Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

5 Tips Membeli Rumah untuk Milenial

5 Tips Membeli Rumah untuk Milenial

Rumah merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan. Karena Rumah merupakan bagian dari kebutuhan primer, yang artinya rumah merupakan kebutuhan pokok untuk setiap orang. Karena aset tertinggi dalam kehidupan adalah rumah, mau kita sekaya apapun kalau kita nggak punya rumah percuma.  

Tetapi dalam hal ini banyak yang mengeluhkan bahwa harga rumah itu mahal. Jadi banyak orang pesimis untuk memiliki rumah. Nah dalam hal ini catatan baru akan membahas tentang tips bagaimana cara kita bisa menabung untuk membeli rumah terutama untuk mellenial.

Jadi cara membeli rumah itu ada dua, yang pertama secara cash dan yang kedua adalah kredit, atau biasa disebut KPR. Kalau cash Kamu harus punya dana yang besar diawal, sedangkan yang kredit kita bisa angsur perbulan berapa. 

Lalu bagus yang mana antara cash dengan kredit? Sebenarnya semua bagus, yang terpenting adalah sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Jika kamu merasa bahwa mampu untuk membeli cash, dan dalam proses tersebut kamu memilih ngontrak dan uangnya jika sudah cukup kemudian membeli cash, itu nggak masalah.Atau kamu memlih untuk kredit juga nggak masalah juga. Yang penting sesuaikan dengan kemampuan kamu. 

Lalu untuk kredit apakah diperbolehkan dalam Islam? Oke kalau bicara seperti ini kita bicara tentang riba. Karena Allah mengharamkan riba, tapi kita harus tau dulu sistem kredit itu seperti. Yang tidak boleh itu sebenarnya membuka bunga. Jadi misal harganya sekian, kemudian bunganya setiap bulan sekian, atau bunga setiap tahunnya sekian. Itu termasuk riba. 

Tapi kalau KPR atau kredit yang tidak menerapkan sistem riba di dalamnya atau bunga biasanya menerapkan akad terlebih dahulu ketika kita membeli. Jadi misalnya saya sebagai penjual rumah. Misalnya saya punya rumah harganya 500 juta. Jadi saya sebagai penjual memiliki hak untuk memberikan opsi kepada si calon pembeli. 

Sebagai contoh saya kedatangan pelanggan. Mas saya mau beli rumah anda berapa harganya. Oke jadi gini mas saya punya 3 opsi pilihan, yang pertama kalau cash harganya 500 juta, yang kedua kalau mau nyicil nggak masalah, nyicil 5 tahun setiap bulannya sekian, dp-nya sekian, kalau mau nyicil selama 10 tahun jadi harganya 600 juta, satu bulannya sekian, DP di awal sekian. 

Jadi kita bebas memberikan opsi diawal. Membuat akad di awal itu nggak masalah. Karena ketika dibuat di awal tanpa adanya bunga, dan memang harganya segitu. Ini bukan riba, tapi merupakan opsi yang ditawarkan oleh penjual barang kepada pembeli dan pembeli bebas untuk memilih opsi mana yang cocok dengan mereka. 

Jika kamu penasaran dengan hukum KPR, kamu bisa cari di pembahasan ilmu fiqih muamalah kontemporer. Jadi banyak sekali pembahasan tentang kredit yang dibolehkan dalam agama. Jadi jangan mikir kredit itu pasti riba.  

5 Tips Membeli Rumah untuk Milenial 

Pilih Cash atau Kredit

Pertama tentukan terlebih dahulu mau beli cash atau kredit. Hal ini bisa kamu pertimbangkan dengan kualitas kamu sekarang. Jika kemampuan kamu dalam satu bulan misalnya mampu menghasilkan income 10 juta perbulan. Kemudian 5 tahun lagi misal pengen kredit rumah 500 juta. Misal DP di awal rumah tersebut 100 juta. 

Jadi target kamu ini 100 juta ditentukan sesuai dengan kualitas kamu. Kalau kamu merasa oke, gaji yang kamu terima untuk beli rumah cash itu cukup nggak masalah, asalkan itu realistis. Jadi tentukan terlebih dahulu mau cash atau kredit. Dan kamu harus terlebih dahulu mencari info, misal kalau kamu ingin beli kredit dp-nya kisaran berapa dan butuh berapa tahun untuk mengumpulkan dana tersebut.

Buat Alokasi Dana

Jadi disini kamu harus menulis kebutuhan primer kamu dalam satu bulan itu habis berapa. Kemudian kebutuhan sekunder kamu dalam satu bulan itu berapa. Kebutuhan primer itu meliputi kebutuhan untuk makan, kebutuhan untuk rumah tempat tinggal dll. 

Sedangkan kebutuhan sekunder itu untuk untuk melengkapi kebutuhan primer seperti kebutuhan untuk fashionable, kebutuhan untuk hiburan dan yang lain sebagainya. 

Jadi kalau misal dalam satu bulan uang dua juta ini cukup untuk kebutuhan sekunder kamu, dari gaji kamu yang 10 juta. Jadi masih sisa 8 juta  yang bisa kamu alokasikan untuk nabung membeli rumah. Nah disini saran saya kamu harus miliki minimal 2 rekening. 

Jadi kamu bisa buka 2 rekening di bank syariah dan bank konvensional. Tapi salah saya yang muslim pakai bank syariah.  Nah yang rekening 1 untuk keseharian kebutuhan primer kebutuhan sekunder, dan yang tabungan yang satunya untuk impian kamu memiliki rumah di masa depan. 

Jadi pengalokasian dana tujuannya harus jelas, supaya uang tabungan kamu untuk beli rumah nggak dipakai untuk kebutuhan primer atau sekunder.  

Ketahui Estimasi Rumah yang Jadi Target

Tips yang ketiga jika kamu ingin membeli rumah adalah ketahui estimasi rumah yang jadi target kamu. Jadi jangan ngawur, karena semua harus pakai data. Misalnya kamu butuh rumah yang tipenya minimalis dan harganya sekian. 

Sebagai contoh kamu ingin membeli rumah dengan harga 500 juta ternyata setelah kita cek harga KPR rata-ratanya adalah 100 juta di DP diawal. Berarti 100 juta menjadi target yang harus kamu capai untuk kamu mendapatkan rumah tersebut. 

Buat Target

Sebelumnya kita sudah memisahkan antara kebutuhan primer dan sekunder dan juga tabungan untuk rumah dan kebutuhan sehari-hari. Selanjutnya kita perlu membuat target untuk pencapaian membeli rumah tersebut. Misalnya kamu bisa nabung 8 juta perbulan dan estimasi dp untuk rumah tersebut 100 juta. Jika kamu bisa nabung misalnya 8 juta dalam satu bulan, artinya kamu butuh waktu sektar 1 tahunan lebih. 

Jadi tentukan target kamu dan konsisten untuk melakukan itu. Tetapi jika kamu menginginkan rumah yang lebih mahal tentu saja durasinya lebih lama, tapi intinya di sini adalah perhitungkan alokasi dana dan juga estimasi rumah tersebut. 

Jadikan Prioritas

Sebelumnya sudah membuat alokasi dana. Selanjutnya kita harus prioritaskan dana tersbut. Tadi misalnya kamu mampu menabung untuk membeli rumah satu bulanya bisa 8 juta. Nah pastinya kamu pernah dong dapat uang lebih itu, ntah itu lembur kerja, ada yang ngasih kita karena kinerja kita baik di perusahaan dan lain sebagainya.

Nah uang lembur kita ini jangan dijadikan untuk memenuhi kebutuhan primer atau sekunder. Tapi jadikan sebagai bagian dari tabungan alokasi dana rumah yang ingin kita beli. Tadi kita kamu punya dua tabungan. Yang satu untuk kebutuhan dan tabungan rumah. 

Jadi uang lebih ini masukkan ke tabungan rumah. Jangan mengubah kebiasaan sekunder dan primer. Supaya target kamu dalam mencari rumah yang sebelumnya 1 tahun bisa susut dan menjadi lebih cepat.

Oke sekian semoga bermanfaat semoga kamu membaca artikel ini bisa segera punya rumah. Ntah itu hasil dari beli cash atau beli kredit. Saran saya kalau mau menggunakan sistem KPR cari sistem KPR yang sesuai dengan syariah. 



This post first appeared on Cara Diet Alami Ala Artis Indonesia, please read the originial post: here

Share the post

5 Tips Membeli Rumah untuk Milenial

×

Subscribe to Cara Diet Alami Ala Artis Indonesia

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×