Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Yang Banyak Dilupakan: Mencari Rezeki Sejati

mencari rezeki sejati

Sebagai freelancer di bidang web design dan SEO saya sering terlena dengan menilai berharga tidaknya sebuah job dari segi uangnya.

Saya giat mencari klien dengan budget yang besar. Pekerjaan-pekerjaan bernilai kecil sering saya cibir. Apalagi kalau ada yang minta gratisan, saya sering marah.

Saya mengerti bahwa besar atau kecil nilainya, job yang datang adalah pintu Rezeki. Namun saya keliru memahami bahwa rezeki yang bagus adalah yang besar uangnya.

Itulah saya, yang masih menilai rezeki itu berbentuk kenikmatan badani semata seperti uang, harta, kendaraan mewah, makanan enak, dan lain-lain.

Akibatnya saya terjebak pada pemenuhan nafsu duniawi. Kemudian menyeret saya untuk melupakan etika dalam Mencari Rezeki.

Saya tak segan memakai software bajakan, fokus pada pekerjaan yang membuat saya mengakhirkan waktu shalat, menyakiti perasaan klien-klien ber-budget kecil. Kepekaan saya pun tumpul pada kesempatan-kesempatan berbuat baik untuk sesama.

Rezeki Sejati

Suatu saat, seseorang menyadarkan saya. Sehingga saya hijrah dari satu sudut yang gelap ke sebuah tempat yang terang.

Apa yang saya kejar dan kumpulkan selama ini adalah semu. Rezeki yang hanya bermanfaat di dunia saja dan tak terbawa jika saya mati.

Rezeki sejati sesungguhnya adalah rezeki yang berkah. Rezeki yang bakal terus menemani kita di alam barzakh hingga di akhirat kelak.

Apa yang Allah berikan yang sepertinya nikmat, jika kita salah memanfaatkan hanya akan menjadi rezeki semu. Seolah berguna, namun sesungguhnya tak berguna.

Kesehatan yang dipakai untuk menikmati kehidupan maksiat malam hanya mendatangkan murkaNya. Gelang emas di tangan diniatkan untuk pamer bisa menyakiti hati tetangga, dan sesungguhnya tidak ada gunanya.

Sebaliknya apa yang Allah berikan yang sepertinya sengsara, jika kita menyikapinya dengan benar akan menjadi Rezeki Sejati. Seolah buruk tapi sesungguhnya bermanfaat.

Sakit parah yang disikapi dengan selalu sabar dan bersyukur bisa menghapus dosa dan menaikkan derajat kita di akhirat. Kepala ikan sisa lauk yang kita berikan ke seekor kucing bisa jadi sebab ridha-Nya.

Kepekaan Sosial

Tekad untuk mencari sebisa mungkin hanya rezeki sejati banyak sekali manfaatnya. Seperti bola salju, setiap kali bergulir semakin menjadi besar.

Karena tujuannya adalah akhirat maka setiap kesempatan berbuat baik tak akan disia-siakan.

Kita tak lagi memandang kawan yang miskin yang datang hendak berhutang sebagai beban menyebalkan. Melainkan sebuah kesempatan untuk bersedekah, menambah tabungan akhirat.

Malah jika tak ada yang datang minta bantuan, kita bingung, kita keluar mencari-cari kesempatan membantu orang.

Saya pun, bisa berubah mengedepankan prasangka baik jika ada yang ingin menggunakan jasa saya tapi minta diskon atau bahkan gratis. Saya akan berpikir mungkin orang itu benar-benar butuh, habis kena PHK, ingin buka toko online tapi tak punya biaya, dan sebagainya.

Kesombongan juga bisa luntur. Orang kaya tak berani lagi sombong, karena sadar sombong itu hanya bermanfaat untuk nafsunya di dunia. Di akhirat malah menyusahkan saja. Semoga saja kita tidak berada diantara golongan mereka.

Etika Mencari Rezeki

Kesadaran akan rezeki sejati juga berpengaruh pada cara kita mencari rezeki. Setelah kita berorientasi akhirat tentu kita hanya menggunakan cara-cara yang halal.

Kita akan setuju bahwa jargon “mencari yang haram saja susah apalagi mencari yang halal” itu SALAH !

Karena kita tahu, Allah tidak hanya menilai hasil akhir amalan kita tapi juga prosesnya.

Semoga bermanfaat bagi para pembaca, salam hangat …

*) image from iberita.co.id

GUEST POST oleh Mas Purwanto

Tentang PenulisProgram Guest Post Isnaidi.com
Nama Penulis Purwanto
Asal Cepu, Kab. Blora, Jawa Tengah
Profil PenulisFreelance SEO & WordPress, suka sayuran mentah, kadang-kadang suka baca dan menulis.
Website/BlogPagiini.com - Situs Gaya Hidup, Pengetahuan & Hiburan
Profile LinkFacebook
Mau ikut Program Guest Post di situs isnaidi.com ? baca di : sini


This post first appeared on Isnaidi.com | Share Informasi Online, please read the originial post: here

Share the post

Yang Banyak Dilupakan: Mencari Rezeki Sejati

×

Subscribe to Isnaidi.com | Share Informasi Online

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×