Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Book Review : Beats Apart by Alanda Kariza & Kevin Aditya

Book Review Beats Apart by Alanda Kariza & Kevin Aditya

Judul Buku : Beats Apart
Penulis : Alanda Kariza & Kevin Aditya
Editor : Anida Nurrahmi
Penerbit : POP Imprint KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun terbit : September 2015
Bahasa ; Inggris
Halaman : 296 ; 13 x 17 cm
ISBN 978 979 91 0937 8


by Alanda Kariza & KEvin Aditya | Words Post

 Blurb

One man.
One woman.
Their feeling intertwined.
Their hearts beat apart

"Meeting her was a memorable accident.
And you were the collateral damage." -- M


Beats apart is a fiction of two people going through both pain and pleasure of loving. It started as an experimental project, which was written without a plot and lasted for one month. Alanda Kariza wrote in F's point of view, while Kevin Aditya spoke on behalf of M. Each writer alternately posted one part of their story every day on a blog in 2012. The writings are now ready for you to enjoy, in this book stunningly designed by Astranya Paramarta.

Will there ever be someone
who stays a heartbeat away from you? 

Apa yang aku pikirkan?
Ini pertama kalinya baca karya Alanda Kariza (& Kevin Aditya), bukunya apik sekali XD 
Karena Buku Ini memakai bahasa Inggris, juga banyak grafik monokrom, penulisan yang tidak membosankan -tidak biasa, justru ini hal yang tidak membosankan, dan warna teksnya, ...singkatnya buku ini memiliki penampilan yang apik. 

Terdapat banyak kata-kata yang bisa dicuplik sebagai quote, tapi jujur saja selain penampilan buku ini yang extraordinary, cerita yang dikemas tidak sebegitu menarik dengan penampilannya. 

Satu karakter F sebagai sosok perempuan, lalu her sebagai temannya F dan juga kekasih sejati M. Dan M sendiri sebagai sosok laki-lakinya. Bukunya mungil dan terdapat 296 halaman, karena bacaan yang ringan maka tidak memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan buku ini.

Tapi ngomong-ngomong buku ini sangat galau TAT. Saat aku pertama kali membaca buku ini aku sedang galau dan setelah membaca buku ini aku tambah galau T-T Kenapa ceritanya harus seperti ini, F sebagai mistress kenapa yang menjadi kekasih sejati pada akhirnya T-T jangan seperti itu, tidak adil ....menangis niagara, T.T


By Alanda Kariza & Kevin Aditya | Words Post
Salah satu quotable words kan T.T galau

Mistress yang berjaya. Kisah yang sederhana, karena tidak sampai ada dendam kesumat sebagainya itu >_> hehehe, dan her yang pemaaf. Aku jadi baper harusnya mistress itu ... hmmm.... tidak sebaik ini akhirnya. Tapi sudahlah, M juga begitu, even ya. Setiap ada kata atau kalimat yang sepertinya wow, atau make sense , biasanya memiliki tampilan yang diperjelas. Misal pada gambar diatas. Jadi buku ini menceritakan man and his mistress aka M dan F. Tapi sosok F juga menjadi villain juga. Pada pertengahan buku masalah sudah mulai menimbulkan dampaknya. F yang akhirnya meneguhkan hati ke Brazil. T.T aku harusnya bersimpati pada her sebagai kekasih sejati tapi karena her bagaikan snippet sedikit disini dan disana, jadi penokohannya kurang kuat T.T aku tidak mau bersimpati pada F tapi cerita ini melarutkan hatiku. Karena apapun itu, niat yang baik tidak bisa membenarkan amalan yang buruk. Get a grip.

With you gone, there would still be one thing I have to resolve. Her. ...p182

T.T saatnya pengeksekusian her. Perasaanku. Apalagi untuk mendramatisasi kalimat itu, bayangan saja satu kalimat itu dijadikan hanya satu halaman >,< dan pada kata her didramatisir dengan garis disekelilingnya membentuk pola matahari. Aku tidak bisa menahan ini T^T Meskipun menggunakan kata yang setenang samudera nan dalam, badai akan tetap datang.

By Alanda Kariza & Kevin Aditya | Words Post
Grafik monokrom yang bertebaran ditiap pergantian judul, tidak akan  membosankan XD
Selain her, M, dan F ...terdapat juga beberapa tokoh disini. Seperti kisah orangtua F & M, seorang mahasiswa hubungan internasional yang ditemui di Jerman, seorang teman duduk di pesawat, teman bisnis ibu F ...

Beberapa kata-kata galau yang bisa dicuplik :P

Thousands of feet above ground, I am detaching myself from each and every problem and opportunity and anything else I have. And within me, I contemplate ...p275

She told me that I had changed so much and that must be due to the help of someone else. Someone influential. Someone  remarkable. Someone she insisted to be introduced if we ever reunite again in our hometown anytime soon. I have changed? How so? There are so many questions in my heart, as usual ... p230

Nonetheless, if I have learned anything in more than two decades of my life, the one lesson I always remember is that nothing is purely black and white. There must be shades of grey in between your bear hugs and faux smiles ...p165

Loving you is pain, but being with you is the remedy. You are a drug that a patient needs to consume daily. Or perhaps three times a day ...p109

Sebenarnya masih ada satu lagi kata-kata cuplikan favoritku, tapi karena susah ditemukan -kenapa jurus keramat ctrl+f tidak berfungsi pada paperback T.T- jadinya maafkan aku tak bisa kutuliskan disini. Cuplikan-cuplikannya membuat galau. Mistress yang berjaya. M yang kurang tegas jadi laki-laki. Dan satu perempuan baik yang dikorbankan. sigh, meskipun dari awal baca juga sadar ini bercerita dari sisi mistress aka F. Dan M yang lebih mencintai F. Okke, not a good role model ideal story for me :P sungguh menggalaukan '3'
Alas, buku ini treasure untuk dikoleksi :)


This post first appeared on Words Post, please read the originial post: here

Share the post

Book Review : Beats Apart by Alanda Kariza & Kevin Aditya

×

Subscribe to Words Post

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×