Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Tradisi Anak-Anak Berkunjung Saat Malam 21 Ramadan



Selain kondisi alamnya yang masih terjaga, masyarakat Pulau Bawean juga terus mepertahankan budaya dan Tradisi yang dimilikinya. Salahsatunya, tradisi anak-anak berkunjung ke rumah sanak keluarga tepat pada malam 21 Ramadan.

Seperti yang terlihat pada malam kemarin. Puluhan warga bersama anak-anak mereka memadati jalanan untuk menuju rumah saudaranya.

Pada pelaksanaan Tradisi Malam 21 Ramadan ini, masyarakat berkunjung ke rumah saudaranya dengan membawa jajanan. Nantinya, Jajanan Yang dibawa tersebut bakal ditukarkan dengan jajanan yang telah disediakan saudaranya tersebut.

Hermanto, salahsatu warga Patekan, yang terus mempertahankan tradisi ini mengatakan saling mengunjungi dimaksudkan untuk menjaga persaudaraan di antara mereka. Tradisi malam 21 di Pulau Bawean sudah Turun Temurun dari nenek moyang. “Tradisi ini tidak pernah hilang, disebabkan punya daya tarik bagi anak-anak kecil,� katanya.

Sementara itu, Abdul Adim Camat Sangkapura mengklaim budaya anak Menyambut Malam 21 ramadan termasuk tradisi turun temurun di wilayahnya. “Ini tradisi budaya yang masih tetap dipertahankan oleh warga di Sangkapura. Dahulu waktu kecilku juga menikmati keindahan menyambut malam 21,�ungkapnya. (bst)


This post first appeared on Media Bawean | Berita Anyar Eperchaje Oreng Bhebiy, please read the originial post: here

Share the post

Tradisi Anak-Anak Berkunjung Saat Malam 21 Ramadan

×

Subscribe to Media Bawean | Berita Anyar Eperchaje Oreng Bhebiy

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×