Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Menyesal itu Tidak Ada Gunanya Jika sudah Memahami Ini

Menyesal itu tidak ada gunanya. Tapi Menyesal sering dilakukan banyak orang ketika mengalami sebuah kejadian yang jelek. Dan biasanya Menyesal Itu dilakukan diakhir setelah mengambil keputusan yang dianggap salah.

menyesal-itu-tidak-ada-gunanya

Sebenarnya sikap menyesal itu baik, yang tidak baik adalah ketika menyesal itu dilakukan terus menerus. Dan membuat menjadi malas untuk mengerjakan hal yang lain. Saya menyebutnya meratapi penyesalan. Jadi terpaku dengan sebuah kejadian, lalu sibuk menyalahlkan diri sendiri terus. Ini yang memiliki dampak buruk terhadap kehidupan. Seolah-olah hidup dimasa lalu yang jelek. Padahal waktu terus bergerak sehingga meratapi penyesalan itu adalah sikap yang salah dan harus dihindari. Baca terus artikel ini.

Menyesal itu Buat apa?

Saya sering bertemu banyak orang yang belajar di kelas AMC online yang menyesal terhadap situasi hidupnya. “kenapa dulu saya ikut bisnis A”, “coba dulu saya ikut kelas AMC, pasti saya tidak bangkrut seperti ini”, “dulu saya punya uang memilih untuk gabung bisnis, bukan belajar AMC, tapi malah zonk hasilnya”. Banyak lagi bentuk penyesalan yang sering saya dengar dari banyak orang lainnya. Mungkin anda juga pernah mengalami situasi yang juga membuat menyesal. Pertanyaannya adalah “menyesal itu buat apa?”. “apakah menyesal itu bisa mengubah keadaan yang terjadi?”

apa-gunanya-menyesal

Menyesal itu tidak ada Gunanya

Menyesal dan meratapi kejadian yang sudah berlalu adalah sesuatu kegiatan yang tidak ada gunanya. Kenapa? karena tidak bisa mengubah kejadian apapun dalam hidup anda dimasa lalu. Ada hadist Rasulullah yang artinya :

“Diriwayatkan dari Abi Hurairah –semoga Allah menridhainya- ia berkata, ‘Rasulullah SAW bersabda, ‘Termasuk baik Islam seseorang  adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.’”

buku solusi masalah hidup

Kejadian yang sudah terjadi tidak bisa kita ubah, yang bisa kita ubah adalah kejadian yang dimasa datang. Anda harus pahami ini. Dan satu lagi yang harus kita sadari bersama, bahwa setiap kejadian adalah hasil dari “Pikiran” kita sendiri. Semua kejadian itu hasil keinginan anda. Lalu buat apa diratapi dan disesali?

Lakukan Hal ini saja daripada Menyesali Kejadian

Sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa menyesal itu tidak ada gunanya dan tidak bisa mengubah keadaan dimasa lalu. Lalu apa yang harus dilakukan. Ada 2 Hal yang bisa kita lakukan untuk menyikapi kejadian yang sudah terjadi.

Pertama, Terimalah kejadian . Sadari bahwa kejadian apapun itu sebagai hasil dari keinginan anda sendiri. Kalau anda mau belajar di kelas AMC, maka anda akan memahami mekanisme kerja pikiran.

Dalam kelas AMC saya menyadarkan banyak orang bahwa hidup seseorang itu sudah sesuai dengan Pikirannya sendiri.

Kedua, Ubahlah Pikiran Anda. Saat anda memahami bahwa kejadian itu hasil Pikiran anda sendiri. Maka satu-satunya cara untuk memperbaiki keadaan kedepannya adalah dengan mengubah Program yang ada dalam Pikiran. Kalau isi pikiran anda tetap saja maka ya jadinya keadaan pasti tetap saja.  Tapi kalau isi pikiran diubah maka pasti hidup juga pasti berubah.

Jadi apakah mau terus hanyut dalam ratapan? mau terus menyesali sebuah kejadian yang sudah berlalu? Saya percaya setiap manusia ingin hidup yang penuh kebaikan dimasa depan. Sehingga berhentilah untuk menyesal yang berlarut-larut, semangatlah menatap masa depan anda. Berpikirlah yang jernih, berpikirlah yang mengkayakan untuk masa depan anda. Ingatlah bahwa hidup anda tergantung dari isi Pikiran anda sendiri. Sehingga isilah dengan hal-hal yang membahagiakan dan menyenangkan saja.

Share the post

Menyesal itu Tidak Ada Gunanya Jika sudah Memahami Ini

×

Subscribe to Firman Pratama | Mensugesti Dan Memberi Solusi | Inspirasi Dari Bawah Sadar Untuk Mensugesti Dan Memberi Solusi

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×