Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Google Helpful Content Update

Sama seperti banyak perusahaan lainnya, Google terus berupaya meningkatkan pengalaman user (user experience) dengan cara membantu user menemukan Konten yang relevan bagi mereka saat mencari lewat search engine Google. Untuk mencapai tujuan ini, mereka mengusulkan adanya pembaruan yang disebut Google Helpful Content Update atau Pembaruan Konten Bermanfaat. Pembaruan ini merupakan komponen dari strategi yang bertujuan meningkatkan jumlah konten original yang muncul dalam hasil penelusuran. Dan jika Anda ada di sini untuk mencari informasi mengenai Google Helpful Content Update, jangan kemana-mana karena kami akan membahas semua tentang Google Helpful Content atau Pembaruan Konten Bermanfaat Google! Mari kita mulai!

Apa itu Google Helpful Content Update?

Google Helpful Content Update adalah pembaruan algoritma yang mempromosikan konten yang memberikan pengalaman pengguna (user experience) yang positif atau lebih baik dengan sebelumnya dengan cara menampilkan hasil pencarian yang sangat relevan dengan permintaan user saat mencari lewat mesin pencari Google.

Google telah resmi menyatakan bahwa pembaruan algoritma ini telah didistribusikan ke semua pengguna. Pendistribusian algoritma ini sendiri memakan waktu setidaknya 15 hari, dimulai pada 25 Agustus 2022 dan selesai pada 9 September 2022.

Tujuan Google Helpful Content Update

Peningkatan pembaruan konten bermanfaat Google saat ini adalah indikasi peringkat di seluruh Situs. Dan tujuan pembaruan konten bermanfaat (Google Helpful Content Update) adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih baik ketika pengguna mereka menggunakan Google dengan memberikan situs yang relevan di halaman pertama hasil pencarian.

Algoritme ini berfokus pada situs web dengan banyak konten berkualitas rendah yang mungkin dibuat dengan fokus mempertimbangkan SEO yang sifatnya black hat daripada kebutuhan pengguna ‘manusia’ yang sebenarnya.

Jadi, jika Anda memproduksi konten hanya untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari tanpa benar-benar membantu pengguna atau user menemukan apa yang mereka cari, ada kemungkinan Anda akan terkena dampak perubahan algoritme ini. Dan secara keseluruhan, visibilitas situs Anda akan menurun karena menandakan “tidak membantu” bagi pengguna.

Mengapa Anda Harus Peduli dengan Google Helpful Content Update?

Sangat mungkin bahwa spesialis SEO akan melihat Google Helpful Content Update ini sebagai perubahan mendasar dalam cara mereka memberikan saran kepada klien SEO mereka untuk memproduksi konten di masa depan.

Sebenarnya masih terlalu dini untuk mengatakan seberapa besar dampak modifikasi algoritma terbaru yang dilakukan Google terhadap hasil penelusuran kepada situs website Anda, atau kepada situs web klien Anda. Dan sebagai informasi tambahan, semua pembaruan algoritma sama seperti biasanya, dimana perubahan akan didistribusikan kepada situs-situs berbahasa Inggris terlebih dahulu sebelum bahasa lainnya.

Jadi kesimpulannya di sini yang ingin kami tekankan adalah Anda harus peduli dengan Google Helpful Content Update ketika Anda telah mengamati perubahan substansial dalam peringkat atau visibilitas situs web Anda di hasil pencarian Google dalam dua minggu terakhir.

Bagaimana cara memeriksa bahwa perubahan ini memengaruhi situs yang sedang Anda tangani? Gampang! Anda tinggal cek saja traffic organik Anda di Google Search Console, Google Analytics, atau software SEO yang Anda gunakan. Jika adanya perubahan yang signifikan setelah 9 September 2022, maka dapat dipastikan situs Anda terdampak oleh perubahan algoritma Google.

Nah, jika visibilitas situs Anda menurun, jawablah ini dengan jujur, “Apakah Anda membuat konten ini untuk meningkatkan peringkat mesin pencari Anda atau untuk benar-benar membantu pembaca Anda untuk menemukan informasi yang mereka cari?”

Jika situs yang Anda tangani tidak membuat konten yang baik yang sesuai dengan kaidah Google, maka evaluasi kembali strategi konten Anda sehubungan dengan saran Google dan perkuat strategi on-page SEO Anda untuk bertahan di halaman pertama!

10 Tips Untuk Mematuhi Google Helpful Content Update

Jika situs yang Anda tangani terdampak oleh perubahan ini, jangan terlalu kuatir karena kami telah menyesuaikan 10 tips untuk membantu situs Anda kembali lagi ke halaman pertama dan mendapatkan peringkat yang lebih baik di SERP, meningkatkan visibilitas, dan yang paling penting, untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik!

1. Tetap berpegang teguh pada niche dan topik utama situs Anda

contoh Gramedia.com yang dikenal sebagai toko buku namun menyajikan konten arti mimpi menurut islam atau Primbon Jawa. Kita bisa menyimpulkan bahwa niche toko buku dan arti mimpi tentu tidak relevan namun Anda juga bisa menyimpulkan bahwa strategi situs ini adalah untuk menaikkan trafik/ visibilitas di mesin pencari.

Tetap berpegang pada niche situs Anda dan topik utama adalah suatu keharusan! Google berharap agar Anda menghindari hal itu dan merekomendasikan Anda untuk tetap berpegang pada bidang keahlian Anda saat membuat konten di situs Anda.

Kadang-kadang, membuat konten yang ramah mesin pencari memerlukan postingan di luar spesialisasi Anda. Apalagi jika Anda sedang menargetkan persona baru atau target audience baru. Ini sangatlah lumrah di dunia marketing secara general, namun kurang bijak jika Anda aplikasikan tanpa planning yang benar-benar matang kepada situs Anda. Strategi ini mungkin akan berhasil jika dilakukan di platform digital marketing lainnya seperti Social Media (misalnya LinkedIn, Instagram, TikTok, etc).

Contoh: Saya berikan contoh ya, agar lebih mudah lagi dipahami. Jadi, misalkan topik utama dan niche situs Anda adalah pengembangan pribadi (self-development), kemudian suatu hari Anda memutuskan untuk membahas konten tentang cryptocurrency, hanya karena itu adalah topik hangat untuk dibahas (atau ditulis). Atau Anda ingin menargetkan buyer persona atau audience yang tertarik dengan cryptocurrency. Pengguna baru Anda mungkin menganggap konten yang Anda buat untuk crypto mungkin bermanfaat, namun audiens Anda yang sudah ada akan bingung melihat topik ini di situs Anda.

Saya percaya bahwa tiap orang memiliki lebih dari 1 talenta dan keahlian. Mungkin Anda memang seorang ahli dalam trading kripto dan Anda memiliki niat tulus untuk berbagi pengetahuan. Namun, dengan pembaruan terkini, Anda harus mempertimbangkan untuk membuat situs web lain untuk membicarakan hal ini secara khusus daripada menggunakan situs Anda yang sudah ada yang mencakup sebagian besar konten pengembangan pribadi.

Saran kami, jika Anda ingin mencakup banyak tematik yang tidak begitu memiliki relevansi satu sama lainnya, Anda harus mempertimbangkan untuk membangun lebih dari 1 situs, bukannya mengisi situs Anda untuk banyak tematik yang akan membingungkan bagi pembaca Anda.

2. Bagikan pengalaman nyata atau studi kasus Anda sendiri

Ada banyak situs web yang mengulas produk, fitur suatu produk, membuat perbandingan antara produk A dan produk B, membuat panduan untuk mengunjungi beberapa lokasi untuk liburan, dan lainnya. Ada kemungkinan Anda melakukan hal-hal ini di situs Anda.

Contoh: Jika Anda melakukan jenis konten ini, Anda harus mempertimbangkan untuk menambahkan sentuhan yang lebih pribadi pada konten Anda dan berbagi pengalaman asli Anda saat menggunakan produk A, panduan liburan ke Ibiza atau saat me-review restaurant di Berlin.

Dengan berbagi pengalaman nyata Anda sendiri dengan produk, fitur, ataupun lokasi pada konten situs Anda, Anda dapat memberikan sinyal positif kepada Google untuk memberi peringkat halaman Anda lebih baik di SERP.

3. Tambahkan lebih banyak elemen di situs Anda

Hasil pencarian “guide to travel to Bali” lewat Google menampilkan weareglobaltravellers sebagai peringkat pertama

Ketika Anda mengulas lokasi, atau mengulas produk, saya mengasumsikan bahwa Anda akan memiliki gambar original atau foto, dan video Anda sendiri saat meninjau produk atau lokasi.

website weareglobaltravellers ini tidak hanya menyajikan elemen konten berupa tulisan saja, namun juga ada elemen foto asli dan bahkan video penjelasan yang dimasukan ke halaman konten.

Dan jika Anda memiliki elemen-elemen ini, Anda harus mempertimbangkan untuk menambahkannya ke konten Anda. Tidak hanya elemen-elemen lain seperti ini akan membantu mengoptimalkan halaman Anda, Google juga menyukai jenis pembuat konten ini.

4. Hindari strategi men-scaling konten otomatis berlebihan

Antarmuka Jasper ai , salah satu AI content writing tools yang dapat membantu kerja content writer dalam membuat konten

Bukan rahasia lagi bahwa hampir semua SEO spesialis (termasuk saya, guilty!) bekerja lebih cerdas setiap harinya dan menggunakan bantuan AI (Artificial Inteligence) dalam memproduksi konten. Ini sebenarnya strategi yang baik ketika Anda membuat konten secara konsisten.

Namun, harap diingat bahwa meskipun AI itu hebat, teknologi AI masih terus berkembang. Ada kemungkinan Anda dan kompetitor Anda menggunakan teknologi AI yang sama.

Contoh: Jika Anda tidak bisa membayangkan maksud kalimat saya di atas atau belum pernah memiliki pengalaman menggunakan AI content writing tools. Coba ibaratkan saja produk seperti Canva, design graphic tool yang memiliki template design promo untuk social media. Karena populernya Canva, banyak entreprenur muda yang berjualan online di social media menggunakan template besutan Canva membuat konten feed social media mereka. Pasti Anda pernah melihat 2 online shop yang menggunakan template yang sama, bukan?

Nah, aplikasikan imajinasi Anda pada produk AI content writing tools. Memang, template banyak dalam filter tone kalimat, feeling, etc.. namun, pasti ada persentase dimana konten Anda menggunakan ‘template’ yang sama dengan kompetitor. Maka dari itu, saat menggunakan tools AI sekalipun dalam memproduksi konten, Anda harus pula menggunakan ‘manusia’ untuk mengkonfigurasi dan mengedit beberapa hal.

Baca juga: Panduan Lengkap Content Writing AI Tools dan Software

Simpulannya sudah sangat jelas ya sekarang. Ketika Anda menggunakan AI saat membuat konten Anda, Anda perlu meminta para ahli Anda memeriksa dan mengedit materi yang dihasilkan AI setelah itu berfungsi sebagai draf kasar untuk memastikan pemikiran dan perspektif unik mereka dimasukkan.

5. Optimalkan konten Anda dengan menambahkan lebih banyak informasi

Google mencari informasi serupa dalam beberapa dokumen dan memberi penghargaan kepada mereka yang memiliki konten unik. Untuk membuat artikel Anda lebih “berguna”, gunakan konsep ini. Di mana Anda bisa menawarkan perspektif baru? Dapatkah Anda menarik data yang unik?

Saat menulis materi, jangan menulis ulang apa yang sebelumnya telah diungkapkan, ini bisa dianggap “tidak membantu sama sekali”. Sebaliknya, temukan pandangan, materi, dan data baru untuk ditambahkan ke konten Anda.

Contoh: Misalkan Anda membahas tentang konsep AIDA dalam marketing. Banyak sekali situs yang hanya menjelaskan definisi dan memberikan penjelasan atas definisi tersebut. Namun, jika Anda adalah seorang mahasiswa ilmu komunikasi atau entrepreneur muda yang sedang belajar tentang marketing, Anda PASTI akan tertarik dengan informasi tambahan seperti contoh iklan yang sedang trend dengan konsep AIDA. Atau latihan beranalisis mengenai tujuan kampanye sebuah brand dengan aktivitas event / brand activation mereka. Kampanye mereka bertujuan untuk tahap apa? Awareness? Interest? Desire? Action?

Menyertakan perspektif Anda saat membuat konten dan menyajikannya adalah hal yang sangat bijak. Untuk mengetahui bahasan apa saja yang bisa Anda masukan sebagai informasi tambahan, Anda bisa menggunakan software SEO yang memiliki fitur keyword recommendation. Gunakan kemampuan analisis Anda yang baik dan menyertakan semua keyword yang relevan atau secara semantik relevan ke dalam satu grup dan buatlah draft untuk membuat konten yang sangat lengkap atau komprehensif.

Baca juga:

  • Memahami NLP dan Pengaruhnya Terhadap SEO
  • Panduan Lengkap Long Tail Keyword untuk Meningkatkan Trafik Website
  • Memahami Pencarian Semantic dan Pengaruhnya Terhadap SEO

6. Jawab pertanyaan user dengan jelas

Contoh situs alodokter yang memiliki konten yang sangat relevan dan tak jarang pertanyaan user dijawab atau dicek lagi/ ditinjau langsung oleh dokter

Menurut Google, informasi dianggap membantu ketika mengajarkan user sesuatu yang baru atau membantu mereka dalam mencari informasi. Saat mengembangkan konten dengan fokus ranking di halaman pertama, tak jarang SEO spesialis hanya mementingkan teknik optimasi on-page untuk mesin pencari saja tanpa mempertimbangkan user ‘manusia’. Pernahkan Anda masuk ke satu situs website dengan bahasan yang sangat panjang, tapi tak ada informasi yang benar-benar jelas atau bernilai untuk Anda?

Jadi, jika Anda menulis konten untuk orang lain, Anda harus mencoba membantu mereka dalam menjawab pertanyaan atau menyelesaikan masalah yang membawa mereka ke situs web Anda di tempat pertama.

7. Jangan menjawab pertanyaan yang tidak memiliki jawaban pasti

Contoh yang baik dari situs nme.com yang menampilkan tanggal release RPG game Persona 5 Royal di Nintendo Switch.

Google menyarankan pemilik situs web untuk menghindari membuat klaim tanpa bukti pendukung. Penting untuk memperjelas kepada pembaca bahwa informasi yang akan mereka baca didasarkan pada desas-desus atau spekulasi. Ini adalah panduan hebat yang tidak hanya akan membantu Anda menyesuaikan diri dengan pembaruan konten yang bermanfaat, tetapi juga akan membantu Anda mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan pembaca Anda.

8. Periksa konten yang tidak sesuai dan perbaiki

Google akan memeriksa sinyal di seluruh situs untuk konten yang “tidak membantu”. Jika demikian, visibilitas organik artikel Anda dapat menurun. Anda dapat mempersiapkan perubahan ini dengan memperbaiki konten apa pun yang sesuai dengan kategori ini dengan mengoptimalkannya satu per satu atau menghilangkannya sama sekali.

Spesialis SEO yang baik pasti selalu mengoptimasi dan memerikan setiap konten secara berkala. Biasanya mereka akan meng-update artikel yang sudah basi atau tidak relevan dalam upaya meningkatkan hasil mesin pencari. Apalagi jika Anda memiliki banyak konten yang menargetkan keyword yang sama yang bisa menyebabkan keyword cannibalization atau kanibalisme keyword. Biasanya jika ditemukan banyak halaman di satu situs yang menargetkan kata kunci yang sama, SEO spesialis akan menghapus halaman-halaman tersebut dan menggabungkannya di satu halaman utama dan melakukan redireksi pada URL yang sudah dihapus tersebut.

Baca juga: Panduan Lengkap Optimasi On-Page SEO Untuk Pemula

9. Perhatikan pengalaman pengguna secara umum lewat aspek desain

Google menyarankan pembaca untuk mempertimbangkan pengalaman membaca secara keseluruhan. Bahkan jika semua kriteria di atas terpenuhi, pengalamannya mungkin tidak memuaskan. Pada bagian ini, Anda perlu memperhatikan tidak hanya konten, tetapi juga visual konten Anda.

Berdasarkan panduan Google, lebih baik menambahkan gambar, gambar, dan video Anda sendiri, tetapi ingat ketika Anda menyajikan konten Anda, Anda perlu memisahkan setiap garis besar judul konten.

Pengalaman pengguna bergantung pada konten yang diformat dengan baik. Biasanya, warna-warna cerah tidak akan berhasil dalam banyak kasus, tetapi warna netral dan ukuran huruf atau jenis font yang sesuai akan berhasil menarik minat pembaca. Cetak tebal bold atau huruf miring italic bagian penting kaliamat dalam konten untuk menarik perhatian pembaca akan sangat membantu meningkatkan pengalaman pengguna saat mengunjungi situs Anda.

Baca juga:

  • Apa Saja Perbedaan UI dan UX?
  • Website Launch Checklist: 30+ Hal Yang Wajib Diperiksa Sebelum dan Sesudah Launching Website
  • Panduan Lengkap Pemilihan Warna Untuk Desain Website Efektif
  • 10 Tips Merancang Website SEO Friendly

10. Mematuhi panduan dan kaidah Google Helpful Content Update

Berikut adalah dua panduan Google Helpful Content Update langsung dari Google untuk content creator. Di sini ada 2 poin yang perlu Anda ketahui, yaitu:

A. Buat Konten yang Mengutamakan User Manusia

Bagaimana Anda bisa yakin bahwa konten yang Anda buat akan berfungsi dengan algoritma baru? Tentu saja dengan mengikuti kaidah dan aturan Google untuk membuat konten untuk manusia, bukan sekadar untuk mesin pencari saja.

Dalam semangat mengutamakan konten yang mengutamakan aspek manusia/ user, Google menyajikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini mengenai pembuatan konten dengan mempertimbangkan manusia yang dapat Anda jawab sendiri:

  1. Apakah Anda sudah memiliki atau berencana membangun audiens untuk perusahaan atau situs web Anda
  2. Jika audiens tersebut datang langsung kepada Anda, menurut Anda, apakah menurut Anda mereka akan menemukan informasi yang berguna?
  3. Apakah konten Anda menunjukkan representasi yang jelas dari skill dan keahlian utama, serta keluasan informasi, seperti keahlian yang berasal dari benar-benar menggunakan produk atau mengunjungi lokasi yang sebenarnya?
  4. Apakah situs web Anda memiliki tujuan utama akan tema tertentu atau minat utama yang spesifik?
  5. Akankah seseorang percaya bahwa mereka telah memperoleh pengetahuan yang cukup tentang suatu subjek setelah membaca konten yang Anda sediakan, dan bahwa pengetahuan ini akan membantu mereka dalam mencapai tujuan mereka?
  6. Jika seseorang membaca konten Anda, apakah mereka akan merasa seolah-olah mereka telah mendapatkan pengalaman yang memuaskan pada saat mereka selesai membaca?
  7. Apakah Anda mengingat saran Google untuk pembaruan inti dan tinjauan produk yang diperlukan?

Jika sebagian besar jawaban Anda adalah “Ya”, maka jangan khawatir! Anda pasti berada di jalur yang benar!

B. Hindari membuat konten semata-mata untuk mendapatkan peringkat di mesin pencari

Dalam hal menghindari konten yang dibuat dengan fokus mempertimbangkan aturan mesin pencari, Google mengajukan pertanyaan berikut:

  1. Apakah konten tersebut dibuat lebih untuk mendapatkan peringkat di mesin pencari daripada untuk dibaca manusia?
  2. Apakah Anda mencoba meningkatkan peringkat mesin pencari situs Anda dengan membuat banyak materi tentang berbagai topik trendy yang tidak relevan dengan bisnis Anda?
  3. Apakah Anda menggunakan banyak tool dan software otomatisasi untuk menghasilkan materi dalam berbagai subjek?
  4. Apakah Anda terutama menyatakan kembali argumen orang lain tanpa menyumbangkan apa pun dari Anda sendiri?
  5. Apakah Anda menulis tentang topik-topik hanya karena topik itu sedang populer sekarang, bukan karena Anda tertarik untuk meliputnya untuk pembaca reguler Anda?
  6. Apakah orang yang membaca karya Anda merasa perlu mencari informasi lebih lanjut di tempat lain?
  7. Pernahkah Anda mendengar atau membaca bahwa Google memiliki jumlah kata yang direkomendasikan untuk mesin pencari, dan karenanya Anda mencoba untuk menuliskan konten dengan berpegang teguh pada jumlah kata yang harus dibuat? Perlu diingat, Google TIDAK PERNAH memberikan aturan terhadap seberapa panjang atau seberapa besar jumlah kata untuk konten apapun!
  8. Apakah Anda sedang meng-eksplor ke tematik khusus di mana Anda tidak begitu memiliki skill dan pengetahuan yang memadai dengan harapan menarik pengguna web melalui pencarian kata kunci?
  9. Apakah pekerjaan Anda menyiratkan solusi untuk masalah yang tidak dapat dipecahkan, seperti tanggal rilis untuk produk, film, TV series, atau fitur produk tertentu ketika tidak ada pertanyaan resmi yang sudah dikeluarkan perusahaan atau pihak resmi yang memiliki wewenang untuk menetapkan hal tersebut?

Jika sebagian besar jawaban Anda adalah “Ya”, maka Anda perlu melakukan beberapa perubahan pada konten Anda untuk mematuhi pembaruan terkini.

Simpulan

Google Helpful Content Update atau Pembaruan Konten Bermanfaat Google mencakup indikator peringkat baru di seluruh situs yang dianalisis bersama dengan banyak sinyal peringkat lainnya.

Algoritma ini secara otomatis mendeteksi konten yang tidak relevan dan tidak berguna bagu user. Perubahan ini akan berdampak pada hasil penelusuran bahasa Inggris di seluruh dunia terlebih dahulu sebelum masuk ke bahasa lainnya, termasuk Bahasa Indonesia nantinya.

Situs website yang mengikuti panduan Google Helpful Content Update pada halaman ulasan produk atau pengalaman mereka mengunjungi lokasi yang original akan melihat peningkatan peringkat untuk situs mereka di mesin pencari. Dan website yang memiliki konten yang kurang relevan akan mengalami penurunan trafik karena tidak lagi akan dimunculkan di halaman pertama atau karena akan diturunkan peringkatnya.

Jika situs Anda terpengaruh oleh algoritma ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengikuti 10 Tips Untuk Mematuhi Google Helpful Content Update (Pembaruan Konten Bermanfaat Google)di atas! Salam sukses!

Penulis: Yoan Letsoin

The post Google Helpful Content Update appeared first on Marketing Online Indonesia.



This post first appeared on Marketing Online Indonesia, please read the originial post: here

Share the post

Google Helpful Content Update

×

Subscribe to Marketing Online Indonesia

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×