Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Langkah-langkah Merancang PCB Menggunakan Software Eagle

Eagle merupakan software untuk membuat PCB yang relatif mudah digunakan. Adanya license yang gratis / free membuat Eagle PCB cukup populer di kalangan pehobi elektronika yang ingin merancang PCB sendiri.

Selain karena gratis, salah satu fitur unggulan adalah: Perpindahan antara perancangan skema ke perancangan PCB hanya dengan mengklik 1 tombol saja. Berbeda dengan software PCB yang lain yang biasanya memerlukan proses pengaturan footprint atau generate netlist terlebih dahulu.

Hardware-hardware open-source seperti Arduino juga menggunakan software Eagle untuk merancang PCB. Oleh karena itu mari kita belajar tentang cara merancang PCB sendiri menggunakan software Eagle.

Langkah-Langkah Membuat PCB dengan Eagle

Di bawah ini kita akan merancang sebuah PCB contoh sederhana regulator 5V yang ada LED nya.

Buat Skema Baru

Bukalah software Eagle, kemudian klik New > Schematic

Halaman kosong akan muncul seperti pada gambar di atas ini.

Menambahkan Komponen

Langkah pertama dalam membuat PCB adalah menempatkan Komponen-komponen yang akan dipakai.

Kita menambahkan komponen dengan mengklik toolbar Add. Setelah tombol Add diklik, maka akan muncul daftar komponen yang sudah disediakan oleh Eagle. Pertama-tama kita tambahkan komponen regulator 7805 dengan cara search *7805* (Kita sengaja gunakan tanda bintang agar memudahkan pencarian komponen). Kemudian pilihlah komponen dengan bentuk yang diinginkan, setelah itu klik Ok.

Kita akan di bawa ke halaman skema kembali, di sini kita tinggal klik dan komponen regulator tadi akan ditempatkan pada skema.

Kita lanjutkan dengan mengklik toolbar Add kembali dan mencari *capacitor*. Setelah ketemu, silahkan pilih dan klik Ok.

Di area skema, tempatkan kapasitor di depan dan di belakang regulator 7805, seperti pada gambar di atas.

Dengan cara yang sama, kita menambahkan resistor.

Kemudian kita tambahkan juga LED 5mm.

Sehingga hasilnya seperti di atas, sudah ada resistor dan LED yang berfungsi sebagai indikator tegangan.

Kemudian klik toolbar Add kembali dan tambahkan terminal blok. Kode terminal blok yang sering dipakai adalah *500/2* ( 2 terminal), lihat gambar di atas.

Nah sampai saat ini kita sudah menambahkan semua komponen yang dibutuhkan. Selanjutnya adalah membuat Jalur rangkaian pada setiap komponen.

Membuat Jalur Rangkaian

Membuat jalur rangkaian adalah menyambungkan semua komponen-komponen yang sudah kita tempatkan pada skema.

Untuk membuat jalur rangkaian, klik pada toolbar Wire. Kemudian buatlah garis sambungan antar komponen. Penempatan garis sambungan ke komponen ini bersifat lengket / sticky, jadi proses ini cukup mudah dilakukan, apalagi kalau sudah terbiasa membuat diagram seperti Visio, Powerpoint, CorelDraw dan sejenisnya.

Ini adalah rangkaian yang kita buat, sebuah rangkaian regulator 5V sebagai contoh tutorial kita pada kali ini.

Untuk memastikan titik-titik sambungan yang kita buat benar-benar tersambung, maka kita bisa menambahkan titik sambungan dengan mengklik toolbar Junction, kemudian klik pada setiap pertigaan atau perempatan yang memang seharusnya tersambung.

Nah gambar di atas adalah skema yang sudah diberikan titik Junction, mudah bukan?

Memberi Nilai Komponen

Setiap komponen perlu kita beri nilai skema. Ini nantinya berguna untuk membuat daftar komponen / BOM (bill of material) dan untuk mencantumkan nilai komponen pada permukaan PCB.

Untuk memberi nilai pada komponen, caranya adalah dengan mengklik toolbar Value. Kemudian klik pada komponen yang ingin diberi nilai dan klik Ok.

Gambar di atas adalah tampilan skema kita yang komponen nya sudah diberi nilai.

Sampai di sini skema kita sudah siap digunakan untuk langkah berikutnya yaitu perancangan PCB.

Merancang PCB

Merancang PCB adalah proses membuat jalur-jalur PCB berdasarkan skema yang sudah kita buat. Rancangan PCB yang telah kita buat pada langkah sebelumnya akan disinkronkan dengan rancangan PCB yang kita buat.

Artinya disinkronkan adalah: Apabila ada revisi pada file skema, maka akan terjadi revisi juga pada file PCB. Demikian pula sebaliknya, kita tidak dapat menambahkan komponen baru ke dalam file PCB apabila tidak kita tambahkan dulu di dalam skema.

Klik pada tombol Generate/Switch to Board

Untuk pertama kalinya, akan dimunculkan warning seperti pada gambar di atas. Klik saja pada tombol Yes.

Gambar di atas adalah tampilan pertama kali ketika kita baru beralih dari mode skema ke mode PCB. Posisi komponen masih berantakan dan belum ada jalur PCB. Di sini terlihat garis kuning yang menghubungkan kaki-kaki komponen. Itu adalah jalur rangkaian yang sudah dibuat pada bagian skema. Garis ini akan membantu kita dalam membuat jalur PCB.

Pertama kali yang kita lakukan di mode PCB adalah mengatur penempatan komponen. Klik toolbar Group untuk memilih semua komponen.

Setelah semua komponen terpilih, klik pada toolbar Move, kemudian klik tombol kanan mouse sambil menekan tombol Ctrl. Lalu geser semua komponen ke area kotak PCB (kotak yang bergaris putih).

Setelah itu atur ukuran PCB dengan menggeser garis-garis kotak sehingga hasilnya kira-kira menjadi seperti gambar di atas.

Sekarang atur posisi masing-masing komponen dengan lebih rapi dan jalur kuning atau jalur rangkaian tidak tumpang tindih sebisa mungkin. Gambar di atas adalah contoh yang sudah penulis susun.

Sekarang kita mulai proses membuat jalur PCB (jalur tembaga). Pada contoh kali ini kita membuat jalur PCB single-side bagian bawah saja (bottom). Jalur bottom adalah jalur yang warna defaultnya adalah biru.

Klik pada toolbar Route, setelah itu lakukan setting di bawah ini….

Klik pada pilihan Width dan atur lebar jalur sesuai kebutuhan. Pada contoh di atas penulis menggunakan lebar 0.04 inch.

Kemudian pilih juga jenis Wire Bend atau lekukan jalur. Kita bisa memilih apakah lekukan berupa siku, membulat atau lurus. Pada contoh di atas penulis memilih jenis lekukan 45 derajat. Silahkan pembaca pilih sesuai selera.

Setelah pilihan di atur, sekarang kita langsung pada proses membuat jalur. Klik pada garis-garis kuning yang menghubungkan setiap komponen. Ketika diklik akan berubah menjadi biru, tariklah garis biru ini sehingga membentuk jalur yang benar dan tidak bertabrakan dengan jalur lainnya (short).

Lakukan proses membuat jalur sampai selesai, sampai tidak ada lagi garis kuning tersisa. Maka hasilnya kira-kira seperti gambar di atas (ini hanya contoh, silahkan pembaca berkreasi dengan membuat jalur sendiri).

Mengatur Layer yang Aktif

Sampai saat ini PCB sudah siap untuk dicetak, tapi pada halaman PCB ini masih menampilkan keterangan dan gambar komponen. Oleh karena itu kita harus menghilangkan layer-layer tertentu…

Klik pada toolbar Layer settings… , kemudian klik tombol None dan aktifkan layer Bottom, Pads, Via dan Dimension. Setelah itu klik tombol Ok.

Gambar di atas adalah tampilan rancangan PCB yang hanya menampilkan jalur PCB, tapak kaki komponen dan garis bentuk PCB. Rancangan ini sudah siap untuk dicetak menggunakan metode toner transfer.

Mencetak Rancangan PCB

Untuk mencetak, silahkan klik tombol Print seperti pada gambar di atas ini.

Nah, inilah rancangan PCB yang sudah siap cetak. Pada halaman ini pastikan mencentang pilihan: Black, Solid dan Scale Factor = 1.

Demikian langkah-langkah merancang PCB menggunakan Eagle. Bila ada yang kurang jelas atau ada saran tutorial Eagle yang lain, silahkan disampaikan di komentar. Selamat mencoba, selamat berkarya.

The post Langkah-langkah Merancang PCB Menggunakan Software Eagle appeared first on Komputronika.



This post first appeared on Tutorial Arduino Programming, please read the originial post: here

Share the post

Langkah-langkah Merancang PCB Menggunakan Software Eagle

×

Subscribe to Tutorial Arduino Programming

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×