Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Ketua Gentari : Kepung Jakarta ! Tangkap Ahok !

umar gahru.pngJakarta – KabarNet : Kasus penistaan Al Qur’an Surah Al Maidah ayat 51 yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta pertahana, Zhong Wan Xie alias Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semakin memanas. Reaksi keras pun muncul dari berbagai penjuru Indonesia. Situasi ini akan makin membahayakan pemerintahan Presiden Jokowi, jika Polri tidak tegas dan segera merespon tuntutan umat Islam. Karena masalah ini sudah menjadi isu nasional bahkan mendunia, ibarat gelindingan bola salju yang semakin lama semakin membesar.

Pimpinan Generasi Cinta Negeri (Gentari), Bapak Umar Moch Al Hamid ikut merasakan bahwa situasi yang berkembang saat ini turut membahayakan kesatuan negeri kita. Menurutnya, sumber kekacauan ini berasal dari ulah seorang pejabat pemerintah yang tidak bermoral, tidak beretika, berakhlak buruk, suka mencaci maki bahkan berani menginjak-injak harkat dan martabat pribumi, dengan kedok bersikap tegas.

“Dia itu mahluk apa… tuhan disalahkan, mulutnya mencaci maki manusia, pejabat negara disebut perampok dan bajingan, bahkan seorang wanita yang datang mengadukan nasibnya malah dituding maling… maling… catat! Ibu maling… Ahok itu predikatnya pejabat, akhlaknya bejat. Kita Bangsa Indonesia sangat malu punya pemimpin seperti ini” kata Ketua Gentari Bapak Umar di Markas Rumah Rakyat, Tebet Timur 133, kepada KabarNet.in, Rabu 26 Oktober 2016.

Umar melanjutkan, belum lagi keterlibatannya dalam sejumlah skandal mega korupsi, seperti Kasus Transjakarta Busway, Kasus UPS, RS Sumber Waras dan lainnya, dimana aparat penegak hukum lumpuh tak berkutik. Bahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK ) yang notabene lembaga resmi negara, kredibel dan akurat dalam memberikan hasil audit, disebut audit ngaco oleh Ahok.

“Mana Polisi? mana TNI? mana aparat? mana penegak hukum? semua pada bertekuk lutut… lumpuh!! Bahkan BPK yang lembaga resmi negara disebut ngaco. Apakah kita masih sibuk bicara toleransi ? Berarti kita sudah terlalu banyak makan toleransi” ujarnya.

Masih kata Ketua Gentari, dengan nada geram ia mengutuk keras penistaan Kitab Suci Al Qur’an yang dilakukan Ahok. Ini merupakan penghinaan luar biasa yang mengundang kemarahan Umat Islam. Oleh karena itu, Bapak Umar sangat mendukung anjuran para ulama, Kyai, Habaib agar umat Islam turun, sholat Jumat di Istiqlal dan mengikuti Aksi Bela Islam II, yang diperkirakan akan diikuti ratusan ribu umat islam, pada tanggal 4 November 2016 mendatang.

“Apakah kedatangan Ahok ke Bareskrim untuk melabrak polisi? Mencaci maki polisi? Atau mengancam polisi??.. saya tidak tahu maksud kedatangan Ahok ke Bareskrim.. saya melihat ada kejanggalan disini… jangan karena ketidak tegasan polisi kepada Ahok, membuat kredibilitas polisi hancur.. dan saya masih sangat yakin TNI dan Polri akan bersama dengan rakyat dalam menindak tegas Ahok” lanjut Bapak Umar.

Menurut informasi yang diterima KabarNet.in, Gentari juga akan bergabung dengan gerakan “Aksi Bela Islam”  bersama ribuan massanya pada tanggal 4 November 2016 mendatang, sebagai momentum kebangkitan anak bangsa.

KabarNet


Filed under: Kriminal, Nasional, Pelecehan, Tokoh Islam


This post first appeared on KabarNet.in, please read the originial post: here

Share the post

Ketua Gentari : Kepung Jakarta ! Tangkap Ahok !

×

Subscribe to Kabarnet.in

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×