Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

10 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Virus Yang Menyerang Manusia

Penyakit yang disebabkan oleh virus – Selamat datang di website TeknologiRAF yang selalu memberikan info yang Insya Allah memberikan banyak manfaat. Pada kali ini kita akan membahas pelajaran IPA. Pasti kita sering menemukan pertanyaan seperti berikut.

Apa Penyakit yang disebabkan oleh virus? Tuliskan virus yang menyerang manusia! Nah, pada artikel ini kita akan membahasnya.

Tubuh seorang manusia pastinya tidak akan selalu sehat, pastinya pernah merasakan sakit. Nah, penyakit tersebut bisa terjadi dari beberapa faktor, salah satunya adalah virus yang menyerang manusia.

Virus virus tersebut menyerang beberapa sel di dalam tubuh manusia, sehingga sel sel tersebut dapat terganggu bahkan rusak.

Pastinya penyakit yang disebabkan oleh virus mempunyai ciri ciri dan gejala yang berbeda, namun tetap membuat tubuh menjadi sakit. Nah, berikut penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia.

10 Penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia

1. Demam Berdarah

Demam berdarah yang biasa disebut DBD adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus yang cukup berbahaya.

Demam berdarah ini membuat penderitanya menjadi sakit pada bagian kepala, sendi, otot, tulang, dan juga pada bagian belakang mata. Bukan hanya itu demam berdarah juga membuat suhu tubuh penderita menjadi naik.

Virus yang menyebabkan penyakit demam berdarah adalah virus dengue. Virus dengue disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan nyamuk Aedes Albopictus melalui gigitannya.

Di Indonesia banyak sekali kasus demam berdarah, sehingga menempatkan Indonesia ke peringkat 2 dunia mengenai kasus demam berdarah ini.

Untuk itu kita harus menghindari penyakit demam berdarah ini dengan membersihkan bak mandi, melakukan fogging, memasang kawat anti nyamuk, bergotong royong membersihkan lingkungan, dan cara menghindari demam berdarah lainnya.

2. Ebola

Ebola adalah salah satu penyakit yang menjadi pusat perhatian beberapa tahun ini. Penyakit ebola ini ditemukan di Sudan dan Kongo pada tahun 1976. WHO mencatat telah terjadi sekitar 18 ribu kasus penyakit ebola yang terjadi di Afrika Barat.

Untungnya sampai saat ini belum ada tanda tanda ditemukannya penyakit ebola di Indonesia.

Baca juga: HP dibawah 3 juta

Ebola ini disebabkan oleh virus ebola yang dapat menyebar langsung melalui darah, tinja, urine, air liur, dan air mani.

Gejala awal jika terkena penyakit ebola adalah munculnya sakit pada bagian kepala, tenggorokkan, otot, dan sendi, badan menjadi sangat lemas, dan juga munculnya demam.

Nah, jika gejala awal tersebut sudah mulai muncul pada tubuh anda, maka nanti akan muncul lagi beberapa gejala lanjutan, seperti sakit perut, muntah-muntah, diare, pendarahan, dll.

Nah, untuk menghindari kita terkena atau tertular penyakit ebola, selalu mencuci tangan, gunakan peralatan medis dengan sekali pakai, dll.

3. Flu Burung

Penyakit ini merupakan penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Penyakit flu burung ini disebabkan oleh virus yang terbagi menjadi 2, yaitu H5N1 dan H7N9.

Gejala yang biasanya terjadi jika terkena penyakit flu burung adalah mimisan, sakit pada bagian perut dan dada, diare, muntah-muntah, dll.

Virus H5N1 ini pertama kali ditemukan pada tahun 1997, dan virus H7N9 pertama kali ditemukan pada tahun 2013.

Sebenarnya bukan hanya 2 virus tersebut yang dapat menyerang manusia, ada juga beberapa virus yang menyerang manusia lainnya, seperti H5N6, H6N1, H7N7, H9N2, dan H10N8.

Untuk mencegah penyakit flu burung ini anda dapat melakukan beberapa cara berikut, memasak daging dan telur unggas hingga benar-benar matang, tidak menyentuh unggas yang sedang terkena penyakit, tidak menyentuh cairan dan debu dari kotoran unggas yang terserang penyakit, dll.

4. Hepatitis

Penyakit hepatitis adalah sebutan untuk peradangan pada bagian hati. Walaupun hepatitis dapat disebabkan oleh faktor lain, namun pada umumnya hepatitis disebabkan oleh virus.

Contoh faktor lain yang dapat menyebabkan hepatitis adalah sering meminum alkohol, jika kita terserang hepatitis, pastinya fungsi organ hati kita terganggu.

Virus yang menyebabkan penyakit hepatitis adalah virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Pastinya virus-virus tersebut mempunyai penjelasan berbeda-beda.

Gejala umum yang terjadi jika terkena penyakit hepatitis adalah mual, sakit perut, berat badan mengalami penurunan, tidak nafsu makan, badan lemas, muntah-muntah, demam, dll.

Untuk mencegah penyakit hepatitis, kita harus melakukan beberapa langkah pencegahan, yaitu jangan mengonsumsi alkohol, menjaga kebersihan air, menjaga kebersihan bahan makanan, tidak berbagi alat medis, sikat gigi, pisau cukur, dll.

5. Campak

Campak adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia. Virus ini dapat dilihat dari adanya ruam di seluruh tubuh dan dapat menular.

Campak juga dapat terlihat darii beberapa gejalanya, yaitu mata menjadi merah, bengkak, sakit tenggorokkan, pilek, batuk kering, demam yang cukup tinggi, badan menjadi lemas dan letih, tidak selera makan, diare, dan muntah-muntah. Namun gejala gejala tersebut hanya akan terlihat jika penyakit campak sudah terjadi hampir 1 sampai 2 minggu.

Cara untuk mencegah penyakit campak termasuk mudah, yaitu memberikan imunisasi pada anak sejak kecil. Ini merupakan program pemerintah yang wajib dilakukan oleh semua orang. Biasanya imunisasi tersebut dilakukan pada umur 9 bulan, 2 tahun, dan 6 tahun.

Namun ada juga imunisasi yang memberikan vaksin gabungan dari gondongan, campak, dan juga campak Jerman. Nah, kalau imunisasi ini dilakukan pada umur 12 sampai 13 bulan dan 3 sampai 5 tahun.

Nah, jika anda atau anak anda sedang terkena penyakit campak ini, maka lakukan lah hal berikut, seperti mengingkatkan jumlah cairan yang berguna untuk mengatasi dehidrasi dan menghilangkan gatal di tenggorokkan, memberikan obat-obatan seperti vitamin dan antibiotik biasanya vitamin yang digunakan adalah vitamin A, dll. Namun anda harus meminta resep dokter terlebih dahulu.

6. Gondongan

Gondongan merupakan penyakit yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar parotis yang disebabkan oleh virus. Kelenjar protis adalah bagian tubuh yang berfungsi dalam memproduksi air liur, tempat kelenjar parotis adalah di bawah telinga. Ketika terkena penyakit gondongan pastinya salah satu sisi wajahnya akan membengkak.

Penyakit ini biasanya menyerang anak anak dan dapat menular. Penyakit gondongan disebabkan oleh virus yang merupakan keluarga paramyxovirus.

Gejala yang akan terjadi jika anda terkena gondongan adalah kehilangan nafsu makan, saki saat mengunyah dan menelan makanan, sakit pada bagian sendi, sakit pada bagian perut dan kepala, badan menjadi lelah, demam tinggi, dan mulut kering. Gejala tersebut akan muncul jika anda telah terserang gondongan selama 14 hingga 25 hari.

Baca juga: Penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit

Untuk mencegah terjadinya gondongan, kita harus memberikan imunisasi pada anak, imunisasi tersebut dilakukan jika anak sudah berusia 1 tahun dan akan diulang jika anak sudah berusia 5 tahun.

7. Malaria

Malaria adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi oleh parasit. Walaupun anda hanya mengalami gigitan nyamuk 1 kali infeksi malaria ini dapat terjadi. Bahayanya adalah jika penyakit malaria ini tidak ditangani dengan baik dan benar maka dapat menyebabkan kematian.

Malaria jarang menular langsung, namun penyakit ini dapat menular jika terkena kontak langsung dengan darah penderita, jika malaria ini dialami oleh ibu hamil, maka bisa jadi janin pada kandungannya juga terinfeksi penyakit malaria.

Gejala umum yang akan terjadi jika anda terkena penyakit malaria adalah, sering berkeringat, menggigil, demam, sakit kepala dan otot, muntah-muntah, dan diare. Gejala tersebut akan muncul jika anda sudah terinfeksi malaria sekitar 1-2 minggu. Jika semua gejala itu telah terjadi pada anda, maka segera hubungi atau kunjungi dokter terdekat anda.

Cara untuk mencegah penyakit malaria ini adalah menghindari gigitan nyamuk, menghilangkan genangan air di dalam rumah, memakai anti serangga, dan selalu gunakan pakaian yang menutupi tubuh.

8. Polio

Penyakit polio disebabkan oleh polio virus. Polio ini umumnya menyerang balita yang belum melakukan imunisasi vaksin polio dan menyerang sistem saraf pada tubuhnya, penyakit ini sangat mudah menular.

Penderita penyakit ini dibagi menjadi 3, yaitu polio paralisis, polio non paralisis, dan sindrom pasca polio.

Polio non paralisis ini adalah tipe polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan, gejala yang biasanya terjadi jika terkena polio non paralisis adalah, demam, muntah-muntah, sakit tenggorokan, sakit kepala, badan menjadi lemah dan letih, sakit pada bagian leher, punggung, tangan, dan kaki.

Polio paralisis adalah tipe polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Gejala yang dialami biasanya terjadi setelah sepekan, yaitu otot-otot menjadi lemah dan sakit, lengan dan kaki menjadi lemah, dan hilangnya refleks pada tubuh.

Sindrom pasca polio adalah tipe polio yang menyerang orang yang belum pernah terkena polio dan biasanya telah berumur 30 sampai 40 tahun. Gejala yang terjadi adalah susah berkonsentrasi dan mengingat, susah bernafas, susah menelan, otot dan sendi menjadi lemah dan sakit, depresi, kelainan pada bentung kaki dan pergelangan, sering mengalami gangguan tidur, mudah lelah, dan tidak kuat dengan suhu dingin.

9. Cacar Air

Penyakit cacar air disebabkan oleh virus varicella zoster. Cacar air ini umumnya menyerang anak-anak yang belum menginjak 10 tahun. Walaupun penyakit ini juga dapat menyerang orang remaja dan dewasa, namun biasanya jika sudah terkena cacar air di waktu kecil, maka ketika sudah dewasa tidak akan tertular kembali.

Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam-ruam pada kulit anda, ruam tersebut dapat menjadi bintil merah yang berisi cairan yang sangat gatal, setelah itu akan mengering menjadi koreng, dan akan terkelupas sendiri jika sudah 1 – 2 minggu. Bagian bagian yang ditumbuhi oleh bintil cacar air ini biasany di kulit kepala, wajah, belakang telinga, dada, perut, lengan, dan kaki.

Selain munculnya ruam dan bintil merah, gejala berikut ini juga dapat terjadi jika anda terserang cacar air, yaitu hilangnya nafsu makan, cepat lelat, sakit pada bagian kepala dan otot, mual-mual, dan demam.

Untuk mencegah cacar air ini anda dapat melakukan imunisasi atau vaksinasi. Walaupun proses imunisasi cacar air ini tidak wajib, namun tetap dianjurkan untuk melakukannya.

10. Diare

Diare umumnya disebabkan oleh virus norovirus dan rotavirus. Diare merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan dan saluran pencernaan, sehingga menyebabkan encernya tinja dan seringnya buang air besar (BAB).

Diare bisanya dapat terjadi beberapa hari namun bisa juga hingga berminggu-minggu.

Gejala diare pada umumnya bermacam-macam, seperti sakit perut, tinja tidak terlalu encer, kram perut, dan tinja menjadi sangat encer. Namun ada juga yang hingga demam.

Faktor lain yang dapat menyebabkan diare adalah efek samping obat tertentu, faktor psikologi, mengonsumsi minuman alkohol dan kopi dengan berlebihan.

Untuk mencegah diare anda dapat melakukan hal hal berikut, memakan makanan yang matang, menggunakan bahan makanan yang masih segar, mencuci tangan sebelum makan, dan memakan makanan yang sudah terjamin kebersihannya.

Itulah informasi mengenai penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang manusia. Semoga terbantu dengan adanya artikel ini. Semoga kita semua selalu sehat. Amin. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Posting 10 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Virus Yang Menyerang Manusia ditampilkan lebih awal di TeknologiRAF.



This post first appeared on TeknologiRAF, please read the originial post: here

Share the post

10 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Virus Yang Menyerang Manusia

×

Subscribe to Teknologiraf

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×