Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Toko pertanian, Peluang usaha di desa yang cukup menjanjikan

usaha toko pertanian di desa

Dengan ketersediaan lahan pertanian yang masih cukup luas di desa, usaha Toko Pertanian sampai saat ini masih sangat menjanjikan. Pola tanam yang dianut kebanyakan Petani sekarang sangat tergantung dengan saprotan produksi pabrikan menjadi alasan masih potensialnya bisnis ini.

Dalam sebuah  desa dengan luas lahan pertanian kurang lebih 220 ha permusim perputaran uang untuk belanja saprotan bisa menyentuh angka 800juta. dan itu dengan asumsi biaya paling rendah. Sebagai gambaran mngenai biaya dalam produksi pertanian, dalam hal ini tanaman padi bisa anda simak pada artikel menghitung keutungan petani permusim.

Meski artikel itu dibuat tahun 2017, angka yang dipakai masih cukup relevan saat ini dan perhitungan dalam artiket tersebut untuk luas 1/6 ha sesuai luas sawah yang umum di pedesaan.

No Uraian jumlah satuan Nilai
1 Kebutuhan benih 5 kg 60.000

Kebutuhan Pupuk
1 Urea 50 kg 90.000
2 SP-36 8 kg 16.000
3 Za 25 kg 35.000
4 NPK 37 kg 85.100
5 Organik 16 kg 8.000
Kebutuhan pestisida
1 Insectisida 1 btl 80.000
2 Fungisida 2 btl 160.000
3 Bakterisida 1 btl 100.000
Total 634.100

Dengan mengambil data saprotan saja biaya sudah mencapai Rp.634.100 . Dan biaya yang tercantum akan lebih tinggi karena untuk Pupuk subsidi ada aturan jumlah yang harus sesuai dengan RDKK, sehingga jika ingin menggunakan pupuk lebih banyak maka pilihannya adalah menggunakan pupuk import, yang pastinya akan menambah biaya.

Berikut adalah sedikit gambaran mengapa toko pertanian masih menjadi usaha di desa yang cukup menjanjikan;

Serangan Hama adalah rejeki

Dari data di atas, untuk biaya pestisida, selain dipengaruhi merk yang dipakai juga volume. Petani kita banyak yang malas membaca petunjuk penggunaan sehingga kebutuhanakan pestisida terkadang mengambil porsi yang tidak kalah besar. Terlebih jika terjadi serangan hama, maka penggunaan pestisida akan semakin menggila.

Meski agak sadis, mengambil keuntungan dari penderitaan petani. Tapi seperti itulah kenyataannya, petani sekarang beda dengan petani jaman dahulu. Petani sekarang tidak lagi menikmati bertani sebagai proses alami, semua serba instan.

Distributor Pupuk Bersubsidi

Dalam membuka usaha toko pertanin akan lebih baik jika sekaligus menjadi distributor pupuk bersubsdi, meski proses untuk menjadi distributor sangat berliku, tapi akan sebanding dengan hasilnya. Untuk menjadi distributor pupuk, tentu hal yang perlu anda siapkan adalah gudang penyimpanan dan modal lebih karena untuk pupuk harus dibayar tunai sebelum musim tanam sementara petani kebanyakan baru mengambil jika tanamannya sudah mulai memerlukan pupuk.

Tidak perlu Promosi

Untuk pupuk jelas kebutuhan utama petani yang keberadaannya akan selalu diburu, malah ada semboyan petani jika pupuk langka "berapaun akan dibeli asal ada barang".  Sedang untuk pestisida toko anda tidak akan memerlukan promosi alasannya adalah supplier pestisida tersebutlah yang akan melakukan promosi, mulai dari pertemuan dengan anggota kelompok tani dan terkadang satu paket dengan demplotnya, sampai mengadakan konser musik dengan mendatangkan penyanyi dangdut koplo papan atas seperti Nella karisma, dan anda cukup duduk manis menikmati meroketnya omzet penjualan.

Petani lebih suka berhutang

Bayar panen sepertinya sudah tradisi, karena memang keuntungan dalam bertani memang tidak terlalu besar, dan kondisi tersebut bisa menjadi kabar baik atau buruk bagi anda yang akan memulai usaha toko pertanian tergantung dari sudut mana anda memandang.

Jika modal anda besar maka anda bisa pertimbangkan memberi pinjaman pupuk kepada petani dengan sistem bayar panen yang tentunya akan mengenakan sedikit biaya tambahan. tetapi jika modal anda terbatas atau anda termasuk orang yang sedang berjuang menghindari riba maka sistem bayar panen akan sangat tidak cocok.

Demikian artikel tentang Toko pertanian, Peluang usaha di desa yang cukup menjanjikan, semoga bermanfaat








This post first appeared on Cerita Dua Dunia, please read the originial post: here

Share the post

Toko pertanian, Peluang usaha di desa yang cukup menjanjikan

×

Subscribe to Cerita Dua Dunia

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×