Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Kesejajaran Bentuk

Yang dimaksud dengan kesejajaran dalam kalimat adalah penggunaan bentuk-bentuk bahasa yang sama atau konstruksi bahasa yang sama yang dipakai dalam susunan serial. Kesamaan bentuk yang dimaksud adalah jika Bentuk Pertama Merupakan nomina, maka kategori kata yang sederajat juga nomina. Kalau bentuk pertama merupakan verba, bentuk kedua, ketiga dan seterusnya  juga verba. Lebih mudahnya, jika bentuk pertama merupakan kata yang berawalan meng-, maka kata kedua, ketiga, yang sederajat juga merupakan kata yang berawalan meng-.


Baiklah,  untuk mempermudah kita dalam memahami kesejajaran bentuk ini, mari kita lihat contoh berikut :

“Tahap terakhir penyelesaian rumah itu adalah pengecatan temboknya, memasang listrik, dan pengaturan tata ruangnya”. 

Coba kita perhatikan penggunaan kata-kata pengecatan…, memasang…, dan pengaturan… Bentuk katanya adalah nomina, verba dan nomina, susunan kata seperti ini didalam sebuah kalimat tidak memenuhi kaidah kesejajaran. Agar kesejajaran bentuk didalam kalimat tersebut terpenuhi, kita dapat memperbaikinya menjadi sbb :

“Tahap terakhir penyelesaian rumah itu adalah pengecatan tembok, pemasangan listrik, dan pengaturan tata ruangnya”.

atau sbb :
“Tahap terakhir penyelesaian rumah itu adalah mengecat tembok, memasang listrik, dan mengatur tata ruangnya”.

Kesejajaran bentuk dalam suatu kalimat sangat penting untuk di perhatikan, karena jika kaidah nya tidak terpenuhi maka kalimat tersebut menjadi tidak efektif. Dan jika sebuah kalimat tidak memenuhi kaidah kalimat efektif, maka informasi yang ingin disampaikan oleh penulis kemungkinan besar tidak akan dapat tersampaikan secara tepat.


This post first appeared on SEBAR ILMU, please read the originial post: here

Share the post

Kesejajaran Bentuk

×

Subscribe to Sebar Ilmu

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×