi produk untuk setiap troubleshoot dan tutorial lainnya.

Harga: Paket gratis tersedia, paket enterprise dapat menghubungi PPAS.

7. Plausible

Plausible merupakan analytics software yang bersifat open-source. Secara sederhana, hal tersebut berarti kode sumber Plausible tersedia dan dapat diakses di GitHub. Siapa pun dapat memahami cara kerjanya, memeriksa, membaca, meninjau dan memastikan keamanan datanya. Bagi Anda yang tidak menggemari Google Analytics yang closed-source, Plausible dapat menjadi alternatifnya.

Harga: Mulai dari $9/bulan.

8. Statcounter

Statcounter menawarkan interface yang cukup sederhana. Software ini dapat menyediakan analytics dasar dan laporan tampilan halaman situs, sesi, pengunjung lama dan baru. Dasbor dasar Statcounter gratis hingga 500 tampilan halaman. Statcounter juga menyediakan fitur berbayar tahap lanjut, seperti laporan bounce rate, rasio konversi, dan traffic berbayar.

Harga: Paket gratis tersedia, paket berbayar mulai dari $9/bulan berdasarkan tampilan halaman.

9. Simple Analytics

Simple Analytics merupakan versi alternatif Google Analytics yang lebih sederhana. Bermodalkan satu dasbor, Anda dapat melihat berapa banyak pengunjung situs web, dari mana mereka berasal, dan apa saja yang mereka navigasi. Simple Analytics dapat melacak alamat IP, browser, dan sistem operasi pengunjung tanpa memasang cookie dan piksel pelacakan lainnya. Semua aktivitas data collecting dilakukan tanpa harus mengkhawatirkan masalah privasi atau penambahan kode yang memperlambat kinerja situs web.

Harga: Mulai dari €9/bulan.

10. Fathom Analytics

Fathom dapat menyediakan laporan tentang bagaimana pengunjung berinteraksi dengan situs. Secara sederhana namun komprehensif, software ini dapat mengetahui dan mengukur keberhasilan serta kegagalan suatu marketing campaign tanpa bergantung pada pengumpulan data pihak ketiga atau metode pelacakan lainnya.

Harga: Mulai dari $14/bulan.

11. Heap

Heap merupakan software yang sangat user-friendly. Software ini dirancang bagi segmen user yang kurang paham teknologi sekaligus agar mereka mendapatkan kemudahan akses terhadap advanced analytics untuk situs, aplikasi seluler dan layanan Cloud. Konfigurasinya cukup sederhana dan setelah aktif akan secara otomatis melacak interaksi pengguna. Heap juga menawarkan retroactive analytics untuk memeriksa dampak perubahan pada situs atau aplikasi seluler. Heap sangat cocok untuk marketing campaign produk online. Heap bahkan menawarkan fitur pengingat “tren mikro” yang berkembang dan mengarahkan untuk selalu siaga atas tren tersebut.

Harga: Paket gratis tersedia, hubungi untuk harga paket berbayar.

12. Smartlook

Smartlook menyediakan analisis user behavior dengan merekam aktivitas pengunjung di situs dan aplikasi atau game smartphone. Toolkit-nya menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif ke dalam fitur yang user friendly. Smartlook dapat memilah (filter) rekam data untuk fokus pada event tertentu. Fitur multi-user workspace dan REST API menjadikan Smartlook sebagai software yang layak untuk digunakan oleh perusahaan besar. Secara spesifik Smartlook  cocok digunakan untuk pangsa Lead dan Customer Analytics.

Harga: Paket gratis tersedia, paket startup mulai dari $39/bulan.

13. Chartbeat

Chartbeat memantau dan melacak kinerja konten situs dan menyediakan data real-time. Chartbeat juga dapat memantau penyebutan (tags dan mentions) di media sosial. Chartbeat mengkhususkan segmen pasarnya di industri media dan penerbitan, namun tetap menyediakan fitur pelayanan analytics lainnya. Fleksibilitas cakupan layanannya membuat Chartbeat cocok untuk pangsa Brand Performance Analytics.

Harga: Hubungi untuk informasi paket. Chartbeat hanya menawarkan uji coba gratis.

14. GoSquared

GoSquared melacak campaign data points dan pengunjung secara real-time. Software ini dapat menunjukkan sumber traffic dan halaman apa yang dilihat pengunjung. Hal tersebut menjadi kelebihan tersendiri karena mempermudah segmentasi audiens dan engagement terhadap navigasi pengunjung situs. Software ini juga membantu proses penjualan dengan fitur live chat, team inbox dan built-in customer relationship management (CRM).

Harga: Mulai dari £9/bulan.

15. Optimizely

Optimizely merupakan platform yang menyediakan fitur pengujian dan web analytics. Fitur-fitur tersebut dilengkapi dengan personalisasi tampilan bagi pengunjung situs. Optimizely juga menawarkan eksperimentasi server, dengan kata lain platform ini cocok untuk pengembang suatu produk dan aplikasi.

Harga: Dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

16. HubSpot

Hubspot merupakan full marketing suite bagi kebutuhan pemasaran. Fitur terkuatnya adalah web analytics dan SEO. HubSpot memfokuskan interface-nya pada siklus marketing campaign mulai dari pembuatan hingga tindak lanjut di sisi penjualan. Analisis terkait mencakup pelacakan konversi dan kinerja marketing campaign.

Harga: Paket berbayar mulai dari €41/bln untuk platform pemasaran, namun terdapat juga tools yang gratis. Untuk diperhatikan bahwa Hubspot memiliki segmen fitur berbayar, Anda dapat membayar lebih jika memilih fitur-fitur tersebut.

17. Marketo

Marketo merupakan platform pemasaran komprehensif yang cocok bagi marketing cycle produk modern. Marketo menawarkan paket-paket kinerjanya secara terpisah, antara lain untuk otomatisasi pemasaran, email, web analytics, dan lain-lain. Anda dapat memilih paket sesuai dengan kebutuhan. Segmentasi paket tersebut membuat Marketo lebih mudah dioperasikan karena lebih fleksibel dan tidak rumit.

Harga: Hubungi customer service untuk informasinya.

18. Adobe Analytics

Adobe Analytics merupakan bagian dari Adobe Experience Cloud yang dirancang untuk perusahaan besar dan menengah ke atas. Adobe Analytics dapat melacak data kinerja marketing campaign beserta perilaku pengguna secara real-time di situs dan aplikasi seluler. Paket lainnya yang terdapat pada platform ini menggunakan data terkumpul untuk membuat personalisasi situs dan tampilan campaign-level yang diinginkan, seperti rekomendasi produk atau arahan halaman yang telah disesuaikan.

Harga: Hubungi customer service untuk informasinya.

19. Leadfeeder

Leadfeeder secara khusus dibuat untuk kenyamanan tim pemasaran dalam mengolah data pengunjung situs dan web analytics, meskipun pengunjung tidak mengisi formulir kontak atau mengirim email. Leadfeeder membanggakan fitur-fiturnya sebagai Software as a Service (SaaS) yang dapat mengidentifikasi perusahaan pengunjung dan menemukan info kontaknya. Anda bahkan dapat menyinkronkan prospek ke sistem CRM yang memudahkan untuk menjangkau suatu prospek serta meningkatkan personalisasi web.

Harga: Paket gratis tersedia, paket berbayar mulai dari $79/bulan (uji coba gratis 14 hari).

20. Woopra

Kinerja Woopra dalam menyediakan web analytics berdasarkan titik kontak (touchpoint), seperti interaksi melalui obrolan langsung (live chat) atau user behavior setelah memasukkan dan menyesuaikan email. Proses kinerja tersebut memudahkan untuk melacak dan menghubungkan data di berbagai properti dan platform. Woopra juga mengawasi pelanggan pada saat mereka menavigasi situs.

Harga: Paket gratis tersedia, paket Startup mulai dari $349/bulan.

21. Clicky

Clicky dirancang sebagai solusi flash-free bagi Anda yang membutuhkan real-time analytics. Software ini menawarkan fitur analytics dasar, seperti perujuk situs dan pengunjung. Clicky juga menyertakan sejumlah fitur tambahan seperti heat mapping dan uptime monitoring. Sebagai software berbasis open-source, Clicky dapat diintegrasikan dengan berbagai platform, termasuk dengan content management system, web developer, A/B testing tools dan web hosting automation.

Harga: Paket gratis tersedia, paket berbayar mulai dari $9,99/bulan.

22. Ahrefs

Ahrefs menyediakan tampilan dasbor analytics tentang kinerja SEO berbasis analisis domain, kata kunci organik, dan lain-lain. Platform SEO ini cukup populer karena fitur penelitian kata kunci dan pustaka backlink yang luas. Ahrefs dapat melakukan penelitian kata kunci untuk berbagai mesin pencari termasuk Amazon dan YouTube. Pesaing Google Analytics biasanya hanya menyediakan data penelitian kata kunci untuk mesin pencari Google.

Harga: Mulai dari $99/bulan.

23. SEMrush

SEMrush memiliki fitur penelitian periklanan yang berguna untuk memahami strategi dan anggaran iklan pesaing Anda. SEMrush menawarkan banyak fitur yang ditawarkan analytics SEO lainnya, namun kinerja terkuatnya berada di sisi pemantauan merek (brand monitoring), alias tidak hanya memantau backlink. Fitur site audit yang dimiliki Semrush dikenal sebagai salah satu analytics tool yang komprehensif dan mudah dioperasikan.

Harga: Paket mulai dari $119,95/bulan.

24. SE Ranking

Dengan $71/bulan, SE Ranking dapat mengaudit 450 halaman dan melacak 5.000 kata kunci. Segmen paket personal dan business yang ditawarkan SE Ranking memudahkan proses scaling data sesuai kebutuhan. Software ini memiliki modul Competitor Research yang dapat memberikan informasi mengenai situs pesaing, termasuk kata kunci target dan traffic situs. Dengan kata lain, Anda dapat melakukan analisis kompetitor dan merekayasa balik strategi pencarian organik dan berbayar mereka. SE Ranking juga dikenal sebagai salah satu tracking tool alternatif terbaik karena memiliki basis data tautan dan kata kunci yang sangat luas.

Harga: Mulai dari $31/bulan.

25. Ubersuggest

Ubersuggest memiliki basis content suggestions dan kata kunci yang luas. Melalui fitur domain overview, Anda dapat melihat intaian pesaing, melihat kata kunci yang mereka peringkatkan dan mendapatkan daftar backlink yang mereka terima. Anda juga bisa melihat halaman SEO teratas mereka beserta traffic yang mereka terima. Kinerja Ubersuggest yang dapat dibanggakan adalah kecepatan dan kemampuannya dalam mengeluarkan laporan per-segmen, menemukan kata kunci, backlink, dan ide konten.

Harga: Mulai dari $12/bulan.

Penutup

Urgensi analisis dalam mengukur, melacak, dan merumuskan strategi prospek di situs Anda akan hadir melalui output serta aplikasi web analytic tool yang anda gunakan. Meskipun Google Analytics masih menjadi pemain terbesar, tetapi tidak membuatnya menjadi yang terbaik dalam setiap situasi dan kebutuhan. Lagi pula, visibilitas kinerja upaya pemasaran Anda tidak sepenuhnya ditentukan oleh satu jenis web analytic tool. Namun, dengan memilih web analytic tool yang tepat serta mengetahui semua alternatif yang ada dapat mempermudah Anda dalam menganalisis perkembangan dan pengembangan situs beserta prospeknya.

Penulis: Muchamad Sidik Roostandi

The post 25 Software Alternatif Dari Google Analytics Untuk Website Anda appeared first on Marketing Online Indonesia.



This post first appeared on Marketing Online Indonesia, please read the originial post: here

Share the post

25 Software Alternatif Dari Google Analytics Untuk Website Anda

×

Subscribe to Marketing Online Indonesia

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×