Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Prinsip Operasi Alat USG Ultrasonografi

Prinsip USG

Ultrasonik adalah gelombang suara atas frekuensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran kuping manusia, sehingga anda tidak sanggup mendengarnya sama sekali. Suara yang sanggup didengar manusia ada frekuensi antara 20 - 20.000 Cpd (Cicles tiap detik- Hertz). Sedangkan dalam pengecekan USG ini menggunakan kerapatan 1- 10 MHz ( 1- 10 juta Hz).

Gelombang suara frekuensi tinggi tersebut dihasilkan dari kristal-kristal yang terdapat dalam suatu peranti yang disebut transduser. Pertukaran bentuk akibat gaya mekanis pada kristal, tentu menimbulkan tegangan listrik. Fenomena ini dikenal efek Piezo-electric, yang merupakan dasar pertumbuhan USG selanjutnya. Bentuk kristal juga akan berubah bila dipengaruhi oleh ajang listrik. Sesuai bersama polaritas alun-alun listrik yang melaluinya, kristal bakal mengembang serta mengkerut, maka akan dihasilkan gelombang suara saluran tingi.



Sumber Cerah

Teknologi radiasi yang diyakini setidaknya kecil bahayanya alias bahkan tak ada sepadan sekali adalah MRI. Pasalnya, diagnostic imaging berteknologi tinggi ini menggunakan anggana magnet, kerapatan radio, dan semberap komputer untuk menghasilkan pigura berupa potongan-potongan penampang raga manusia. Gambar ini diperoleh dari hasil interaksi antara anasir sel tubuh serta sinyal yang dipancarkan oleh kerapatan radio. Data yang didapat kemudian diolah laptop gambar yang selanjutnya dicetak dalam bentuk foto.

Citra yang diperoleh dari USG adalah memanfaatkan hasil pantulan (echo) dari gelombang ultrasonik jika ditrasmisikan pada tissue atau bagian tertentu. Echo dari gelombang tersebut kemudian dideteksi oleh transduser, yang mengubah gelombang akusitik ke sinyal elektronik untuk dioleh beserta direkonstruksi menjadi sesuatu citra. Kelanjutan tranduser ultrasonik dengan kapasitas resolusi yang cakap, diikuti dengan makin majunya teknologi komputer digital serta perangkat gembur pendukungnya, membuat pengolahan citra selaku digital dimungkinkan dalam USG, bahkan untuk membuat rekonstruksi bentuk bakalbayi bayi dalam 3 dimensi dan 4 dimensi sudah mulai dikenal.

Komponen dalam Instrumen USG

Pada prinsipnya, ada tiga bagian mesin USG. Pertama, transduser, bagian yang dipegang dokter atau kekuatan medis, berfungsi membandarkan gelombang suara dan menampung pantulannya dan merombak gelombang akusitik ke sinyal elektronik. Kedua, alatpemantau, berfungsi menghasilkan gambar. Ketiga, mesin USG sendiri, berperan mengubah pantulan gelombang suara menjadi gambar di detektor. Tugasnya mirip bersama central proccesing unit (CPU) pada laptop personal.

Bahan Yang Digunakan

1. Transducer

Transducer ialah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa, serupa dinding perut atau dinding gandar usus besar pada pemeriksaan prostat. Di dalam transducer terdapat beling yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transducer. Gelombang yang diperoleh masih dalam bentuk gelombang akusitik (gelombang pantulan) sehingga fungsi beling disini adalah bakal mengubah gelombang itu menjadi gelombang elektronik yang dapat dibaca oleh komputer sehingga mampu diterjemahkan dalam bentuk gambar.


2.Monitor yang digunakan dalam USG


3. Mesin USG

Alatperkakas USG merupakan anggota dari USG dimana fungsinya untuk mengadaptasi data yang didapat dalam bentuk gelombang. Instrumen USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama kayak pada CPU pada PC.

Proses Pemungutan Gambar

Prinsip kerjanya menggunakan Gelombang Ultrasonik yang dibangkitkan oleh beling yang diberikan gelombang listrik. Gelombang ultrasonik merupakan gelombang suara yang melampaui batas pendengaran manusia yakni diatas 20 kHz atau 20.000 Hz maupun 20.000 getaran per detik. Batubelanda nya bisa dibuat dari berbagai bentuk, salah satunya adalah Quartz. Hati kristal seperti ini, akan memberi getaran jika diserahkan gelombang listrik. Alat ultrasonik sendiri ada beraneka tipe. Tampak Tipe Scan A, B beserta C. Yang biasa bakal mendeteksi crack pada baja adalah tipe A. Dasar kerjanya mudah sekali. Berdiam menggunakan penapisan ultrasonik untuk mengantarkan gelombang ultrasonik dan menangkapnya kembali.

Corak B yaitu pada tabir monitor (screen) echo kelihatan sebagai sebuah titik dan garis kentara dan gelapnya bergantung pada intensitas echo yang dipantulkan dengan sistem ini alkisah diperoleh gambaran dalam dua dimensi berupa penampang irisan tubuh. Yang contoh C dapat menghadirkan Citra 3 Dimensi dengan cara menangkap pantulan-pantulan yang berselisih dari tebal tipisnya materi dalam suatu cairan. Karena tampak berbagai bagai gelombang ultrasonik yang dipantulkan dalam waktu yang berselisih, gelombang-gelombang ini lalu diterjemahkan oleh prosesor bakal dirubah menjadi pigura.

Prinsip Operasi alat ULTRASONOGRAPHY
Transducer bekerja sebagai pemancar dan sekaligus penerima gelombang suara. Pulsa listrik yang dihasilkan oleh pembangkitlistrik diubah sebagai energi akustik oleh transducer yang dipancarkan dengan arah tertentu pada komponen tubuh yang akan dipelajari. Sebagian tentu dipantulkan dan sebelah lagi akan merambat terus menembus jaringan yang akan menimbulkan beranekamacam pantulan sesuai atas jaringan yang dilaluinya.

Pantulan yang berasal dari jaringan-jaringan tersebut akan membentur transducer, dan kemudian diubah jadi pulsa listrik lalu diperkuat dan selanjutnya diperlihatkan dalam bentuk cuaca pada layar oscilloscope.

Aral

Hambatan yang lazim pada pemeriksaan USG difaktorkan karena USG tidak mampu mendobrak bagian eksklusif badan. 70% gelombang suara yang mengenai tulang akan dipantulkan, lagi pada perbatasan rongga-rongga yang menyimpan gas 99% dipantulkan. Dengan demikian pemeriksaan USG paru beserta tulang pelvis belum sanggup dilakukan. Serta diperkirakan 25% pemeriksaan di abdomen diperoleh perolehan yang kurang menggembirakan karena gas dalam usus. Penderita gemuk agak sulit, karena lemak yang membludak akan membalikkan gelombang suara yang sangat kuat.

Pemakaian Klinis

USG digunakan untuk menopang menegakkan analisis dalam berbagai abnormalitas organ tubuh, antara lain :
1. Menemukan dan menentukan letak massa dalam rongga perut dan tulangpanggul.
2. Mendeteksi kista
3. mendalami pergerakan organ ( jantung, aorta, vena kafa), maupun pergerakan janin & jantungnya.
4. Pengukuran dan determinasi volume jasad ataupun unit tubuh spesifik (misalnya ginjal, kandungan empedu, ovarium, uterus, dan lain-lain).
5. Arah dan aktivitas jarum menuju sasaran sanggup dimonitor pada layar USG.

Jenis Pemeriksaan USG

1. USG 2 Dimensi

Menampilkan lukisan dua bidang (menjulur dan menggalang). Kualitas ilustrasi yang baik sebelah besar keadaan embrio dapat ditampilkan.

2. klik ke posting berikutnya alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang dibilang koronal. Gambar yang tampil mirip sesuai aslinya. Permukaan sesuatu benda (dalam keadaan ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun kondisi janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar).

3. USG 4 Luas

Sebetulnya USG 4 Luas ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat beranjak (live 3D). Kalau lukisan yang diambil dari USG 3 Sukatan statis, sementara pada USG 4 Dimensi, ilustrasi janinnya dapat “bergerak�. Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan menggambarkan keadaan embrio di dalam rahim.

4. USG Doppler

Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama gerakan tali inti. Alat ini dipakai untuk menaksir keadaan/kesejahteraan janin. Penjurian kesejahteraan bakalbayi ini meliputi:
- Detak napas janin (minimum 2x/10 menit).
- Tonus (gerak janin).
- Indeks air ketuban (normalnya 10-20 cm).
- Doppler arteri umbilikalis.
- Reaktivitas denyut jantung fetus.

Pembahasan beserta Analisis Lukisan

Foto-foto tersebut menunjukkan, bayi yang belum lahir juga ternyata mampu mengejapkan matanya, menguap, mengernyitkan dahi serta menangis. Capai saat ini, dokter & orangtua percaya, embrio dalam rahim ibu, tak sanggup tersenyum sampai separuh minggu setelah lahir. Namun ahli muatan terkenal asal Inggris, Prof Stuart Campbell yang mempelopori metode rekaman gambar ini, mengungkapkan, pendapat itu tidaklah benar seluruhnya. Para ahli berpendapat, bayi tak tersenyum sampai baya 6 minggu setelah lahir. Sebenarnya, sebelum lahir pun bayi-bayi itu kerapkali sekali tersenyum. Gambar-gambar ini, dibuat memanfaatkan ultrasound 4D, yang mencatat gema/gaung yang berawal dari rahim mama, dan mencatatnya secara digital. Pengamatan yang dilakukan selama berjam-jam, akan menghasikan gambar yang menciptakan orangtua seperti menyaksikan video kehidupan bayinya.

Foto-foto mulanya, juga akan membantu dokter mendapati peringatan mula bila bayi-bayi dalam muatan itu abnormal, serupa: langit-langit mulutnya terbagi, sindrom down dan abnormalitas lain yang berkaitan dengan tungkai, lengan, serta bagian tubuh lainnya. Prof Campbell, menginformasikan, Dengan munculnya gambar-gambar tadi, sejumlah pertanyaan mengenai embrio dalam kandungan, bisa diselidiki. Misalnya, apakah bakalbayi dengan dilema genetik memiliki pola gerak yang selaras seperti fetus normal? Apakah janin-janin itu tersenyum karena dia merasa baik? Atau merintih karena tampak suasana alias kejadian yang menganggunya..? Mengapa janin mengedip-ngedipkan matanya? Sebenarnya selama ini, kita berasumsi rahim ibu itu gelap gulita. Foto-foto janin ini, bahkan mampu diambil kala usia kandungan si ibu anyar 12-20 minggu. Biaya pengambilan gambar janin ini, kurang lebih sekeliling 4 juta rupiah.

Yvone Ntimoah (29) yang mengambil gambar anakkecil perempuannya “baru berusia 31 minggu� menginformasikan, “Ini sangat fantastik. Tangannya tadinya menutupi wajahnya, tetapi seketika tangannya terbuka, dan kami bisa meninjau dia tersenyum�. Kate Blackwell (29), yang hamil 27 minggu, menambahkan, “Suamiku, Paul, dan aku dapat menyaksikan setiap gerak-gerik bayi kami�. Meski begitu, pakar kandungan lain, Maggie Blott, mempunyai pendapat berlainan. Ia tengah tidak mengakui bayi bisa tersenyum dalam rahim ibunya. “Memang, bayi-bayi itu kayak tersenyum�.

Medical Imaging (MI)

Saat ini pernah menjadi suatu prosedur standar buat memanfaatkan teknologi ultrasonography (USG), sebagai salah satu cara untuk memonitor kemajuan janin dalam kandungan ibu. Ultrasonography adalah salah satu dari produk teknologi medical imaging yang dikenal capai saat ini. Apa itu medical imaging? Medical imaging (MI) adalah suatu teknik yang digunakan bakal mencitrakan komponen dalam organ maupun suatu jaringan sel (tissue) pada raga, tanpa membuat jeratan atau luka (non-invasive). Interaksi antara pertanda fisik tissue dan diikuti dengan cara pendetektian hasil interaksi itu sendiri untuk diproses serta direkonstruksi menjadi suatu citra (image), jadi dasar bekerjanya bahan MI.

Teknologi MI dimulai dari penemuan sinar-X oleh Rontgen pada pangkal 1900-an, dimana produk pertama citra dari X-ray adalah tangan istri Rontgen. Dasar yang digunakan buat membuat citra dengan sinar-X yaitu adanya atenuasi intensitas (pelemahan) sinar-X saat melewati tissue, organ maupun tulang, yang kemudian atenuansi intensitas itu dideteksi oleh suatu negative film. Metode ini populer dengan sebutan gambar Rontgen.

Kemudian atas kemajuan struktur elektronik dan komputer digital, teknik yang digunakan pada foto Rontgen mulai dikelola, sehingga memungkinkan penukaran media film dalam citra digital. Lebih dari itu volume (3-dimensi) imaging pun dimungkinkan dengan modifikasi prinsip dari klise Rontgen, sehingga menjelma menjadi Computed Tomography scanner (CT- scan). Bersama CT-Scan, citra dari setiap potongan penampang (slices) tempurungkepala dari bagian berdasarkan sampai leher dapat diperoleh dalam beberapa menit, selanjutnya dari "tumpukan" citra setiap slices dapat dilakoni rekonstruksi pulang bentuk tulang tengkorak dalam 3 dimensi, sehingga melancarkan visualisasi serta tentunya analisis lebih lanjut apabila diperlukan.

Kesimpulan

Perlu diketahui, akurasi/ketepatan peninjauan USG tidak 100%, melainkan 80%. Artinya, kemungkinan terdapat kelainan bawaan/kecacatan pada bakalbayi yang tidak terdeteksi atau interpretasi jantina janin yang tidak tepat. Tiada semua dokter ahli kandungan mampu dengan bagus mengoperasikan peranti USG. Sebenarnya bakal pengoperasian perlengkapan ini diperlukan sertifikat tersendiri.

Posisi bayi kayak tengkurap alias meringkuk juga mengalutkan daya jangkau/daya masuk alat USG. Biar dengan memakai USG 3 atau 4 Luas sekalipun, mantap ada keterbatasan. Hal hamil sepasang juga menyukarkan alat USG melihat masing-masing kondisi bayi dengancara detail.

Mau informasi lebih banyak lagi? klik disini pelatihan usg



This post first appeared on What Is Acne? Best Treatment For Acne, please read the originial post: here

Share the post

Prinsip Operasi Alat USG Ultrasonografi

×

Subscribe to What Is Acne? Best Treatment For Acne

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×