Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Pengertian Thaharah Menurut Bahasa Dan Istilah

Pengertian Thaharah


Dyardian Blog - Sebelum berbicara lebih lanjut tentang thaharah, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui pengertian thaharah menurut bahasa dan pengertian thaharah menurut istilah.

Thaharah berasal dari kata Thahura-Thuhuran yang artinya suci atau bersih. Jadi thaharah menurut bahasa adalah bersih, suci, terbebas Dari kotoran.

Sedangkan thaharah menurut istilah adalah membersihkan diri dari segala kotoran, baik itu kotoran jasmani maupun kotoran rohani. Yang sebagaimana thaharah menurut syara' yaitu suci dari hadats dan najis.

Suci dari hadats adalah suci setelah berwudlu, atau tayamum dan atau setelah mandi.

Suci dari najis adalah suci setelah menghilangkan najis yang melekat atau menempel di badan, pakaian dan tempat.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Muddats-tsir ayat 4 yang artinya ;
"Dan pakaianmu bersihkanlah."

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Anfaal ayat 11 yang artinya ;
"Dan Allah menurunkan kepada kalian air hujan dari langit untuk mensucikan kalian dengan air hujan itu."

Dan Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang artinya ;
"Kebersihan itu termasuk bagian daripada iman."


1. Macam-Macam Air
Air adalah alat untuk mensucikan dari hadats dan najis.
Adapun jenis (macam) air yang suci dan dapat dipakai atau yang digunakan untuk mensucikan dari hadats dan najis adalah air sebagai berikut ;
  1. Air Hujan
  2. Air Salju atau Air Es
  3. Air Embun
  4. Air Laut
  5. Air Sungai
  6. Air Telaga dan
  7. Air Sumur atau Air Sumber


2. Pembagian Air
Apabila dilihat dari sudut hukumnya, air dibagi menjadi (5) lima bagian, yaitu ;
  1. Air Muthlaq
  2. Air Musta'mal
  3. Air Musammas
  4. Air yang Bercampur dengan Benda Suci dan
  5. Air Mutanajis


Penjelasan atau keterangan dari nama air yang tersebut di atas adalah ;
  1. Air Muthlaq adalah air yang suci dan dapat dipakai atau digunakan untuk bersuci. Seperti ; air hujan dan air sumur.
  2. Air Musta'mal adalah air yang telah dipakai atau digunakan untuk mensucikan hadats atau najis. Air ini hukumnya suci, tetapi tidak mensucikan.
  3. Air Musammas adalah air di tempat logam yang dipanaskan dengan matahari. Air ini hukumnya suci, tetapi makruh apabila digunakan untuk bersuci.
  4. Air yang bercampur dengan benda suci, misalnya air teh. Air ini hukumnya suci, tetapi tidak mensucikan.
  5. Dan air Mutanajis adalah air yang kurang dari 2 kullah (216 liter) dan air yang terkena najis. Air ini hukumnya najis dan tidak dapat mensucikan.


Perhatian : Air yang diperoleh dari hasil mencuri atau ghasab, walaupun hukumnya suci tetapi jika dipakai atau digunakan untuk mensucikan hukumnya haram.

Baca juga tentang Pengertian wajib, sunnat, mubah, makruh dan haram.
Semoga bermanfaat.


This post first appeared on Dyardian, please read the originial post: here

Share the post

Pengertian Thaharah Menurut Bahasa Dan Istilah

×

Subscribe to Dyardian

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×