Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Air Terjun Luweng Sampang, Kecantikan Grand Canyon Miniatur

Ingin meninjau relief alami bebatuan yang mendekati Grand Canyon? Datanglah ke obyek wisata Curug Luweng Mumpung. Keunikan lainnya, curug ini hanya setinggi kurang lebih 5 meter saja. Tetapi, keindahannya tak menyerah dengan obyek rekreasi Air Terjun lainnya serupa Grojogan Sewu atau Air Melompat Sri Getuk.

Sejarah Air Terjun Luweng Sampang Gunungkidul

Penyebutan “luweng� memiliki definisi lubang, sebaliknya “Sampang� adalah sapaan desa setempat di mana air melompat berada. Wujud air terjun ini individual memang berlubang sama sumur jika dilihat dari berdasarkan dengan bagian kanan kiri berupa bilik batuan. Debitnya kecil lalu tidak berlebihan deras.

Energi Tarik Wisata Air Terjun Luweng Mumpung Gunungkidul



Bila dilihat dari atas, sebenarnya tak sepertiitu terlihat keindahan air terjun ini. Akantetapi, setelah kamu berjalan menuruni anggota bawah akan kelihatan keindahan air jatuh beserta kebagusan ukiran natural bebatuan di kanan kirinya. Relief bebatuan yang terbentuk mendekati dengan relief bebatuan Grand Canyon di Kali Colorado, Arizona.

Luweng Sampang berupa air terjun berbentuk lubang beserta berornamen unik yang bersumber dari hasil metode pengikisan air kali terhadap bebatuan karst. Aliran sungai yang mengalir ini melukis tubuh sungai sehingga membangun guratan alur-alur mirip bebatuan di Grand Canyon Bengawan Colorado. lihat posting ini terjun itu individual berada di antara celah yang tampak memaro batu sehingga terlihat serupa gua ataupun lubang. Itulah mengapa air terjun ini diketahui dengan nama Curug Luweng Sampang.

Pada kali musim hujan tiba, air sungai sedemikianitu melimpah dan air terjun kelihatan begitu jelas. Tapi, pada saat masa kemarau muncul, debit air sungai amat minim. Bahkan air terjun kecil ini tak terlihat. Ada pelindung air terjun yang berlabel Bapak Legiman. Ia yang bertanggung jawab mengelola air melompat ini. Terkadang sira sendiri yang memblokir lubang air turun ini untuk menadahi air di atasnya untuk kebutuhan penduduk setempat.

Jika para pengunjung mau menikmati keindahan air jatuh, dipersilahkan meminta kerelaan pada beliau sebagai penjaga Curug Luweng Sekiranya. Bila tampak pengunjung yang memohon izin, beliau akan membuka tanah yang membekukan air terjun agar para pengunjung dapat menikmati gemericiknya air. Dengan dibukanya air turun ini, akan membuat air sungai di kira-kira air terjun padat dan bercorak hijau. Para pengunjung mampu mandi di air sungai sekeliling curug Luweng Sampang.

Para pengunjung dikenai biaya ikhlas untuk menolong perawatan air turun. Para pengunjung dapat mengambil foto sepuasnya. Dipersilahkan para hadirin untuk diunggah di penghubung sosial supaya obyek wisata ini lebih terkenal lagi.

Daya tarik lainnya, terdapat banyak air melompat berukuran kecil-kecil yang sungguh cocok bakal bermain. Terutama untuk anak-anak lantaran dangkal serta tak berarus kuat. Penduduk setempat kebanyakan memanfaatkan kira-kira sungai ini bakal memancing.

Arah Menuju Air Terjun Luweng Sekiranya Gunungkidul

Untuk sampai ke destinasi Curug Luweng Sampang, terlihat dua jalur yang dapat pengunjung ambil dari Kota Jogjakarta. Alur pertama melalui Piyungan, melainkan jalur kedua via Prambanan. Bila pengunjung mengambil rute melalui Piyungan, susuri jalan yang menuju Kecamatan Pathuk hingga sampai di simpang Polsek Pathuk yang mengarah ke Gedangsari. Cuma saja, jalur ini benar terasa memesong, jaraknya lebih panjang, lalu waktu tempuhnya juga lebih lama.

Apabila pengunjung mengambil jalur yang melewati Prambanan, temukan menahan Prambanan di perbatasan Teritori Yogyakarta dan Jawa Sedang. Temukan arah penunjuk laluan yang mengarah ke Kecamatan Gantiwarno. Arahnya ke selatan dari Jalur Solo. Susuri lantas Jalan Sumopuro. Apabila sudah sampai ke Kecamatan Gantiwarno, lalu diteruskan menuju Dukuh Jogoprayan. Untuk jarak ini, jaraknya sekitar 31 kilometer dari Kota Jogja.

Mitos Air Melompat Luweng Sampang Gunungkidul

Lampaunya, di lokasi air turun inilah sebagai tempat pertapaan oleh Sunan Kalijogo. Dia merupakan salah satu dari orangtua songo yang berperan dalam keagungan agama Islam di tanah Jawa. Salah satu laku kebatinan yang dilakoninya yaitu berkhalwat di sungai. Salah satunya di kali ini. Sampai sekarang, tempat lokasi bekas pertapaan masih disinggahi oleh orang yang kepingin bertapa. Biasanya pada waktu malam Selasa Kliwon atau Jumat kliwon serta hari-hari khusus lainnya.

Alamat lalu Peta Daerah Air Terjun Luweng Mumpung Gunungkidul

Terletak di Dusun Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Tempat obyek wisata ini pun berbatasan dengan Dusun Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah. Dapat dikatakan obyek darmawisata ini masih laten karena belum banyak terekspos muncul.

Curug Luweng Sampang menyandang keindahan yang eksklusif dan spesial. Potensi bagai wisata sedang harus digarap lebih sungguh-sungguh lagi. Belum banyak aparatus dan infrastruktur yang mendukung obyek rekreasi ini seperti kediaman petunjuk arah, area bermain, shelter, loket, dll. Magnet daya betot wisata mesti diperkuat lagi. Terlebih lagi jika tujuannya bisa mensejahterakan warga sekitar. Harus dukungan dari beragam pihak supaya obyek wisata ini dapat lebih maju serta berkembang.

Jangan lupa membaca artikel kami yang lain di rental mobil jogja



This post first appeared on What Is Acne? Best Treatment For Acne, please read the originial post: here

Share the post

Air Terjun Luweng Sampang, Kecantikan Grand Canyon Miniatur

×

Subscribe to What Is Acne? Best Treatment For Acne

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×