Get Even More Visitors To Your Blog, Upgrade To A Business Listing >>

Pengertian Majas, Jenis-Jenis Majas beserta Contoh Lengkapnya Terbaru

Pengertian Majas, Jenis-Jenis Majas beserta Contoh Lengkapnya– Materi mengenai Majas (gaya bahasa) termasuk materi yang sudah sering sekali kita temukan di mata pelajaran bahasa Indonesia mulai dari bangku pendidikan SD, SMP sampai SMA/SMK. Mau itu mengikuti kurikulum lama maupun kurikulum terbaru yakni 2015 tidak berbeda, sama-sama memuat majas menjadi salah satu mata pelajaran wajib bahasa Indonesia.


Pengertian Majas, Jenis-Jenis Majas beserta Contoh Lengkapnya, contoh majas, macam-macam majas, jenis majas, majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran, majas penegasan

Lalu apakah majas itu? Majas merupakan gaya bahasa yang indah atau berupa kiasan yang dimaksudkan untuk memperindah suatu susunan kalimat yang bertujuan agar dapat memberikan kesan serta efek terhadap pembaca baik itu melalui tulisan ataupun lisan.

Selain itu ada pula yang mendefinisikan "majas" sebagai pemanfaatan suatu gaya bahasa agar mendapatkan keindahan tertentu yang pada akhirnya menciptakan kesan susunan kalimat yang lebih imajinatif lagi. Oleh karena itulah, kalimat bahasa Indonesia yang memperoleh sentuhan-sentuhan "majas" akan terlihat lebih berbeda daripada kalimat-kalimat bahasa Indonesia yang biasanya. Nah dari sini lah setiap pencinta karya sastra dapat menemukan kenikmatan dan keindahan serta keanekaragaman bahasa yang sangat menarik untuk kita nikmati dan resapi.

"Majas" didalam bahasa Indonesia sangat banyak digunakan didalam berbagai banyak karya sastra dan karya tulis sebagai contohnya seperti pantun, sajak, puisi, atau pun cerita pendek. Maka, bagi anda semua yang memiliki bakat dan berminat untuk mendalami dunia sastra dan tulis sangat wajib untuk mengetahui dan menguasai lebih dalam lagi majas dengan banyak jenis nya serta keragaman nya. Sehingga sangat diharapkan agar kelak karya-karya sastra yang anda ciptakan mempunyai nilai sastra yang bisa di nikmati oleh setiap kalangan masyarakat.

Jenis-Jenis Majas

Secara umum "majas" dapat dibedakan menjadi empat bagian maupun kelompok majas. Dari keempat jenis-jenis majas tersebut , setiap jenis nya mempunyai anakan dan jenis kategori yang akan saya jabarkan seperti dibawah ini.
Majas terdiri dari empat kelompok yaitu :
  1. Majas Perbandingan
  2. Majas Pertentangan
  3. Majas Sindiran
  4. Majas Penegasan
Setelah diatas kita jabarkan mengenai pengertian dan jenis-jenis majas yang terdapat dalam struktur bahasa, maka dibawah ini akan saya jabarkan pula secara lengkap mengenai pengertian beserta contoh majastersebut.
  1. Majas perbandingan
"Majas perbandingan" merupakan kata-kata yang berkias yang isinya menyatakan perbandingan agar meningkatkan kesan serta peengaruhnya kepada pembaca maupun pendengar. Dilihat dari cara pengambilan perbandingan majas tersebut, majas perbandingan ini terdiri atas:
  • Asosiasi (perumpamaan)
"Majas Asosiasi" (perumpamaan) ialah perbandingan kepada dua hal yang pada kenyataannya berbeda, tapi memang sengaja dianggap sama. Majas asosiasi dilihat oleh penggunaan kata-kata seperti bagai, bagaikan, seperti, seumpama, dan laksana, dan masih banyak lagi. Berikut dibawah ini "contoh majas Asosiasi".
  1.     Keinginannya keras bagaikan baja.
  2. Badan nya kurus bagaikan tengkorak
  3. Mukanya kuning bersinar laksana bulan purnama
  • Metafora
"Metafora" ialah "majas" yang memberikan suatu ungkapan yang secara langsung seperti perbandingan analogis. Penggunaan kata atau kalimat tidak dengan arti yang sebenarnya, namun sebagai gambaran yang mengikuti persamaan atau perbandingan,contohnya tulang punggung didalam kalimat anak pertama adalah tulang punggung keluarga. Berikut ini adalah "contoh majas metafora".
  1. Advertisement
Contohnya:
  • Dikau ialah belahan jantung hatiku suuamiku. (begitu penting)
  • Aku  dianggap anak emas majikanku..
  • Perpustakaan merupakan gudang ilmu.
      2. Personifikasi 
"Personifikasi" ialah "majas" yang membandingkan suatu benda mati seakan-akan memiliki sifat seperti manusia.
Contohnya:
  •   Badai mengamuk dan menghancurkan rumah didesa itu.
  •   Ombak mulai berkejar-kejaran ke tepi pantai.

     3. Alegori
"Alegori" ialah "majas" yang menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau lukisan. Alegori juga merupakan majas perbandingan yang saling terkait satu dan yang lainnya dalam kesatuan.
Contohnya :
  • Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru kemudi
Alegori pada umumnya berbentuk dari sebuah cerita yang penuh dengan simbol bermuatan nilai moral.
Contohnya:
  • Perjalanan hidup manusia itu bagaikan sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang terkadang sangat sukar ditebak kedalamannya, yang iklas menerima semua sampah-sampah, sehingga pada akhirnya berhenti jika bertemu dengan lautan.
     4. Simbolik
"Simbolik" ialah "majas" yang menggambarkan sesuatu dengan menggunakan, binatang, benda maupun tumbuhan sebagai tanda atau lambang/simbol.
Contohnya:
  • Raka  terkenal dengan sebutan buaya darat.
  • Gubuk itu hangus dilalap si jago merah.
  • Nana  ialah seorang bunga desa
     5. Metonimia
"Metonimia" ialah "majas" yang memiliki ciri khaas dari sebuah benda mati untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut dapat berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi ciri khas.
Contohnya:
  • Di sakunya selalu terselib gudang garam. (artinya rokok gudang garam)
  •  Setiap malam kakak selalu menghirup kapal api. (artinya minum kopi kapal api)
     6. Sinekdok
"Sinekdok" ialah "majas" yang mejelaskan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan maupun sebaliknya. Majas sinekdokhe ini  terdapat atas 2 bentuk, yakni :
  • Pars pro toto, yakni menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
Contohnya:
  1. Sampai saat ini ia belum kelihatan batang hidungnya.
  2. Per kepala mendapat fee sbesar Rp. 100.000;
  • Totem pro parte, yakni menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
Contohnya:
  1. Dalam pertandingan final sepak bola Rt.5 melawan Rt.
    7. Simile:
Simile, yakni Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan pada kata depan dan kata penghubung, seperti selayaknya,layaknya, bagaikan, umpama, ibarat,bak, bagai.
Contohnya:
  • Kau bak air aku bagai minyaknya, bagaikan romeo dan julliete yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
      2. Majas Pertentangan

"Majas Pertentangan" yaitu kalimat kiasan yang menyatakan pertentangan dengan yang dimaksudkan sebenarnya terhadap pembicara atau penulis dengan maksud untuk memperjelas atau meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pembaca ataupun pendengar. Macam-macam "Majas Pertentangan" dibedakan menjadi berikut.
  • Antitesis
"Antitesis" yakni "majas" yang menggunakan gabungan kata yang berlawanan artinya.
Contohnya:
  1. Tua muda, besar kecil, ikut meramaikan acara pernikahan itu.
  • Paradoks
"Paradoks" yakni "majas" yang mengandung pertentangan antar suatu pernyataan dan fakta yang sudah ada.
Contohnya:
  1. Aku merasa sendirian berada di tengah kota yogyakarta yang ramai ini
  • Hiperbola
"Hiperbola", yakni "majas" yang merupakan pernyataan berlebihan dari kenyataannya dengan tujuan untuk memberikan kesan lebih dalam atau meminta perhatian.
Contohnya:
  1. Suaranya menggelegar membelah lautan
  2. Kulitnya  hitam bak arang
  • Litotes
"Litotes" yakni "majas" yang menyatakan sesuatu dengan cara yang berlawanan dari kenyataannya dengan mengecilkan atau menguranginya. Tujuannya adalah  untuk merendahkan diri.
Contohnya:
  1. Makanlah seadanya hanya dengan nasi berbalut garam
  2. Mengapa kamu bertanya pada orang yang bodoh seperti dia?
    3. Majas Penegasan

"Majas penegasan" terdiri atas tujuh bentuk ialah sebagai berikut :
  • Pleonasme
"Pleonasme" yakni "majas" yang mempergunakan kata-kata secara berlebihan dengan tujuan menegaskan arti suatu kata tersebut.
Contohnya:
  1. Semua mahasiswa yang di dalam untuk segera keluar.
  • Repetisi
"Repetisi" yakni "majas" perulangan kata-kata sebagai penegasan.
Contohnya:
  1. Dialah yang kunanti ,dialah yang kutunggu, dialah yang kuharap, dialah yang inginkan.
  • Paralelisme
"Paralelisme" yakni "majas: perulangan yang sering muncul di dalam puisi.
Contohnya:
  1. Cinta itu murni
  2. Kesetiaan adalah kunci sebuah hubungan
  3. Cinta itu rela berkorban
  • Tautologi
"Tautologi" merupakan "majas" penegasan dengan mengulang beberapa kali sebuah kata dalam sebuah kalimat dengan tujuan untuk menegaskan. Sering kali pengulangan itu menggunakan kata bersinonim.
Contohnya:
  1. Semestinya sebagai teman kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.
  • Klimaks
"Klimaks" yakni "majas" yang menegaskan beberapa hal secara berturut-turut dan semakin lama semakin meningkat.
Contohnya:
  1. Semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua pun menikmati acara music jazz dimall malioboro.
  • Antiklimaks
"Antiklimaks" yakni "majas" yang menegaskan beberapa hal secara berturut-turut yang semakin lama semakin menurun.
  1. Kepala sekolah, guru, staff sekolah, wali murid serta siswa juga hadir dalam perpisaahan sekolah tersebut.
  • Retorik
"Retorik" yakni "majas" yang merupakan kalimat tanya namun tak memerlukan jawabannya. Maksudnya ialah memberikan sindiran, atau penegasan.
Contohnya:
  1. Siapa bilang cita-cita bisa diraih hanya dengan sekolah formal saja?
  2. Inikah dia orang yang selama ini kamu bangga-banggakan?
    4. Majas Sindiran 

"Majas sindirian" terbagi atas beberapa kelompok, yakni
  • Ironi
"Ironi" yakni "majas" yang menegaskan hal yang bertentangan dengan tujuan untuk menyindir seseorang.
 Contohnya:
  1. Ini baru namanya siswa teladan, setiap hari selalu datang tepat waktu.Indah sekali tulisanmu, saking indahnya sampai mata ku sakit melihatnya
  • Sinisme
"Sinisme" yakni "majas" yang menyatakan sindiran secara langsung kepada seseorang
Contohnya :
  1. Omonganmu tadi sangat menyakitkan, tidak pantas diucapkan oleh anak terpelajar .
  2. Lama-lama aku bisa stres melihat kelakuanmu yang aneh itu.
  • Sarkasme
"Sarkasme" yakni "majas" sindiran yang paling kasar. Biasanya orang yang sedang marah menggunakan majas ini
Contohnya:
  1. Rasanya aku pengen muntah lihat muka jelek mu itu, pergi kamu!
Demikianlah penjabaran mengenai Pengertian Majas, Jenis-Jenis Majas beserta Contoh Lengkapnya. Bagi anda yang sangat menyukai sastra menulis wajib untuk mendalami materi majas ini, semoga bermanfaat bagi pembaca. Jangan lupa baca juga artikel tentang Pengertian Sistem Informasi, Fungsi, Komponen, Tujuan & Ciri-Ciri Sistem  untuk menambah wawasan anda. Terimakasih


This post first appeared on Redirecting, please read the originial post: here

Share the post

Pengertian Majas, Jenis-Jenis Majas beserta Contoh Lengkapnya Terbaru

×

Subscribe to Redirecting

Get updates delivered right to your inbox!

Thank you for your subscription

×