Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Hidup Seseorang Susah itu Karena Kesalahan Yang Satu Ini

“Hidup saya susah terus mas firman, saya sudah bekerja sudah berusaha tetapi kenapa sepertinya uangnya kurang terus”Pertanyaan ini saya lihat ada di komentar youtube Cahaya Kehidupan. Pertanyaan ini mungkin mewakili banyak orang, termasuk anda. Pertanyaan mirip seperti itu saya juga dapatkan dari seorang peserta kelas AMC online, begitu saya tanyakan kenapa mau belajar AMC.

Jawabannya ya seperti itu, sudah bekerja keras selama ini tetapi tidak bisa punya apa-apa. Mobil tidak punya, rumah juga masih nyicil. Padahal sudah 20 tahun bekerja. Kenapa bisa seperti itu? bukankah ketika bekerja itu mendapatkan gaji? Mendapatkan uang? Lalu kemana saja uangnya? Coba anda teruskan membaca ya.

Hidup Seseorang itu Tergantung Apa?

Hidup Seseorang Itu beda-beda, ada yang kaya sejak lahir. Ada yang sebaliknya yaitu susah sejak lahir. Ada yang ketika lahir susah tapi di usia dewasa justru menjadi kaya. Ada yang sudah bekerja keras, bahkan sehari penuh bekerja, berbisnis tapi tidak kaya. Ada yang bekerjanya sebentar tapi justru malah kaya. Kalau anda mengatakan bahwa hidup seseorang tergantung kerja kerasnya maka itu salah. Lalu Hidup Seseorang Itu tergantung apa?

Jawabannya, Hidup seseorang itu tergantung dari program yang ada dalam pikirannya. Kalau programnya itu mengkayakan maka pasti mudah menjadi kaya, tapi kalau programnya isinya sebaliknya yang menyusahkan maka pasti mudah menjadi susah.

Baca ini juga : Lakukan hal Penting ini jika ingin merubah nasib

Program Pikiran itu Contohnya apa?

Program dalam pikiran adalah semua yang pernah masuk ke dalam pikiran kita, termasuk ilmu yang pernah anda pelajari. Khususnya ilmu tentang kehidupan. Karena ilmu seseorang itu berpengaruh utama dalam kehidupan manusia. Bisa saja ilmu yang selama ini dianggap benar ternyata salah dan justru membuat seseorang itu susah. Tapi celakanya, banyak orang tidak mau menyalahkan ilmunya, karena menganggap ilmu itu dari seorang “guru” yang merupakan tokoh agama dan sejenisnya. Padahal sudah jelas hidupnya susah, hidupnya tidak nyaman tetapi masih ngotot dengan kebenaran ilmunya. Lucu sih ini.

Anda bisa dengarkan juga di video Youtube Cahaya Kehidupan ini

Berani mengakui Kesalahan

Memang sih mengakui sebuah kesalahan itu berat, karena dari kecil banyak orang mendapat didikan untuk suka menyalahkan diluar dirinya. Misalnya ketika ada seorang anak kecil yang terkena meja kemudian menangis lantas yang disalahkan adalah mejanya, “mejanya nakal, mama pukul ya”, lalu si anak ini diam dari menangisnya. Padahal yang salah bukan mejanya tapi anak itu yang kurang hati-hati. Nah kebiasaan ini membuat banyak orang susah untuk mengakui kesalahan. Padahal kunci untuk melakukan perubahan hidup adalah mau untuk mengakui kesalahan. Saya dulu ketika awal bekerja, masih dilevel yang bawah,  sering disalahkan oleh senior. Bahkan dibilang bodoh, tapi saya ya akui saja karena memang salah. Dan akhirnya saya belajar untuk berubah.

Kalau anda tidak mau disalahkan, tidak mau disebut bodoh lantas bagaimana mau berubah? Anda merasa benar dengan sesuatu yang salah, padahal hidup anda sedang tidak nyaman. Kalau hidup seseorang itu susah maka pasti ilmu yang ada dikepalanya salah. Maka harus mengakui salah dan mau sungguh-sungguh untuk mengubah ilmunya.

Tapi semua tergantung anda sih, apakah mau mengubah hidup menjadi lebih enak, atau kah mau tetap saja hidupnya seperti saat ini. Tugas saya hanya menyampaikan dan mencoba membuka pikiran anda tentang kesalahan yang sedang anda anggap benar itu.

Share the post

Hidup Seseorang Susah itu Karena Kesalahan Yang Satu Ini

×

Subscribe to Firman Pratama | Mensugesti Dan Memberi Solusi | Inspirasi Dari Bawah Sadar Untuk Mensugesti Dan Memberi Solusi

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×