Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Perkembangan Investasi Emas dari Waktu ke Waktu

Perkembangan-Investasi-Emas-dari-Waktu-ke-Waktu

Tak ada satu ahli sejarah pun di dunia ini yang bisa memastikan kapan pertama kalinya manusia menganggap Emas sebagai sebuah logam mulia dengan nilai yang tinggi. Belum pernah ada catatan sejarah yang membuktikan bahwa di zamannya itulah ada manusia yang mengatakan bahwa bongkahan logam berwarna kuning yang ia temukan di sekitar tempat tinggalnya itu “keren”.

Sebagai seorang investor emas, anda perlu tahu bahwa sejarah mencatatkan bahwa emas paling tua yang pernah ditemukan di dunia berusia 40.000 tahun. Emas tersebut ditemukan di dalam sebuah goa manusia purba di zaman paleolitikum di negara Spanyol. Namun belum ada bukti sama sekali apakah para manusia di zaman tersebut sudah menganggap emas sebagai sesuatu yang berharga.

Emas mulai digunakan sebagai perhiasan oleh bangsa Mesir, kurang lebih di tahun 6000 sebelum masehi. Pada saat itu, hanyalah kalangan raja dan pendeta tinggi yang bisa menggunakan emas sebagai perhiasan. Namun, ternyata bukanlah bangsa Mesir yang pertama kali menggunakan emas sebagai mata uang, melainkan Kerajaan Lydia yang berada di Turki.

Pengenalan standar emas

Mulai dari digunakannya sebagai mata uang, makin banyak masyarakat dunia yang mengagung-agungkan nilai emas. Makin banyak juga jumlah orang yang mengumpulkan emas serta mencari tambang emas. Namun lama kelamaan fungsinya sebagai mata uang mulai bergeser dan digantikan dengan uang kertas. Tapi, bukan berarti fungsi emas sama sekali ditinggalkan pada saat ini.

Sejumlah pemerintah dari berbagai belahan dunia menggunakan emas sebagai tolok ukur nilai mata uang mereka. Sebagai contoh, katakanlah harga 1 gram emas di Indonesia sebanyak 500.000 rupiah. Jadi, nilai uang kertas Rp. 1000 rupiah adalah sebanyak 0.002 gram emas.

Karena adanya standar emas ini, orang-orang yang mempunyai emas bisa datang langsung ke bank untuk menukarkannya langsung dengan uang tunai senilai dengan emas yang dimilikinya tersebut. Jadi kalau anda punya 1 gram emas, anda bisa langsung datang ke bank untuk menukarkannya dengan uang tunai sebanyak Rp. 500.000, dan sebaliknya.

Kelebihan dari adanya standar emas ini adalah kemampuannya untuk menahan laju inflasi dalam waktu yang cukup panjang. Naiknya harga secara signifikan bisa ditekan seminimal mungkin. Inflasi hanya terjadi pada saat adanya kejadian luar biasa seperti perang yang mengakibatkan hancurnya perekonomian negara yang menjalankan kebijakan standar emas tersebut.

Namun banyak ahli ekonomi yang mengatakan bahwa standar emas ini memiliki banyak kekurangan. Salah satunya adalah menghambat pertumbuhan ekonomi. Karena jumlah uang kertas yang beredar dibatasi oleh jumlah emas yang disimpan di bank sentral, akibatnya bank tidak bisa mencetak lebih banyak uang yang bisa digunakan untuk memberikan pinjaman kepada pelaku ekonomi.

Fungsi emas di zaman modern

Di tahun 1971, melalui kebijakan yang digelontorkan oleh Presiden Nixon, Negeri Paman Sam tersebut tidak lagi menggunakan standar emas yang mematok nilai US dollar dengan sejumlah emas. Kebijakan ini pun diikuti oleh berbagai negara lainnya yang membuat pertumbuhan ekonomi negara-negara tersebut melaju dengan pesat.

Lalu bagaimana dengan emas? Apakah kemudian emas menjadi tidak berharga dan semakin ditinggalkan oleh peminatnya? Ternyata tidak. Emas masih memiliki fungsi utamanya sebagai perhiasan. Negara-negara konsumen emas tertinggi di dunia seperti India dan China menjadi bukti bahwa emas masih banyak peminatnya.

Tidak hanya itu saja, permintaan akan emas murni kini datang dari industri teknologi dan kesehatan. Di industri teknologi seperti pabrik ponsel membutuhkan emas murni untuk pembuatan perangkat GPS. Sedangkan di bidang kesehatan, alat pacu jantung juga membutuhkan emas murni pada saat pembuatannya.

Emas sebagai instrumen investasi

Selain fungsinya sebagai perhiasan dan bahan baku industri teknologi dan kesehatan, emas memiliki fungsi sebagai alat untuk berinvestasi. Banyak orang memilih untuk berinvestasi emas karena mereka percaya bahwa harga emas akan selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahunnya.

Selain itu sifat investasi emas yang likuid atau mudah untuk dicairkan membuat orang-orang lebih memilih untuk berinvestasi emas dibandingkan dengan investasi lainnya yang likuiditasnya rendah, seperti misalnya investasi properti.

Sebagai catatan, pada umumnya anda membutuhkan waktu tiga hingga enam bulan untuk mencairkan properti anda seperti rumah atau tanah menjadi uang tunai. Sangat berbeda jika dibandingkan dengan investasi emas yang bisa dicairkan dalam hitungan hari.

Masalahnya, di tahun 2017 ini ada banyak sekali jenis investasi emas yang bisa anda jalankan. Mulai dari investasi emas batangan Antam, investasi emas di pegadaian, hingga investasi emas online bisa anda pilih sebagai kendaraan investasi anda.

Namun, manakah jenis investasi yang paling menguntungkan untuk anda jalankan? Pada kenyataannya, tidak semua jenis investasi emas itu terbukti menguntungkan. Berikut penyebabnya:

  • Harga emas tidak selalu naik
    Ini adalah kenyataan pahit yang harus diterima oleh investor emas batangan, seperti misalnya emas Antam. Kemungkinan untuk menelan kerugian pada akhirnya selalu menghantui mereka yang membeli emas Antam.
  • Emas batangan rentan hilang
    Dicuri, keteledoran, apa pun itu bisa mengakibatkan emas batangan yang dibeli hilang begitu saja. Untuk mengatasi hal ini, biasanya investor emas batangan menyewa brangkas di bank. Sayangnya, biaya sewanya tidaklah murah.
  • Beli emas batangan tidak bisa di sembarang tempat
    Alasannya sederhana saja. Untuk pembelian emas Antam kita harus datang langsung ke gerai PT. Antam atau ke Pegadaian. Masalahnya, tidak semua daerah di Indonesia terdapat gerai PT. Antam atau Pegadaian. Hal ini membuat akses investor menengah ke bawah untuk membeli emas batangan Antam menjadi terbatas.

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah di atas? Jawaban dari pertanyaan ini sederhana saja:

  • Pertama: cari jenis investasi emas yang berpotensi untung meski harga emas sedang turun.
  • Kedua: manfaatkan investasi emas yang mana anda tidak harus menyimpan emas di rumah atau bank.
  • Ketiga: beli emas secara online.

Adakah tipe investasi yang bisa mengakomodir tiga hal di atas? Tentu ADA! Yakni investasi emas online. Dengan berinvestasi emas online, anda tetap bisa mendapatkan keuntungan meski harga emas sedang turun tajam. Selain itu, anda hanya memerlukan sebuah laptop atau smartphone untuk bertransaksi. Anda bisa bertransaksi dari rumah atau pun ketika sedang terjebak kemacetan di jalan.

Kesimpulan

Fungsi emas selalu berubah seiring dengan perkembangan waktu. Dari awalnya yang hanya digunakan sebagai perhiasan, kini emas sudah lumrah kita temukan di perangkat elektronik atau alat bantu kesehatan. Namun kegunaan emas sebagai alat investasi masih bertahan hingga detik ini, hanya cara berinvestasinya saja yang kian beragam.

Berinvestasi emas kini bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan banyak dana dan tenaga. Berbekal koneksi internet yang stabil, sebuah laptop atau smartphone, anda pun bisa berinvestasi emas di mana pun anda berada. Inilah keunggulan utama dari investasi emas online. Selain itu, kesempatan untuk meraup untung pada saat harga sedang turun adalah penyebab dari banyaknya investor Indonesia yang mengejar keuntungan trading emas online.



This post first appeared on Grand Jackpot Trading Event 2012 | Futures Galleri, please read the originial post: here

Share the post

Perkembangan Investasi Emas dari Waktu ke Waktu

×

Subscribe to Grand Jackpot Trading Event 2012 | Futures Galleri

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×