Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

KPPU merekomendasikan agar Harga Sepeda Motor ditingkat diler hanya harga Off The road . . . Konsumen dibebaskan untuk memilih !

TMCblog.com – Bro seklaian ada beberapa Point hal yang Tmcblog anggap menarik dari yang dituliskan oleh Kompas mengenai dugaan Kartel antara Pabrikan Honda dan Yamaha yakni mengenai hal hal yang bersangkutan dengan Harga Off  The road dan harga On The road . . . dimana Konsumen direkomendasikan Oleh KPPU  untuk bebas memilih membayar Pajak BBn dan lain lain Sendiri atau dititipkan ke diler . . . jadi bisa Pilih beli off the road atau On The road ? . . Cekidot deh  . .

Dalam pemberitaan Kompas, tmcblog copas sebagai berikut sob. KPPU juga membacakan 5 butir rekomendasi putusan buat majelis hakim. isinya adalah :

  1. Menyatakan bahwa Terlapor I dan Terlapor II terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran Pasal 5 Ayat (1) UU No 5 Tahun 1999.
  2. Menghukum Terlapor I dan Terlapor II berdasarkan Pasal 47 UU No 5 Tahun 1999.
  3. Merekomendasikan kepada majelis hakim komisi untuk melarang Terlapor I dan Terlapor II menetapkan harga jual (on the road) sebagai harga referensi untuk konsumen (end user), melainkan hanya sebatas harga off the road.
  4. Merekomendasikan kepada majelis komisi untuk memberikan saran kepada pemerintah, khususnya instansi terkait untuk melarang pelaku usaha otomotif untuk memberikan harga referensi kepada main dealer atau dealer dengan memasukkan komponen harga BBN (Bea Balik Nama) atau sejenisnya yang pada pokoknya komponen harga tersebut bukan merupakan struktur harga dari prinsipal (pabrikan).
  5. Menyatakan bahwa biaya BBN dan biaya tambahan lainnya yang dipungut oleh negara dibayarkan atas dasar pilihan konsumen, apakah akan dibayarkan sendiri atau melalui diler

Nahhh Kalo soal Kartelisasinya mungkin sobat bisa bahas Sendiri . . Yang tmcblog mau bahas sekarang adalah Rekomendasi ke 3 sampai ke 5  dimana  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada dasarnya menginginkan penjualan di Tingkat dealer tidak menggunakan harga On The road sebagai harga referensi ke Konsumen.

FYI ada kosa kata yang sering kita bahas di tmcblog yakni NJKB ( Nilai Jual Kendaraan bermotor ) . . NJKB ini merupakan harga pasaran umum ( HPU) atas suatu kendaraan bemotor. NJKB Off the road sendiri adalah adalah Harga Off the road ( kosong) dikurangi pajak pertambahan Nilai. Nah Biasannya Variabel ini pembentuk Harga On The road dari Sebuah Unit Motor yang dapat dihitung berdasarkan Harga NJKB adalah  :

  1. Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB) = 1,5% Harga NJKB
  2. Bea Balik Nama Kend. Bermotor ( BBnKB ) = 10% Harga NJKB
  3. Pajak pertambahan Nilai ( PPn) = 10% harga NJKB
  4. PPh Pasal 22 = 1,5% pembelian ( kayaknya NJKB)
  5. Biaya Diler

Nah Harga On The road itu biasannya merupakan Harga NJKB + Point 1 sampai Point 5 . .  Jadi pada dasarnya di 3 pasal rekomendasi KPPU tersebut, Harga di tiap tiap dealer penjualan adalah Harga off The road saja. Sedangkan Konsumen diberi kebebasan untuk membayar biaya BBN dan biaya tambahan lain Via diler atau dilakukan sendiri ke kantor samsat setempat nahhh . . . Gimana sob  . . setuju atau Nggak ?

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

  • email : [email protected]
  • instagram : tmcblog
  • telegram chanel : tmcblog
  • Facebook TMCBlog
  • Twitter Resmi TMCBlog @motoupdate
  • blog alternatif ; http://ringpiston.com
  • Video Blog : kanal Youtube TMCBlog
  • Android App : Google Play Store
  • iOS App : App Store




This post first appeared on TMC-MotoNews | 1st Home Of TMCBlog, please read the originial post: here

Share the post

KPPU merekomendasikan agar Harga Sepeda Motor ditingkat diler hanya harga Off The road . . . Konsumen dibebaskan untuk memilih !

×

Subscribe to Tmc-motonews | 1st Home Of Tmcblog

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×