Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Memaknai Arti “Berkurban” di Hari Idul Adha Supaya Hidup Lebih Kaya

Hari ini umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha yang sering disebut juga Hari Raya Kurban. Perayaan Idul Adha yang masih dalam kondisi pandemi sehingga memang acara penyembelihan hewan kurban harus disesuaikan agar tidak berkerumun.

Di tempat saya, yang biasanya disembelih sendiri lalu mengundang warga sekitar untuk makan sate, kali ini diserahkan ke pihak masjid untuk dilakukan pengelolaan daging hewan kurban. Juga warga lain sepertinya berkurang yang melakukan penyembelihan hewan kurban. Kali ini saya ingin membahas tentang apa makna dari berkurban di hari Idul Adha. Berkurban disini artinya menyembelih hewan kurban yaitu kambing atau sapi ya. Dibaca terus ya dengan santai

Arti dari Berkurban

Saya cari asal dari kata qurban ternyata dari “Qariba” yang artinya dekat atau mendekatkan. Begitu masuk diserap ke bahasa Indonesia menjadi karib ya. Kedekatan ini yang menjadi inti dari ajaran Hari Raya Idul Adha. Kedekatan terhadap Allah yang Maha Baik. Dalam qurban, dikenal juga istilah udlhiyyah yang merupakan nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya qurban. Selain itu, terdapat juga kata tadlhiyyah digunakan sebagai makna berqurban atau melakukan qurban. Sebagian orang melihat hari Raya Idul Adha sebagai hari dimana hewan dibantai bersama-sama. Sapi dan kambing disembelih bersamaan. Padahal bukan “penyembelihan” itu makna hakikatnya.

Baca juga : Ingin menjadi kaya itu menyenangkan, kenapa takut?

Kenapa harus menyembelih Hewan Kurban?

Ada beberapa teman saya yang berpikir sinis tentang penyembelihan ini, bahkan tadi saja ketik saya buat status “bye..bye..sapi”, eh ada yang komen “sapi-sapi jadi tumbal”. Padahal hakikat menyembelih hewan itu bukan tumbal, tapi bagaimana kita berani menyisihkan anggaran untuk sesuatu yang tidak kita nikmati secara langsung. Misalnya, kita nabung untuk membeli motor merk A sebut saja harganya 20juta. Setelah motor dapat tentu bisa kita nikmati, bisa kita buat sarana transportasi dan sebagainya. Ada manfaat jelas buat kita setelah “berjuang” menyisihkan uang untuk membeli motor.

Sekarang bandingkan dengan hewan sapi, harganya juga sekitar 20juta. Anda menabung, menyisihkan uang untuk membeli sapi lalu disembelih dan dagingnya tidak kita nikmati semuanya. Secara logika tentu mengeluarkan uang untuk hewan kurban lebih berat karena tidak ada wujudnya. Banyak orang bisa mencicil untuk memiliki sepeda motor  selama 2 tahun, tapi tidak bisa mencicil untuk membeli hewan kurban.

Berani Berkurban itu Berani untuk Kaya

Saat anda berani berkurban maka artinya anda berani untuk menjadi kaya. Ketika anda bertanya ke saya bagaimana melatih untuk berani kaya? Jawabannya, “berkurbanlah”. Ketika kita berani untuk meniatkan berkurban di hari raya Idul Adha maka anda sedang berani untuk berpikir kaya. Biasanya di kepala anda muncul banyak penolakan, yang berpikir eman lah, yang berpikir untuk kebutuhan anak sekolah lah, kebutuhan makan dan sebagainya. Nah, program pikiran seperti itu yang harus disembelih alias dipotong atau dihancurkan supaya anda menjadi kaya.

Inilah hakikat dari penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha, sesungguhnya yang dikurbankan bukan hewan-hewan itu tapi program yang salah dalam pikiran kita.

Dengan memahami makna dari Berkurban di Hari Raya Idul Adha yang benar seperti ini maka bisa membuat anda menjadi pribadi yang lebih kaya. Coba deh, anda niatkan untuk berani berkurban selesai membaca tulisan saya ini. Lepaslah dari semua program di pikiran yang menghambat anda untuk berkurban, tidak perlu takut untuk mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak bisa anda nikmati karena orang kaya itu berani untuk keluar uang sebab selalu berpikir bahwa uangnya kembali lagi.

Share the post

Memaknai Arti “Berkurban” di Hari Idul Adha Supaya Hidup Lebih Kaya

×

Subscribe to Firman Pratama | Mensugesti Dan Memberi Solusi | Inspirasi Dari Bawah Sadar Untuk Mensugesti Dan Memberi Solusi

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×