Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Memilih TV LED yang hemat listrik

Sekarang ini semakin marak TV LED dengan berbagai merk. Selain Teknologi gambar yang jernih dan tajam, tentunya kita juha memilih TV LED yang hemat listrik. Dibanding tv LCD pendahulunya memang Teknologi Led lebih menghemat listrik. TV LED memanfaatkan teknologi terbaru yang juga sekarang ini dikembangkan dalam berbagai Lampu penerangan yang cukup terang walau kebutuhan daya listrik bisa dihemat. Teknologi LED ditemukan dengan mengembangkan sisi pemakaian daya dan ketahanan dalam suhu. Pada lampu penerangan yang mempergunakan teknologi LED lebih dingin dan tidak sepanas lampu penerangan pada umunya seperti neon dan bolam. Begitu pula pada teknologi tv yang memanfaatkan teknologi ini tentu juga lebih hemat. Apa yang perlu kita pertimbangkan saat akan memilih dan membeli TV LED yang hemat listrik?.

tv-led-hemat-listrikApa itu teknologi LED?

Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik lainnya.

Bentuk LED mirip dengan sebuah bohlam (bola lampu) yang kecil dan dapat dipasangkan dengan mudah ke dalam berbagai perangkat elektronika. Berbeda dengan Lampu Pijar, LED tidak memerlukan pembakaran filamen sehingga tidak menimbulkan panas dalam menghasilkan cahaya. Oleh karena itu, saat ini LED (Light Emitting Diode) yang bentuknya kecil telah banyak digunakan sebagai lampu penerang dalam LCD TV yang mengganti lampu tube.

Bagaimana teknologi LED pada TV?

Teknologi LED dalam TV sebenarnya memang sangat mirip dengan teknologi LCD bahkan jika dilihat dari segi kinerjanya titak jauh berbeda. Dalam hal layar LED juga sama halnya dengan LCD yang memakai teknologi Liquid Crystal Display dengan desain tipis. Salah satu perbedaan yang mencolok antara LCD dan LED adalah sumber cahayanya yang terdapat di belakang layar. Jika TV LCD masih menggunakan lampu neon, dan TV LED menggunakan Light Emitting Dioda.

Terdapat dua jenis pencahayaan pada teknologi LED. Yang pertama yaitu pencahayaan Edge dan yang kedua yaitu pencahayaan Full-Array. Untuk pencahayaan dengan tipe Edge, rangkaian dioda diatur sepanjang tepi di bagian luar layar. Ketika ada arus listrik yang mengalir, maka cahaya didistribusikan di daerah layar. Sedangkan pencahayaan jenis Full-Array, terdapat beberapa baris dioda di bagian belakang semua permukaan layar. Dioda adalah salah satu komponen dari elektronika yang termasuk sebagai komponen aktif bisa juga dipakai untuk pengontrol arus listrik. Dengan adanya dioda, sumber cahaya memberikan lebih banyak control atas kecerahan serta peredupan layar, karena dioda dapat dihidupkan dan dimatikan secara independen.

Selain itu, LED ini banyak digunakan di berbagai peralatan saat ini. Beberapa monitor PC, layar laptop, ponsel, smartphone, maupun tablet sudah menggunakan teknologi LED ini sebagai layarnya. Untuk dapat membuat layar utuh, dalam tiap pikselnya terdapat susunan LED tiga warna, yaitu merah, hijau, dan biru. (Mengapa warna-warna itu yang digunakan? Baca artikel sebelumnya) LED juga digunakan dalam penampil angka yang dikenal sebagai 7-segment LED. Beberapa lampu juga saat ini telah menggunakan LED. Dipilihnya LED untuk berbagai kebutuhan ini antara lain karena LED membutuhkan energi yang relatif kecil dan digunakan secara efisien.

Bagaimana TV LED bisa hemat listrik?

LED TV pada dasarnya merupakan pengembangan dari LCD TV. LED TV menggunakan back light sebagai pengganti cahaya fluorescent yang digunakan pada jenis LCD TV. Ada dua macam bentuk LED TV yang beredar di pasaran, yaitu : RGB LED dengan LED yang diletakkan di belakang panel layar, atau EDGE-LED dimana LED diletakkan di sekeliling layar.

Jika di­bandingkan dengan TV tabung, LED TV mampu menghemat daya hingga 50 persen. Sementara, jika dibandingkan dengan LCD TV, LED TV bisa menghemat daya 20-30 persen. Hal itu disebabkan LED TV menggunakan pencahayaan dari LED yang mengkonsumsi daya listrik lebih rendah.

Apakah TV LED lebih awet?

LED memiliki daya tahan yang cukup lama karena merupakan perangkat padat dan keras. Konsumsi daya yang diserap oleh LED relatif rendah dan ini sangat menguntungkan ditengah kenaiakn tarif dasar listrik (TDL). Usia lampu LED juga sangat panjang yaitu lebih dari 50 ribu jam. Dengan semakin murahnya biaya produksi lampu LED, sekarang lampu jenis lainnya, seperti neon, pijar, merkuri dan lainnya akan mulai ditinggalkan dan kebanyakan mulai beralih menggunakan lampu LED. Berbagai tipe lampu dari lampu LED bulb untuk kebutuhan rumah tangga, lampu sorot LED untuk kebutuhan komersil dan industri, lampu PJU LED, dan lainnya mulai diproduksi dan dikembangkan secara kontinyu melihat potensi pasar ini.

Apa alasan utama memilih TV LED?

Menurut ahli elektronika dari Pu­sat Penelitian Elektronika dan Te­le­ko­munikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Masyuri Wahab, di­lihat dari sudut pandang teknologinya, LED TV memang menawarkan peng­he­ma­tan energi secara signifikan. Jika di­bandingkan dengan tv tabung. LED TV mampu menghemat daya hing­ga 50 persen. Sementara, jika dibandingkan dengan LCD TV, LED TV bisa menghemat daya 20-30 persen. Hal itu disebabkan LED TV menggunakan pencahayaan dari LED yang mengkonsumsi daya listrik lebih rendah.

Selain itu, Kelebihan tv LED antara lain ting­kat contrast yang jauh lebih tinggi di­bandingkan LCD TV setara atau bahkan lebih tinggi daripada plasma tv dan memungkinkan produsen un­tuk memproduksi televisi layar datar dengan ukuran super tipis, dengan ketebalan sekitar 2.5 cm. Kelemahan utamanya adalah harganya yang lebih mahal untuk ukuran yang sama. Harga LED TV yang termurah sekitar 1,5 kali lipat LCD.

FacebookTwitterGoogle+PinterestLinkedInDiggStumbleUponGoogle BookmarksKindle ItDeliciousTumblrDiigoShare


© Penulis for Tips bermanfaat, 2016. | Permalink | No comment | Add to del.icio.us
Post tags: hemat listrik, memilih tv led, Memilih TV LED yang hemat listrik, TV LED

Feed enhanced by Better Feed from Ozh

The post Memilih TV LED yang hemat listrik appeared first on Tips bermanfaat.



This post first appeared on Hidup Sehat, please read the originial post: here

Share the post

Memilih TV LED yang hemat listrik

×

Subscribe to Hidup Sehat

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×