Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Hubungan Emas dengan Harga Minyak Dunia

Hubungan-Emas-dengan-Harga-Minyak-Dunia

Di ranah investasi, emas adalah salah satu instrumen yang paling banyak peminatnya. Tidak hanya di Indonesia, ada banyak sekali jumlah investor di berbagai negara yang berinvestasi emas untuk mendapatkan untung. Alasan utama para investor berinvestasi emas adalah untuk mengamankan nilai kekayaan mereka ketika instumen investasi lainnya jatuh nilainya.

Ada satu jenis investasi lagi yang pergerakan harganya mirip dengan emas, yakni minyak. Secara umum, ketika Harga emas bergerak naik, harga minyak akan mengikutinya. Pun sebaliknya, saat harga emas turun, harga minyak pun mengekor. Di kesempatan kali ini, kita akan membahas secara lebih mendetail seperti apa hubungan harga emas dengan Harga Minyak Dunia.

Pergerakan harga emas dan minyak diiringi laju inflasi

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa harga emas cenderung mengikuti laju angka inflasi. Maka dari itu emas adalah salah satu instrumen investasi yang cocok bila anda ingin nilai kekayaan anda tidak berkurang akibat gerusan inflasi. Ternyata, harga minyak juga punya sifat yang sama.

Baca juga: 5 Faktor Penggerak Harga Emas yang Harus Diketahui Trader

Kenaikan angka inflasi biasanya dimulai dari naiknya harga minyak. Pernyataan ini cukup beralasan karena naiknya harga BBM akan langsung berdampak pada masyarakat luas. Kenaikan harga BBM membuat masyarakat harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli bahan bakar untuk kendaraan mereka.

Hal ini berdampak lebih lanjut kepada naiknya harga-harga kebutuhan pokok, sementara penghasilan yang mereka dapatkan tidak berubah, dan mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. Pada akhirnya perkembangan ekonomi negara akan terganggu dan tingkat kesejahteraan masyarakat akan menurun.

Punya hubungan melalui indeks komoditas

Ketika harga komoditas yang berhubungan dengan minyak turun, pada umumnya harga minyak juga akan terpengaruh. Di negara seperti Amerika Serikat, turunnya harga BBM akan membuat tagihan listrik akan ikut turun. Untuk menghindari kerugian, biasanya perusahaan listrik akan menjual emas yang mereka simpan untuk melindungi aset-aset mereka.

Sama seperti bank sentral sebuah negara, perusahaan minyak raksasa di dunia pun menyimpan emas dalam jumlah tertentu untuk mengantisipasi ketika harga minyak dunia turun. Ketika hal ini terjadi, perusahaan minyak tersebut menjual emas yang disimpan, dan biasanya dalam jumlah yang sangat banyak untuk menghindari kerugian.

Emas dan minyak tidak selalu punya korelasi positif

Bila kita melihat masing-masing harga emas dan minyak dalam jangka waktu yang panjang, maka kita melihat harga minyak dan emas cenderung bergerak ke arah yang sama. Namun bila jangka waktunya diperpendek, katakanlah dalam kurun waktu bulanan atau mingguan, maka terlihat ada kalanya harga emas bergerak ke arah yang berlawanan dibandingkan dengan harga minyak dunia.

Tak hanya itu, pergerakan harga minyak dunia tidak se-volatile emas. Harga emas lebih sering naik atau turun dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun dibandingkan dengan harga minyak dunia yang cenderung lebih stabil pergerakannya. Hal ini terjadi karena faktor penggerak harga emas lebih banyak dan lebih sering terjadi dibandingkan dengan faktor penggerak harga minyak dunia.

Sama-sama bergerak karena faktor geopolitik

Salah satu faktor penggerak yang punya pengaruh kuat terhadap pergerkan harga emas dan harga minyak adalah fakor geopolitik. Saat terjadi konflik politik internasional, seperti emas, harga minyak dunia pada umumnya akan naik secara signifikan. Namun alasan kenaikan harga minyak berbeda dengan kenaikan harga emas.

Kenaikan harga emas saat konflik geopolitik terjadi karena para investor ingin mengamankan nilai kekayaan mereka dengan berinvestasi emas. Emas yang memiliki sifat safe haven banyak diburu oleh para investor ketika kekacauan, seperti misalnya perang, terjadi.

Baca juga: Emas Sebagai Aset Safe Haven

Namun harga minyak naik saat konflik geopolitik dikarenakan ketersediaan minyak menjadi terbatas. Kita contohkan konflik yang terjadi di Irak beberapa waktu yang lalu. Pada saat negara Irak dicabik-cabik oleh perang, negara tersebut mengalami kesulitan untuk mengekspor minyak. Hal ini menyebabkan pasokan minyak dunia berkurang dan berujung pada kenaikan harga minyak dunia.

Kesimpulan

Itu dia beberapa hubungan antara harga minyak dunia dengan harga emas. Yang menarik adalah ternyata ada sejumlah faktor yang mampu menggerakkan harga emas dan minyak secara berbarengan, yakni konflik geopolitik. Namun harga emas tak selalu bergerak ke arah yang sama dengan harga minyak dunia. Bila dipersentasekan, sebanyak 60% pergerakan harga minyak searah dengan pergerakan harga emas.

Baca juga : Forex Sebagai Indikator Harga Emas



This post first appeared on Grand Jackpot Trading Event 2012 | Futures Galleri, please read the originial post: here

Share the post

Hubungan Emas dengan Harga Minyak Dunia

×

Subscribe to Grand Jackpot Trading Event 2012 | Futures Galleri

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×